Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Internet di Indonesia dahulu cuma dipakai untuk keperluan perusahaan. Kemudian jadi sarana hiburan untuk para remaja. Tidak semua orang dapat mengpakai internet di rumah masing-masing. Yang membutuhkan harus pergi ke warnet. Alasan pertama, di masa itu jarang ada yg mempunyai komputer pribadi. Kalaupun ada, biasanya itu anak orang kaya, & komputer bukan alat hiburan. Meskipun orang kaya, penggunaan internet sangat terbatas, karena biayanya lebih mahal dari warnet.
Hal seperti itu berubah secara berangsur-angsur. Pada mulanya ada sedikit perusahaan penyedia layanin internet. Hampir semua sok jual mahal, merasa cuma orang kaya yg boleh berlangganan internet. Namun itu semua berubah ketika banyak perusahaan lain yg menyediakan paket internet murah dengan teknologi terbaru. Hal itu mengancam perusahaan yg sok jual mahal.
Selama itu pula, internet diperkenalkan ke semua orang. Segala kesenangan internet ditawarkan. Ada pula perusahaan yg menawarkan harga murah tetapi tidak jujur. Hanya janji manis belaka. Gerakan melek internet juga bergema dimana-mana. Banyak pemuda yg merasa bahagia karena dapat mendapatkan sesuatu yg dibutuhkan melalui jaringan internet. Tetapi kaum anti teknologi melihat itu cuma pemborosan & buang-buang waktu. Tetapi, ketika kaum itu sudah banyak yg ikut hermain internet, malapetaka pun terjadi.
Disini saya tidak sedang membahas video game, anime, & cosplay. Aku mengajak para pembaca untuk mencari cara supaya dapat tenang ketika berhadapan dengan sisi gelap internet di Indonesia. Kita bahas sisi gelap yg paling terkenal. Kalau ada yg salah, mohon diampuni, karena saya bukan pakar internet.
Spoiler for Berita Bohong:
Quote:
No Pic = Hoax
Perkataan itu sering muncul di Kaskus. Tetapi sekarang sudah tidak berlaku lagi. Karena orang-orang yg mencari perhatian dapat saja mengerjakan rekayasa kepada gambar untuk membenarkan apa yg dia hinggakan. Meskipun itu dusta, bagi mereka yg penting adalah jumlah lalu lintas pembaca.
Sebagian orang mengerjakan ini demi uang. Misalnya saja ada blog yg tidak jelas, semakin ramai dikunjungi pembaca, semakin banyak pula uang iklan yg mengalir. Tidak peduli iklan seperti apa yg muncul, yg penting dapat uang banyak.
Spoiler for Orang Sewaan:
Katanya, ada sekelompok orang yg bekerja jadi orang sewaan untuk mengerjakan sesuatu di internet. Salah satunya adalah menyebar berita dusta sambil bersekongkol mengatakan bahwa berita itu benar.
Katanya mereka itu disewa oleh orang kaya yg sedang ada kepentingan. Orang-orang sewaan itu juga bertengkar dengan orang-orang sewaan dari kubu lain. Kebenaran pun semakin tersamarkan oleh perbuatan mereka.
Spoiler for Gerombolan Banteng:
Lain dulu lain sekarang, di masa lalu pengguna Friendster, Facebook, & Twitter damai saja. Kedua tempat itu cuma dipakai untuk mainan, pajang foto, berjualan, hingga cari jodoh. Namun semua itu berubah sejak orang-orang yg berpikiran kolot & anak berandalan ikut bermain. Mereka ikut bermain dengan memaksakan peraturan sendiri. Tidak mau mengikuti peraturan yg sudah ada. Hasilnya adalah permusuhan.
Gerombolan banteng itu gemar ikut-ikutan kalau ada orang yg sedang mendapat masalah. Adapula orang yg terlibat silang pendapat jadi korban gerombolan banteng.
Misalnya begini..., membahas bentuk Bumi, bulat atau datar?
Orang-orang yg sedang membicarakan itu memaparkan bukti-bukti sesuai ilmu pengetahuan yg ada di masa sekarang. Tetapi, pihak yg terbukti salah tidak terima, kemudian memanggil gerombolan banteng untuk mengerjakan pelampiasan dendam. Tujuannya cuma harap memutarbalikkan kebenaran.
Gerombolan banteng itu tidak ada urusan dengan orang-orang yg sedang terlibat. Mereka cuma ikut-ikutan tanpa tujuan yg jelas.
Orang yg benar dibuat kelihatan salah di depan biasa meskipun dia benar. Kenyataannya, Bumi itu bulat, & kebenaran tidak dapat ditentukan oleh suara terbanyak. Seperti itulah perumpamaannya.
