Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Siapa yg tidak mengenal keduanya!! Presiden Indonesia yg perdana & kedua, punya jasa yg akbar memajukan bangsa walau bukanlah pemimpin yg sempurna.
Kita tidak membahas tentang peralihan kekuasaan diantara keduanya, karena intrik politik, propaganda hingga dianggap kudeta merangkak bukan hal yg harap dibahas di thread ini.
Kita bicarakan saja tentang kedua pemimpin yg sudah tiada & memberikan kesan kepemimpinan yg membekas di hati banyak masyarakat.
Kita mulai dulu dari Soekarno, sosoknya sangat dikagumi banyak orang karena pidatonya dapat membakar jiwa-jiwa masyarakat yg harap merdeka dari kolonialisme.
Sebagai proklamator atas kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945, menciptakan nama Soekarno sangat disegani baik lawan maupun kawan. Beliau yg mencetuskan konsep Pancasila, dengan butir-butirnya terdapat di piagam Jakarta. Hal itu jadi dasar negara kita hingga saat ini, tak ada yg berani untuk merevisi & merubahnya pancasila tetap berdiri hingga sekarang.
Kebijakannya memang dinilai sangat berani, namun banyak hal yg dikorbankan karena Soekarno sangat benci dengan imperialisme barat. Jadi yg berbau-bau barat, dizamannya akan tersingkirkan. Orang barat dimata Soekarno adalah sejajar bahkan dianggap kasta kelas dua, jadi jangan heran dari budaya hingga musik yg berbau barat hampir sirna.
Tapi disaat Indonesia masih berbenah, manuver politik Soekarno tidak disukai oleh teman-temannya sendiri, hingga Hatta pun memilih mundur karena tak sejalan. Dengan terbitnya nasakom yg harap menyatukan Nasionalisme, Islamisme, & Marxisme, serta demokrasi terpimpin menciptakan kekuasaan di tangan Presiden. Nasakom pun disejajarkan dengan UUD 1945, namun saat itu rakyat masih belajar tentang politik mereka masih proses mensayangi negaranya.
Terkadang kemerdekaan tidak dapat memuaskan banyak pihak, maka dimasa Soekarno timbul pemberontakan untuk lepas dari kedaulatan RI sepertipemberontakan Madiun(1948),pemberontakan PERMESTAdi Manado (1958-1961),pemberontakan DI/TIIdi Aceh (1953),pemberontakan PRRIdi Padang (1958),PemberontakanRepublik Maluku Selatan(1950), & lain-lain.
Ekonomi dimasa Soekarno memang cukup sulit, peralihan dari zaman peperangan & kedamaian tentu banyak orang miskin & susah. Terlebih di masa pendudukan Jepang banyak rakyat yg kerja paksa, & Soekarno jadi salah satu pionner yg membangkitkan semangat rakyat untuk jadi Romusha.
Bisa dibilang masa Soekarno sistem negara carut-marut, karena banyak kepentingan antara kaum intelektual borjuis, militer, PKI, parpol keagamaan & kelompok nasionalis lainnya. Hingga menimbulkan korupsi, kolusi, & nepotismeyang tak terkendali. Hal ini pun tertuang dalam tulisan intelektual muda dimasanya yaitu Soe Hok Gie.
Quote:
Saya kira saya menyukai Soekarno sebagai seorang manusia, tetapi sebagai seorang pemimpin, tidak! Soe Hok Gie
Lalu selanjutnya dengan Soeharto, 1967 tongkat estafet kepemimpinan jatuh ke tangannya dengan banyaknya peristiwa berdarah. Langkahnya menghabisi PKI pun banyak jadi pro & kontra hingga saat ini.
Sebelum lanjut ke pemimpinannya setelah jadi Presiden, kita lihat dulu jasanya ketika di tangannya Irian barat jadi bagian dari Indonesia, sesuatu hal yg mustahil sebelumnya karena dahulu lewat jalur diplomatik dari tahun 1950 hingga 1961 hasilnya tetap saja nihil. Apa yg dilakukan smiling Jendral? Waktu itu dilakukan dengan cara militer & membentuk Komando Madala yg dipimpin langsung Soeharto. Hasilnya pada 1 Mei 1963 Irian Barat jadi bagian Indonesia dengan namanya Irian Jaya.
