• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Politik Soekarno Pencetus Golkar?

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. kis
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

kis

IndoForum Junior E
No. Urut
281032
Sejak
23 Mei 2013
Pesan
1.661
Nilai reaksi
36
Poin
48
wreD1.jpg

Sejarawan dari University of New South Wales, Australia, David Reeve, mengatakan bahwa ide pembentukan Golongan Karya (Golkar) lahir dari Presiden pertama Indonesia, Soekarno. Fakta ini, kata David, sering hilang dalam pembahasan sejarah Indonesia.

"Pencetus Golkar adalah Soekarno. Ini sejarah Golkar yang sering hilang," ujar David dalam sebuah diskusi dan peluncuran buku Golkar: Sejarah yang Hilang, di Menteng, Jakarta, Jumat (18/10/2013). Menurut dia, ide tentang pembentukan Golkar didasari pada sikap Soekarno yang anti terhadap partai politik.

Pembentukan Golkar, kata David, merupakan sebuah alternatif terhadap sistem kepartaian yang meniru demokrasi liberal di Barat. Dia tak menampik bahwa analisis ini merupakan ide orisinal yang tidak dijumpai dalam sejarah di negara mana pun.

Kritikan Soekarno kepada partai politik, menurut David, melahirkan ide tentang pembentukan golongan fungsional. Bagi Soekarno, partai-partai politik tidak mewakili kepentingan masyarakat.

Dengan demikian, tutur David, yang dibutuhkan adalah golongan-golongan yang hadir dalam masyarakat, yang kemudian dikenal dengan nama Partai Golkar. "Ide ini diambil oleh (TNI) Angkatan Darat dan digunakan sebagai alat politik jangka pendek untuk melawan PKI (Partai Komunis Indonesia)," katanya.

Dalam diskusi yang sama, analisis David langsung ditepis politisi senior Partai Golkar, Akbar Tandjung. Menurut dia, Soekarno hanya menginginkan jumlah partai tidak banyak, terkait erat dengan kerap berlarutnya perdebatan partai politik di sidang konstituante.

Mantan Ketua DPR ini tak membantah ada peran tentara dalam sejarah Golkar. Akbar mengatakan bahwa ide pembubaran partai politik yang digagas Soekarno sejalan dengan jalan pikiran panglima militer saat itu, Jenderal Besar (Purn) AH Nasution. "Jadi Sekber (Sekretariat Bersama) Golkar lahir tidak lain aktor intelektualnya (auktor intelektualis) (memang) adalah Angkatan Darat," katanya.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.