• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Skenario Cowok Kere Menghadapi Calon Mertua

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
Sebagai cowok kere yg kerjaannya ga jelas, ane paling takut menghadapi calon mertua untuk melamar, gan.

Tapi beberapa skenario udah ane siapin, kalik2 aja ada gunanya. Apakah skenario berbohong, jujur apa adanya, pokoknya ane siapin skenarionya. Agan boleh nambahin, kalo mau.



Skenario #1 Jujur Mengakui, Dan Calon Mertua Tidak Masalah


Spoiler for Skenario #1:
Ane: Maaf kalau kedatangan saya mengganggu, om.



Calon Mertua: Ohh, yah saya maklum. Kamu memang ganggu, kok.

Ane:Saya berniat melamar anak om.



Calon Mertua: Kamu sudah punya pekerjaan tetap?



Ane:Belum, om. Kerjaan saya serabutan. Sering nganggur. Sering ga punya duit.



Calon Mertua: Kalo ada orang yg mau menikah dengan anak saya tetapi tidak punya pekerjaan tetap, bagi saya itu tidak masalah. Saya akan terima apa adanya.


Ane:Terima kasih, om.


Calon Mertua:Kalo ada yg mau menikah dengan anak saya tetapi tidak punya harta, bagi saya itu pun bukan masalah.


Ane:Terima kasih sekali, om. Saya terharu. Terima kasih.


Calon Mertua: Tapi itu cuma berlaku untuk perempuan, karena anak saya laki-laki semua. Kamu mau menikahi siapa?


Ane:Saya salah rumah kayaknya, om. Permisi.


Calon Mertua:Mari.


emoticon-Ngakak (S)
emoticon-Ngakak (S)
emoticon-Ngakak (S)




Skenario #2 Terjebak Dalam Situasi Mirip Sinetron



Spoiler for Skenario #2:
Ane:Kedatangan saya kali ini serius, om. Saya berniat melamar anak om.


Calon Mertua: Ssst! Diam!Saya sudah tau siapa kamu.


Ane:Oh ya?


Calon Mertua: Sebetulnya saya adalah ayah tiri dari pacarmu. Ayah kandung pacarmu pernah menikahi ibumu sebagai suami pertama. Sedangkan saya adalah suami ke-2 dari ibu pacarmu. Dulu, pamanmu yg merupakan adik bungsu dari ayahmu...


Ane:Saya pulang aja, om. Kapan-kapan mampir lagi.... Permisi!


emoticon-Ngakak (S)
emoticon-Ngakak (S)
emoticon-Ngakak (S)




Skenario #3 Idaman Cowok Kere Tapi Halu



Spoiler for Skenario #3:
Calon Mertua: Kamu jelek, tidak punya pekerjaan tetap, & anda betul-betul kere... Tapi anda mau menikahi anak saya?


Ane:Iya, om. Maafkan saya, tetapi saya betul-betul mensayangi anak om. Cinta saya sungguh tulus, om. Saya rela mengerjakan apa aja asalkan mendapat restu dari om.


Calon Mertua: Kamu tau saya siapa?


Ane:Bapak-bapak udah tua berwajah serius, yg merupakan ayah dari pacar saya. Selebihnya saya ga tau, om.


Calon Mertua: Rumah jelek ini adalah rumah penyamaran saya. Selama ini anak saya menyamar sebagai gadis miskin & lugu.


Ane:Hah? Jadi?


Calon Mertua:Googling sekarang juga, siapa orang terkaya di negeri ini nomer sembilan berdasarkan majalah Asian Economic Watch edisi Januari 2023.


Ane:HAH! Ternyata om adalah....


Calon Mertua: Ya! Tepat sekali. Saya pengusaha kaya raya. Dan semua anak saya yg perempuan sudah menikah kecuali si cantik yg bungsu.


Ane:Tapi kenapa begini, om? Pakai menyamar segala?


Calon Mertua: Semua menantu saya itu tampan, berpendidikan tinggi, lulusan universitas luar negeri yg paling top. Datang dari keluarga kaya raya juga & terpandang.


Ane:Lalu?


Calon Mertua: Saya tidak menyukai mereka semua!


Ane:Aduh, om. Apalagi saya... Yang elit aja dibenci, apalagi yg kere kayak saya.


Calon Mertua: You are wrong! Memiliki nyaris segalanya malah menciptakan mereka terlalu percaya diri. Itu berbahaya buat hidup mereka!


Ane:HAH?! Maksud om?


Calon Mertua: Semua menantu saya itu congkak. They have very high self-esteem. But too much confidence makes them arrogant persons. Narcisistic!


Ane:Waduh....


Calon Mertua: Sure. They become the exact opposite. They act as if they know everything, and anything that contradicts what they belive is either evaded or rejected out of hand!


Ane:Eh?


Calon Mertua: Honestly, I hate them all. Tapi mereka sudah terlanjur jadi mantu saya!


Ane:.... (Hanya dapat terdiam)


Calon Mertua: Mungkin anda adalah jawaban dari semua doa-doa saya. Saya sekarang punya calon menantu yg tidak seperti yg sudah-sudah! Kamu jelek, kere, tidak punya harta! Dengan cara menyamar seperti ini, saya dapat mendapat kan calon menantu idaman saya.


Ane:Jadi, lamaran saya diterima atau ditolak, om?


Calon Mertua: Ya, mulai besok anda kerja ya di perusahaan saya. Pilih saja perusahaan yg mana. Bilang sama HRD, rekomendasinya langsung dari saya.


Ane:Eh, anu, om.... Saya kan ngelamar anak om bukan ngelamar kerjaan.


Calon Mertua: Kerjaan, rumah, mobil, deposito Rupiah & USD saya kasih semua! Kamu baru boleh nikahi anak saya, kalau anda terima itu semua! Kamu kira saya orang miskin yg mengharap harta dari calon menantu untuk menciptakan anak saya bahagia? NO! Big no! Saya bukan orang semacam itu! Itu memalukan buat saya!


Ane:Saya terima, om. Sungguh, om. Saya terima semua mobil, rumah, deposito, kerjaan & anak om!


Calon Mertua: Bagus!


Lalu ane & pacar ane menikah, bahagia selamanya.
emoticon-Cape d... (S)
emoticon-Cape d... (S)
emoticon-Cape d... (S)



Hari ini 02:27
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.