yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
Kota Solo dipastikan bakal menerima penghargaan Travel ClubTourism Award (TCTA) 2012 dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Solo, Widdie Srihanto menyampaikan penghargaan tersebut rencananya akan diterima langsung oleh Walikota Solo, Joko Widodo (Jokowi), Sabtu (24/9/2012), di Auditorium TVRI Jakarta.
Travel Club Tourism Award 2012 yang diterima Kota Solo merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan kepada kota yang memiliki perencanaan pengembangan pariwisata yang baik. “Dan kita memang yang terbaik untuk penghargaan tersebut. Terbaik se-Indonesia,” kata Widdie, saat ditemui Espos, di Hotel Riyadi Palace, Jumat (14/9/2012).
Widdie juga menyampaikan survei mengenai kepariwisataan itu dilakukan oleh sebuah lembaga swasta bekerja sama dengan Kemenparekraf. “Tapi katanya, penghargaan besok akan diserahkan oleh Menko Perekonomian, Hatta Rajasa.”
Penghargaan Travel Club Tourism Award 2012 ini, kata Widdie, telah menilai Solo sebagai daerah yang mempunyai konsep yang baik dalam pengembangan sektor budaya, pariwisata dan ekonomi kreatif. “Tim menilai apa yang telah Solo lakukan, apa yang sedang dilakukan dan apa yang akan dilakukan ke depannya. Ada konsep yang jelas, maka Solo bisa dapat penghargaan ini.”
Kabid Promosi Disbudpar Solo, Budi Sartono menambahkan selain survei ke lapangan oleh lembaga survei tersebut, pihaknya juga sudah melakukan presentasi ke Kemenparekraf sekitar satu bulan lalu. “Mereka [tim survei dari Kemenparekraf] itu sudah survei ke Solo, survei lapangan dan survei data. Kemudian, sekitar satu bulan lalu kami presentasi di hadapan tim survei. Saat itu, banyak sekali daerah yang melakukan presentasi, karena waktu itu agenda tersebut berjalan sekitar empat hari,” papar Budi.
Dia mengaku tidak tahu berapa daerah yang ikut dan dari mana saja. “Tapi, yang saya ingat, Solo presentasi setelah Tomohon. Jogja, Bali dan daerah pariwisata lainnya saya kurang tahu. Semestinya mereka juga ikut.”
Budi mengatakan, Travel Club Tourism Award 2012 bisa diterima Solo karena Solo menyatukan tiga pilar dalam pengembangan sektor pariwisata yakni mulai dari sektor budaya, sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Dan yang menjadi nilai lebih, kata dia, kegiatan-kegiatan pengembangan pariwisata itu justru banyak didukung oleh masyarakat.
“Ada keterlibatan yang signifikan baik dari masyarakat dan sektor swasta. Pemerintah hanya mendukung. Faktor ini yang tidak dimiliki daerah lain. Rata-rata, program pengembangan pariwisata hanya dilakukan oleh pemerintah saja tanpa dukungan dari stakeholder lainnya.”