666
IndoForum Junior B
- No. Urut
- 19114
- Sejak
- 19 Jul 2007
- Pesan
- 2.522
- Nilai reaksi
- 67
- Poin
- 48
Soeharto Titip RI ke Mega, Strategi Politik PDIP 2009
Chazizah Gusnita - detikcom
Jakarta - Pak Harto menitipkan bangsa ini ke Megawati Soekarnoputri, seperti yang dilansir oleh Sekjen PDIP Pramono Anung. Percaya atau tidak, ucapan itu dinilai hanya strategi politik PDIP menjelang Pemilu 2009.
"Ngomong seperti itu sah-sah saja. Itu bagian strategi politik," kata pengamat politik dari LIPI Lili Romli kepada detikcom, Jumat (11/1/2008).
Menurut Romli, yang menentukan pemimpin negara adalah rakyat melalui pemilihan langsung. Bukan Pak Harto bukan juga elit politik.
"Seperti tahun 2004 lalu kan seperti itu. Elit politik bergabung memilih Mega. Tapi ternyata rakyat milih SBY," ujarnya.
Menurut Romli, seharusnya PDIP menggunakan strategi yang rasional bukan memanfaatkan momen sakitnya Pak Harto seperti ini.
"Jangan sistem wasiat seperti ini," imbuhnya.
Namun, lanjut Romli, bisa saja rakyat terpengaruh dengan hal seperti itu. Apalagi para pendukung Pak Harto. Hal inilah yang mungkin menjadi pertimbangan PDIP.
"Mungkin karena pertimbangan itulah. Kalau Pak Harto bilang seperti itu, pengikutnya bisa saja ke Mega," analisisnya.
Meski begitu, rakyat tidak bodoh untuk mempercayai hal tersebut. Rakyat Indonesia punya pemikiran yang dewasa untuk memilih pemimpinnya. Ketika ada yang mampu menentaskan kemiskinan dan kelaparan mereka, rakyat akan memilih pemimpin itu. Bukan karena ucapan semata.
"Perang media massa kan memberikan pendidikan juga. Kita memang nggak bisa melarang strategi yang dilakukan PDIP tersebut. Malah jangan-jangan itu nanti jadi kontraproduktif bagi PDIP," cetusnya.
Sementara itu pengamat politik LIPI lainnya, Prof Syamsudin Haris menilai hal tersebut tidak ada yang luar biasa.
"Itu hanya diplomatis saja. Tidak ada yang luar biasa," katanya kepada detikcom.
Menurut Haris, dirinya tidak tahu apakah harus mempercayai ucapan itu atau tidak.
"Kita tidak bisa menafsirkan sesuatu yang belum jelas maksudnya," ujarnya. ( ziz / nrl )
Titip RI ke Mega
Ade Daud: Emang Pak Harto yang Punya Negara?
Muhammad Nur Hayid - detikcom
Jakarta - Soeharto menitipkan bangsa Indonesia kepada Megawati. Ketua DPP PBR Ade Daud Nasution menilai informasi tersebut lucu dan tidak masuk akal.
"Aneh itu. Memang dia yang punya negara ini. Bangsa ini berada di tangan rakyat, bukan pemimpinnya. Kita sudah punya aturan yang ada dalam konstitusi," ujar Ade di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (11/1/2008).
Menurut Wakil Ketua FPBR DPR ini, tidak bisa bangsa ini dititip-titipkan kecuali sistemnya kerajaan.
"Nggak bisa nitip-nitip seperti itu, kecuali bangsa ini sistemnya kerajaan. Kita ini kan republik. Rakyat yang menentukan pemimpinnya," tegas anggota Komisi I ini.
"Kalau alasannya karena mantan presiden, ada juga mantan presiden lain seperti Habibie, Gus Dur. Ya harus ditanya juga apakah menitipkan juga," tandas Ade.
Pramono Anung beberapa waktu lalu menyatakan ketika Taufiq Kiemas membesuk Pak Harto, Pak Harto menitipkan kepemimpinan bangsa kepada Megawati.
http://www.detiknews.com/indexfr.php...669/idkanal/10