Spoiler for Penipu:
Di internet memang banyak orang yg palai nama samaran. Tetapi banyak juga yg pakai nama asli. Sebenarnya ada banyak cara untuk menghasilkan uang dari internet. Contohnya ikut program kaskus kreator, main YouTube, berjualan, atau menulis blog. Gelap mata menciptakan orang harap cepat kaya tanpa usaha yg benar. Maka ada saja penipuan di internet.
Hal ini terjadi di bidang jual beli. Misalnya ada orang menawarkan barang dagangan & ada orang yg membutuhkan. Mereka berdua setuju untuk menukar uang dengan barang. Kemudian, si penjual menghilang setelah uang masuk rekening. Nomor telepon juga tidak dapat dihubungi. Adapula yg pura-pura buka jasa rekening bersama, tetapi mencuri uang para pelanggan.
Ada baiknya berbelanja online di pasar terpercaya. Kalau barang tidak sesuai, dapat dikembalikan, & uangnya juga dikembalikan.
Spoiler for Ikut Campur Urusan Orang:
Ada saja orang yg suka ikut campur dalam urusan orang lain. Bahkan sering jadi tungku ketika ada masalah. Bukannya memberi kesejukan demi perdamaian. Yang sekarang sedang musim adalah mengadakan sayembara yg tidak jelas. Si pelaku menawarkan hadiah bagi siapa saja yg berhasil menangkap seseorang.
Dampaknya orang yg tidak ada urusan jadi ikut-ikutan. Ini lebih parah dari gerombolan Banteng. Menawarkan hadiah demi kesenangan pribadi & golongan. Hanya harap menghibur diri dengan cara menyusahkan orang lain.
Apakah dia tidak memikirkan karma?
Entah mengapa banyak orang yg mempertontonkan kebodohan mereka. Bermula dari melaporkan segala sesuatu ke Facebook. Dilanjutkan dengan menyiarkan segala kegiatan di YouTube.
Bahkan seruan untuk jangan menciptakan orang bodoh jadi terkenal pun sudah tidak mempan. Hal ini meresahkan para seniman yg harap berkarya di internet.
Hasil karya mereka ditenggelamkan oleh kiriman-kiriman yg tidak jelas.
Adakah cara untuk menanggulangi hal ini supaya pengguna internet jadi sehat?
Seharusnya internet jadi tempat yg baik untuk mencari pengetahuan, pertemanan, perniagaan, & hiburan.
Rinka Hari ini 08:10
Hal seperti itu berubah secara berangsur-angsur. Pada mulanya ada sedikit perusahaan penyedia layanin internet. Hampir semua sok jual mahal, merasa cuma orang kaya yg boleh berlangganan internet. Namun itu semua berubah ketika banyak perusahaan lain yg menyediakan paket internet murah dengan teknologi terbaru. Hal itu mengancam perusahaan yg sok jual mahal.
Selama itu pula, internet diperkenalkan ke semua orang. Segala kesenangan internet ditawarkan. Ada pula perusahaan yg menawarkan harga murah tetapi tidak jujur. Hanya janji manis belaka. Gerakan melek internet juga bergema dimana-mana. Banyak pemuda yg merasa bahagia karena dapat mendapatkan sesuatu yg dibutuhkan melalui jaringan internet. Tetapi kaum anti teknologi melihat itu cuma pemborosan & buang-buang waktu. Tetapi, ketika kaum itu sudah banyak yg ikut hermain internet, malapetaka pun terjadi.
Disini saya tidak sedang membahas video game, anime, & cosplay. Aku mengajak para pembaca untuk mencari cara supaya dapat tenang ketika berhadapan dengan sisi gelap internet di Indonesia. Kita bahas sisi gelap yg paling terkenal. Kalau ada yg salah, mohon diampuni, karena saya bukan pakar internet.
Spoiler for Berita Bohong:
Quote:
No Pic = Hoax
Perkataan itu sering muncul di Kaskus. Tetapi sekarang sudah tidak berlaku lagi. Karena orang-orang yg mencari perhatian dapat saja mengerjakan rekayasa kepada gambar untuk membenarkan apa yg dia hinggakan. Meskipun itu dusta, bagi mereka yg penting adalah jumlah lalu lintas pembaca.
Sebagian orang mengerjakan ini demi uang. Misalnya saja ada blog yg tidak jelas, semakin ramai dikunjungi pembaca, semakin banyak pula uang iklan yg mengalir. Tidak peduli iklan seperti apa yg muncul, yg penting dapat uang banyak.
