Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Hola Agan & Sista! Selamat pagi, siang, sore & malam bagi Gansis di seluruh dunia! Kali ini, ane bakal bahas seputar sleeper bus, naik bus sambil tiduran yg jadi tren baru di dunia per-bus-an Indonesia.
sumber gambar
Tiduran & rebahan, pasti kita semua pernah mengerjakannya. Baik di kasur, karpet, tikar, maupun di lantai. Tiduran sendiri adalah posisi tubuh ketika rebah di lantai, dengan telapak kaki yg menghadap depan. Sementara perut & lutut biasanya menghadap ke langit-langit.
Tapi, pernah gak sih Gansis membayangkan tiduran di atas kursi atau "kasur" sebuah bus? Nah, kali ini, ane bakal bahas nih seputar sleeper bus, bus yg memiliki "kasur-kasur" untuk penumpangnya, dengan bentuk seperti hotel kapsul.
sumber gambar
Semenjak Adiputro memperkenalkan kembali bus tingkat atau bus Double Decker di ajang GIIAS 2015, banyak PO yg memperkenalkan "sleeper class" di dek bawah bus Double Decker. Posisinya di belakang jok pengemudi, dengan konfigurasi 1:1.
Pada saat-saat itu, "sleeper class" di bus cuma tersedia di bus Double Decker saja. Itupun jumlah kursinya sangat terbatas, dengan 2 kursi, satu di sebelah kanan, satunya lagi di sebelah kiri. Sleeper Class pada bus Double Decker memanfaatkan tonjolan ban depan yg tidak dapat dipasangi kursi biasa, tetapi dapat dipasangi kursi "sleeper".
sumber gambar
Biasanya fasilitas yg ditawarkan tak jauh-jauh berbeda dengan sleeper bus zaman sekarang. Umumnya, sleeper class pada bus tingkat menawarkan kasur tidur yg dapat diatur tingkat kerebahannya, LCD, tirai penutup, lampu baca, TV personal, & lain-lain.
Barulah, ketika Laksana mengeluarkan SR2 Suites Class pada GIIAS 2019 lalu, di Indonesia hadir bus yg sepenuhnya "sleeper". SR2 Suites Class merupakan sleeper bus yg perdana kali hadir di Indonesia, setahu ane.
sumber gambar
SR2 Suites Class merupakan bus berjenis HD/MHD yg diberi 21-23 tempat tidur, dengan konfigurasi 1-1 yg bertingkat. Bagasinya dibuat agak sempit karena memang harus mengakomodir tempat tidur yg bertingkat.
Biasanya, sleeper bus di Indonesia mengpakai sasis kelas menengah seperti OH 1626 atau Hino RN 285. Setahu ane, belum ada atau masih sangat jarang sleeper bus yg mengpakai sasis sekelas O500R 1836, Scania K360IB, O500R 2542 & Scania K410IB.
sumber gambar
Hingga memasuki kuartal keempat 2020, cuma Laksana saja yg menyediakan opsi body spesifik sleeper bus. Barulah, pada pertengahan Desember 2020, karoseri Adiputro pun mulai ikut menciptakan sleeper bus yg bernama Jetbus 3+ Dream Coach, yg bersaing dengan SR2 Suites Class.
Dream Coach sebenarnya basisnya sama, bus HD/MHD yg diberi "sleeper seat" 2 tingkat berkonfigurasi 1-1 dengan kapasitas 21-23 tempat tidur. Sasis yg dipakai pun sama, biasanya OH 1626 & sekelasnya.
sumber gambar
Tetapi, Dream Coach perbedaannya sangat terlihat dengan SR2 Suites Class. Mulai dari bentuknya yg cenderung mengotak khas Adiputro, selendang yg berbentuk vertikal, & tampang belakang serta depannya yg masih terlihat selayaknya Jetbus 3+ biasa.
Di bagian interior pun terlihat jauh perbedaannya. Mulai dari dashboard, dashboard Dream Coach tetap mengpakai dashboard khas Jetbus masa kini yg dapat dibilang mirip-mirip dengan Innova Reborn, bentuk tempat tidur yg sangat mirip dengan hotel kapsul, & lainnya.
sumber gambar
Hingga saat thread ini ditulis, belum ada karoseri lain yg meluncurkan body seperti Dream Coach atau Suites Class. Tetapi, ada isu yg beredar bahwa karoseri Tentrem akan meluncurkan body Avante H9 Priority, body sleeper bus yg berbasis body SHD Avante H9.
Tak cuma itu, Tentrem juga dirumorkan akan meluncurkan body Avante D1, body UHD terbaru dengan tinggi yg sama dari Avante D2 setinggi 4,08 meter. Tinggal ditunggu saja, mungkin tak lama lagi, Avante D1 & H9 Priority hadir.
sumber gambar
Nah, itulah isi thread ane seputar sleeper bus. Jadi, gimana pendapat Gansis seputar thread ini? Oh iya, ane akan sangat berterima kasih apabila Gansis mengoreksi informasi di thread ini yg salah!
Sumber: Opini Pribadi
Pic: Terlampir
Narasi: Opini Pribadi
Disclaimer: Thread ini tak bertujuan untuk mempromosikan maupun menjatuhkan siapapun.