Konsep yg ditawarkan Suharto dapat dibilang cukup membumi, walau kepada lawan politik kebijajkannya dapat dibilang lebih tajam dari pisau, siapa yg mengkritik maka dapat hilang tak berbekas. Namun ia sukses menawarkan konsep Trilogi Pembangunan, konsep ini menjadikan negara swasembada beras di tahun 1984.
Selanjutnya yg jarang diketahui orang bahwa program Pembangunan Sekolah Dasar Instruksi Presiden (SD INPRES), menjadikan dasar program lanjutan wajib belajar 6 tahun dari tahun 70an. Hal ini menciptakan Soeharto diberikan penghargaan Avicienna dari UNESCO pada tanggal 19 Juni 1993.
Cara meredam kekacauan yg timbul di masyarakat saat itu cara Soeharto cukup unik, yaitu mengaktifkan Petrus yaitu "penembak misterius" maka bila ada provokator, mereka yg menyebar berita hoax, mengerjakan tindakan yg mengancam masyarakat maka akan mati di esok hari dengan mayatnya ditemukan di pinggir-pinggir jalan.
Walau menebar ketakutan, ini dilakukan supaya tidak ada teror bom yg sering terjadi di masa orde baru seperti bom 1976 di Masjid Nurul Iman Padang, 1978 Masjid Istiqlal,Jakarta, diteror bom, 4 Oktober 1984 bunk BCA di Pecenongan, Jakarta Pusat, diledakkan, akibat petisi 50 nama-nama akbar seperti AM Fatwa, Letnan Jenderal (Purnawirawan) HR Dharsono, mantan Menteri Perindustrian HM Sanusi pun terseret pada aksi itu. 21 Januari 1985 candi Borobudur di bom, hal ini erat kaitannya dengan kasus Tanjung Priok.1991 gerilyawan Fretilin, Kay Ralla Xanana Gusmao, meledakkan bom di Demak, Jawa Tengah.
Jadi kalau ada yg bilang, orde baru itu tidak ada tuh yg namanya teror bom!! Itu hoax ya gan, mungkin mereka tidak tahu bahwa semua negara yg banyak kepentingan politik, akan sering saja ada teror di dalamnya.
Petrus adalah cara yg tidak biasa namun efektif membungkam mereka yg menciptakan kestabilan negara porak poranda. Ekonomi rakyat dapat dibilang stabil di pertengahan kekuasaan, tetapi hutang negara menggila.
Dimasa Soeharto ini walau banyak pembangunan yg dilakukan tetapi inflasi, utang luar negeri, & ketimpangan kesejahteraan masyarakat jadi bukti pemerintahannya tak akan berjalan lama. KKN masih ada namun terpusat pada kekuasaan di partainya saja, hingga akhirnya terbukti krisis moneter di tahun 1998 yg mengakhiri 32 tahun kekuasaan Soeharto.
Dari kedua pemimpin ini, mungkin anda ada yg merasakan sepak terjang dua Presiden yg kita banggakan ini, menurutmu siapakah yg terbaik?
Quote:
Saya bermimpi tentang sebuah dunia dimana tokoh agama, buruh & pemuda bangkit & berkata : Stop Semua Kemunafikan! Stop semua pembunuhan atas nama apapun! Tak ada rasa benci pada siapa pun, agama apa pun, & bangsa apa pun. Dan melupakan perang & kebencian, & cuma sibuk dengan pembangunan dunia yg lebih baik. Soe Hok Gie
Terima kasih yg sudah membaca thread ini hingga akhir, semoga bermanfaat, tetap sehat & merdeka. See u next thread.
"Nikmati Membaca Dengan Santuy"
--------------------------------------
Tulisan : c4punk@2021
referensi : klik, klik, klik, klik, klik
Pic : google