Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Memori akan indahnya masa kecil memang kerap sulit untuk disingkirkan dari ingatan seseorang. Terlebih bagi Ane sendiri yg tumbuh di era 90-an. Kenangan-kenangan akan sesuatu yg sanggup melahirkan rasa bahagia ketika masih bocah--yang tercipta lewat permainan-permainan sederhana, maupun melalui sebuah kudapan-- pun, mendadak kembali hadir.
Seiring waktu yg sulit dihentikan, Ane pun, rasanya sudah lama tidak kembali merasakan akan betapa nikmatnya berbagai makanan ringan--yang sejak masih tak mengenal bagaimana rasanya jadi badut dalam urusan sayang--yang sudah jadi salah-satu teman cemilan tatkala menghabiskan waktu.
Di kala akhir pekan yg lalu mulai menyapa--enaknya rebahan & tidak keluar banyak cuan dari hari biasanya-- Ane mulai belajar keluar dari zona nyaman; mencoba menyambangi tempat kediaman sahabat sekaligus menjejali kedai-kedai baru yg belum pernah disingahi. Meskipun dihadapkan dengan sepaket tantangan beserta resiko yg mesti dirasakan.
Sebelum merapat ke kedai kopi yg baru pukul setengah empat sore--kebetulan coffee shop nya saat itu open jam empat--Ane menyempatkan duduk bersama sahabat di salah-satu warung kecil pinggir jalan, yg tidak terlalu bising oleh berbagai penguasa jalanan. Tepatnya saat itu berada di kawasan Batu jajar.
Sungguh sayang, di situ takdir masih belum mempertemukan Ane dengan sesosok yg mengatakan orang lain berdua seakan hidup lebih berwarna. Malah, Ane dipersuakan kembali dengan salah-satu kudapan ringan yg berlogo pinguin bertopi merah.
Tanpa rasa ragu dengan sigapnya makanan legend itu meluncur ke mulu Ane. Suara kriuk-kriuk besamaan rasa ciri khasnya pun, mulai perlahan menarik Ane kembali ke masa silam yg penuh dengan canda tawa & tanpa beban ketika bermain bersama teman semasa kecil. Ataupun sembari menghabiskan waktu dengan menonton tayangan-tayangan kesukaan.
Bagi Agan maupun Sist pun, yg mulai terbentuk sebagai generasi z memang sudah tidak asing lagi dengan snack yg sudah berumur 35 tahun--mengutip dari kumparanFOOD--ini. Sebab Ane yakin keripik sampeu yg berwarna putih dengan motif kotak-kotak ini. Mungkin sudah jadi saksi bagaimana gembiranya menjalani masa kecil.
Selain rasa balado yg kemasannya memiliki garis ungu. Seinget Ane sendiri, varian rasa keju yg bungkusnya bergaris orange pun, jadi salah-satu rasa yg sangat nyaman di lidah.
Dan meskipun saat ini di tengah gempuran-gempuran cemilanbaru yg hadir--nama sekaligus rasanya pada unik-unik-produk singkong dengan potongan crinkle cut yg diproduksi Acefood ini. Ternyata masih tetap sanggup eksis & mengihiasi di rak-rak warung-warung kecil sebagai menaruh asa untuk berupaya mengundang akan datangnya rezeki.
Untuk Agan bersama Sist sendiri lebih doyan mana, rasa balado atau keju? Hari ini 00:03