Spoiler for Orang Sewaan:
Katanya, ada sekelompok orang yg bekerja jadi orang sewaan untuk mengerjakan sesuatu di internet. Salah satunya adalah menyebar berita dusta sambil bersekongkol mengatakan bahwa berita itu benar.
Katanya mereka itu disewa oleh orang kaya yg sedang ada kepentingan. Orang-orang sewaan itu juga bertengkar dengan orang-orang sewaan dari kubu lain. Kebenaran pun semakin tersamarkan oleh perbuatan mereka.
Spoiler for Gerombolan Banteng:
Lain dulu lain sekarang, di masa lalu pengguna Friendster, Facebook, & Twitter damai saja. Kedua tempat itu cuma dipakai untuk mainan, pajang foto, berjualan, hingga cari jodoh. Namun semua itu berubah sejak orang-orang yg berpikiran kolot & anak berandalan ikut bermain. Mereka ikut bermain dengan memaksakan peraturan sendiri. Tidak mau mengikuti peraturan yg sudah ada. Hasilnya adalah permusuhan.
Gerombolan banteng itu gemar ikut-ikutan kalau ada orang yg sedang mendapat masalah. Adapula orang yg terlibat silang pendapat jadi korban gerombolan banteng.
Misalnya begini..., membahas bentuk Bumi, bulat atau datar?
Orang-orang yg sedang membicarakan itu memaparkan bukti-bukti sesuai ilmu pengetahuan yg ada di masa sekarang. Tetapi, pihak yg terbukti salah tidak terima, kemudian memanggil gerombolan banteng untuk mengerjakan pelampiasan dendam. Tujuannya cuma harap memutarbalikkan kebenaran.
Gerombolan banteng itu tidak ada urusan dengan orang-orang yg sedang terlibat. Mereka cuma ikut-ikutan tanpa tujuan yg jelas.
Orang yg benar dibuat kelihatan salah di depan biasa meskipun dia benar. Kenyataannya, Bumi itu bulat, & kebenaran tidak dapat ditentukan oleh suara terbanyak. Seperti itulah perumpamaannya.
Spoiler for Penipu:
Di internet memang banyak orang yg palai nama samaran. Tetapi banyak juga yg pakai nama asli. Sebenarnya ada banyak cara untuk menghasilkan uang dari internet. Contohnya ikut program kaskus kreator, main YouTube, berjualan, atau menulis blog. Gelap mata menciptakan orang harap cepat kaya tanpa usaha yg benar. Maka ada saja penipuan di internet.
Hal ini terjadi di bidang jual beli. Misalnya ada orang menawarkan barang dagangan & ada orang yg membutuhkan. Mereka berdua setuju untuk menukar uang dengan barang. Kemudian, si penjual menghilang setelah uang masuk rekening. Nomor telepon juga tidak dapat dihubungi. Adapula yg pura-pura buka jasa rekening bersama, tetapi mencuri uang para pelanggan.
Ada baiknya berbelanja online di pasar terpercaya. Kalau barang tidak sesuai, dapat dikembalikan, & uangnya juga dikembalikan.
Spoiler for Ikut Campur Urusan Orang:
Ada saja orang yg suka ikut campur dalam urusan orang lain. Bahkan sering jadi tungku ketika ada masalah. Bukannya memberi kesejukan demi perdamaian. Yang sekarang sedang musim adalah mengadakan sayembara yg tidak jelas. Si pelaku menawarkan hadiah bagi siapa saja yg berhasil menangkap seseorang.
Dampaknya orang yg tidak ada urusan jadi ikut-ikutan. Ini lebih parah dari gerombolan Banteng. Menawarkan hadiah demi kesenangan pribadi & golongan. Hanya harap menghibur diri dengan cara menyusahkan orang lain.
Apakah dia tidak memikirkan karma?
Entah mengapa banyak orang yg mempertontonkan kebodohan mereka. Bermula dari melaporkan segala sesuatu ke Facebook. Dilanjutkan dengan menyiarkan segala kegiatan di YouTube.
Bahkan seruan untuk jangan menciptakan orang bodoh jadi terkenal pun sudah tidak mempan. Hal ini meresahkan para seniman yg harap berkarya di internet.
Hasil karya mereka ditenggelamkan oleh kiriman-kiriman yg tidak jelas.
Adakah cara untuk menanggulangi hal ini supaya pengguna internet jadi sehat?
Seharusnya internet jadi tempat yg baik untuk mencari pengetahuan, pertemanan, perniagaan, & hiburan.
Rinka Hari ini 08:10