Original Written By:@ulungrinjani
Kemarin 21:50
sumber gambar
Tiduran & rebahan, pasti kita semua pernah mengerjakannya. Baik di kasur, karpet, tikar, maupun di lantai. Tiduran sendiri adalah posisi tubuh ketika rebah di lantai, dengan telapak kaki yg menghadap depan. Sementara perut & lutut biasanya menghadap ke langit-langit.
Tapi, pernah gak sih Gansis membayangkan tiduran di atas kursi atau "kasur" sebuah bus? Nah, kali ini, ane bakal bahas nih seputar sleeper bus, bus yg memiliki "kasur-kasur" untuk penumpangnya, dengan bentuk seperti hotel kapsul.
sumber gambar
Semenjak Adiputro memperkenalkan kembali bus tingkat atau bus Double Decker di ajang GIIAS 2015, banyak PO yg memperkenalkan "sleeper class" di dek bawah bus Double Decker. Posisinya di belakang jok pengemudi, dengan konfigurasi 1:1.
Pada saat-saat itu, "sleeper class" di bus cuma tersedia di bus Double Decker saja. Itupun jumlah kursinya sangat terbatas, dengan 2 kursi, satu di sebelah kanan, satunya lagi di sebelah kiri. Sleeper Class pada bus Double Decker memanfaatkan tonjolan ban depan yg tidak dapat dipasangi kursi biasa, tetapi dapat dipasangi kursi "sleeper".
sumber gambar
Biasanya fasilitas yg ditawarkan tak jauh-jauh berbeda dengan sleeper bus zaman sekarang. Umumnya, sleeper class pada bus tingkat menawarkan kasur tidur yg dapat diatur tingkat kerebahannya, LCD, tirai penutup, lampu baca, TV personal, & lain-lain.
Barulah, ketika Laksana mengeluarkan SR2 Suites Class pada GIIAS 2019 lalu, di Indonesia hadir bus yg sepenuhnya "sleeper". SR2 Suites Class merupakan sleeper bus yg perdana kali hadir di Indonesia, setahu ane.
sumber gambar
SR2 Suites Class merupakan bus berjenis HD/MHD yg diberi 21-23 tempat tidur, dengan konfigurasi 1-1 yg bertingkat. Bagasinya dibuat agak sempit karena memang harus mengakomodir tempat tidur yg bertingkat.
Biasanya, sleeper bus di Indonesia mengpakai sasis kelas menengah seperti OH 1626 atau Hino RN 285. Setahu ane, belum ada atau masih sangat jarang sleeper bus yg mengpakai sasis sekelas O500R 1836, Scania K360IB, O500R 2542 & Scania K410IB.
sumber gambar
Hingga memasuki kuartal keempat 2020, cuma Laksana saja yg menyediakan opsi body spesifik sleeper bus. Barulah, pada pertengahan Desember 2020, karoseri Adiputro pun mulai ikut menciptakan sleeper bus yg bernama Jetbus 3+ Dream Coach, yg bersaing dengan SR2 Suites Class.
Dream Coach sebenarnya basisnya sama, bus HD/MHD yg diberi "sleeper seat" 2 tingkat berkonfigurasi 1-1 dengan kapasitas 21-23 tempat tidur. Sasis yg dipakai pun sama, biasanya OH 1626 & sekelasnya.
sumber gambar
Tetapi, Dream Coach perbedaannya sangat terlihat dengan SR2 Suites Class. Mulai dari bentuknya yg cenderung mengotak khas Adiputro, selendang yg berbentuk vertikal, & tampang belakang serta depannya yg masih terlihat selayaknya Jetbus 3+ biasa.
Di bagian interior pun terlihat jauh perbedaannya. Mulai dari dashboard, dashboard Dream Coach tetap mengpakai dashboard khas Jetbus masa kini yg dapat dibilang mirip-mirip dengan Innova Reborn, bentuk tempat tidur yg sangat mirip dengan hotel kapsul, & lainnya.
sumber gambar
Hingga saat thread ini ditulis, belum ada karoseri lain yg meluncurkan body seperti Dream Coach atau Suites Class. Tetapi, ada isu yg beredar bahwa karoseri Tentrem akan meluncurkan body Avante H9 Priority, body sleeper bus yg berbasis body SHD Avante H9.
Tak cuma itu, Tentrem juga dirumorkan akan meluncurkan body Avante D1, body UHD terbaru dengan tinggi yg sama dari Avante D2 setinggi 4,08 meter. Tinggal ditunggu saja, mungkin tak lama lagi, Avante D1 & H9 Priority hadir.
sumber gambar
Nah, itulah isi thread ane seputar sleeper bus. Jadi, gimana pendapat Gansis seputar thread ini? Oh iya, ane akan sangat berterima kasih apabila Gansis mengoreksi informasi di thread ini yg salah!
Sumber: Opini Pribadi
Pic: Terlampir
Narasi: Opini Pribadi
Disclaimer: Thread ini tak bertujuan untuk mempromosikan maupun menjatuhkan siapapun.
Original Written By:@ulungrinjani
Kemarin 21:50