Sosmed MMI
IndoForum Newbie D
- No. Urut
- 282168
- Sejak
- 16 Okt 2013
- Pesan
- 72
- Nilai reaksi
- 0
- Poin
- 6
Jakarta, GEO ENERGI - Produksi minyak nasional setiap tahun mengalami penurunan. Di samping karena belum ditemukannya lapangan baru, melorotnya produksi minyak nasional juga disumbang oleh makin menurunnya produksi minyak Chevron. Padahal, Chevron merupakan penyumbang terbesar produksi minyak.
"Sebanyak 42 persen produksi minyak nasional diperoleh dari Chevron. Sayangnya, era Chevron sudah habis saat ini," ujar Sekretaris SKK Migas, Gde Pranandya dalam seminar Tata Kelola Energi Migas dan Biodiesel di Gedung Kementerian ESDM, Rabu, 16 April 2014.
Gde memaparkan, puncak produktivitas Chevron dalam menghasilkan minyak adalah pada tahun 1974. "Kejayaan Chevron dalam memproduksi minyak sudah tak signifikan lagi sejak 1995. Hal inilah yang membuat pasokan minyak nasional terus berkurang dan terpaksa mengimpor," katanya.
Untuk menyelamatkan Indonesia dari ketergantungan impor minyak, Gde berharap adanya iklim investasi yang kondusif guna menggaet para investor.
- See more at: http://www.geoenergi.co/read/oil-gas/1844/skk-migas-era-chevron-sudah-habis/#.U05GSKLov5M
"Sebanyak 42 persen produksi minyak nasional diperoleh dari Chevron. Sayangnya, era Chevron sudah habis saat ini," ujar Sekretaris SKK Migas, Gde Pranandya dalam seminar Tata Kelola Energi Migas dan Biodiesel di Gedung Kementerian ESDM, Rabu, 16 April 2014.
Gde memaparkan, puncak produktivitas Chevron dalam menghasilkan minyak adalah pada tahun 1974. "Kejayaan Chevron dalam memproduksi minyak sudah tak signifikan lagi sejak 1995. Hal inilah yang membuat pasokan minyak nasional terus berkurang dan terpaksa mengimpor," katanya.
Untuk menyelamatkan Indonesia dari ketergantungan impor minyak, Gde berharap adanya iklim investasi yang kondusif guna menggaet para investor.
- See more at: http://www.geoenergi.co/read/oil-gas/1844/skk-migas-era-chevron-sudah-habis/#.U05GSKLov5M