Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Pelumas memiliki peran penting bagi setiap motor. Bukan cuma melumasi mesin untuk mengurangi gesekan (friksi) antar komponen, pelumas juga menjaga suhu mesin supaya tetap dharap, menolong membersihkan mesin, hingga mencegah karat. Pelumas motor terdiri banyak jenis. Makanya, ada beberapa singkatan & kode yg sering muncul pada kemasan botol oli motor. Gunanya sebagai penanda tipe oli tersebut, jadi konsumen gak bakal salah pilih oli yg sesuai untuk motornya.
Untuk memudahkan pengguna memilih pelumas yg berkualitas & cocok bagi motornya, ada lembaga sertifikasi spesifik yg menetapkan standar-standar tertentu bagi pelumas.
Terus, apa aja singkatan & kode tersebut? Lalu, apa maknanya? Simak thread ini, ya, gan!
Quote:
Quote:
Quote:
Jangan lupa diperhatikan juga keterangan lain dalam botol oli, seperti misalnya keterangan tipe motor. Karena beda tipe motor, beda juga olinya. Jangan hingga salah pilih oli. Kalo kalian beli motor baru, biasanya tercantum dalam manual, tipe oli seperti apa yg cocok untuk motor tersebut & interval ganti olinya berapa kilometer. Kalo gak ada manual atau gak ngerti cara pilih oli yg tepat (biasanya cewek-cewek nih yg gak ngerti urusan begini
), dapat cari di Google, tanya teman/saudara yg lebih paham, atau langsung aja tanya ke mekanik di bengkel. Bisa sekalian ganti olinya juga di bengkel.
Mudah-mudahan thread ini bermanfaat. Kalo ada yg mau nambahin, silahken dikomen aja ya, gan.
Sumber:
www.gridoto.com
Kemarin 23:59Untuk memudahkan pengguna memilih pelumas yg berkualitas & cocok bagi motornya, ada lembaga sertifikasi spesifik yg menetapkan standar-standar tertentu bagi pelumas.
Terus, apa aja singkatan & kode tersebut? Lalu, apa maknanya? Simak thread ini, ya, gan!
Quote:
API (American Petroleum Institute)
Untuk memudahkan pengguna memilih pelumas yg berkualitas & cocok bagi motornya, ada lembaga sertifikasi spesifik yg menetapkan standar-standar tertentu bagi pelumas.
API adalah asosiasi terbesar bagi industri minyak & gas alam di Amerika Serikat dengan jumlah anggota mendekati 600 perusahaan. Berdiri sejak 20 Maret 1919, API memiliki banyak misi, termasuk merilis standar & memberikan sertifikasi untuk produk pelumas.
Di kemasan botol oli motor, kalian mungkin melihat API SF, API SJ, API SL & sebagainya. Nah, huruf S adalah kode untuk pelumas mesin bensin. Sedangkan huruf yg mengikutinya merepresentasikan level kualitas dari oli tersebut. Semakin jauh abjadnya, semakin bagus kualitas olinya. Kalo kalian menemukan API yg dilanjutkan kode huruf C (bukan S), berarti itu adalah oli untuk kendaraan bermesin diesel.
Untuk memudahkan pengguna memilih pelumas yg berkualitas & cocok bagi motornya, ada lembaga sertifikasi spesifik yg menetapkan standar-standar tertentu bagi pelumas.
API adalah asosiasi terbesar bagi industri minyak & gas alam di Amerika Serikat dengan jumlah anggota mendekati 600 perusahaan. Berdiri sejak 20 Maret 1919, API memiliki banyak misi, termasuk merilis standar & memberikan sertifikasi untuk produk pelumas.
Di kemasan botol oli motor, kalian mungkin melihat API SF, API SJ, API SL & sebagainya. Nah, huruf S adalah kode untuk pelumas mesin bensin. Sedangkan huruf yg mengikutinya merepresentasikan level kualitas dari oli tersebut. Semakin jauh abjadnya, semakin bagus kualitas olinya. Kalo kalian menemukan API yg dilanjutkan kode huruf C (bukan S), berarti itu adalah oli untuk kendaraan bermesin diesel.
Quote:
JASO (Japan Automotive Standards Organization)
Sama dengan API, JASO juga merupakan organisasi yg memberikan sertifikasi spesifik bagi pelumas. Dari namanya, kalian pasti udah tahu bahwa lembaga yg satu ini bermarkas di Jepang. Salah satu tujuan JASO didirikan adalah untuk mengecek serta menguji kualitas pelumas kendaraan di Jepang. Pasalnya, mesin kendaraan di Jepang memiliki karakteristik yg berbeda dengan mesin kendaraan buatan Eropa atau Amerika Serikat. Motor Jepang umumnya mengpakai sistem kopling basah, sedangkan motor buatan Eropa mengpakai kopling kering alias tidak terendam oli. JASO juga biasa diikuti dengan kode MA atau MB. JASO MA adalah kode untuk oli motor kopling basah, sedangkan JASO MB adalah kode untuk motor kopling kering seperti motor matic.
Sama dengan API, JASO juga merupakan organisasi yg memberikan sertifikasi spesifik bagi pelumas. Dari namanya, kalian pasti udah tahu bahwa lembaga yg satu ini bermarkas di Jepang. Salah satu tujuan JASO didirikan adalah untuk mengecek serta menguji kualitas pelumas kendaraan di Jepang. Pasalnya, mesin kendaraan di Jepang memiliki karakteristik yg berbeda dengan mesin kendaraan buatan Eropa atau Amerika Serikat. Motor Jepang umumnya mengpakai sistem kopling basah, sedangkan motor buatan Eropa mengpakai kopling kering alias tidak terendam oli. JASO juga biasa diikuti dengan kode MA atau MB. JASO MA adalah kode untuk oli motor kopling basah, sedangkan JASO MB adalah kode untuk motor kopling kering seperti motor matic.
Quote:
SAE (Society of Automotive Engineer)
SAE International adalah asosiasi yg mengatur standarisasi untuk berbagai macam industri. Salah satunya, oli motor. Pasti kalian sering melihat singkatan SAE yg diikuti kode seperti SAE 10W 30, SAE 10W 40, SAE 20W 50, dll. Kalo SAE kan, udah gue jelaskan artinya. Nah, kode angka yg mengikutinya itu merepresentasikan viskositas (kekentalan) oli. Sedangkan huruf W merupakan singakatan dari winter, tanda bahwa oli tersebut masih dapat dipakai pada musim winter. Angka sebelum huruf W adalah tingkat viskositas oli pada suhu dharap & angka setelah huruf W adalah tingkat viskositas oli saat mesin menyala alias sudah panas. Semakin kecil angkanya berarti semakin encer viskositas olinya. Demikian juga sebaliknya, semakin akbar angka, semakin kental olinya.
Itulah singkatan & kode yg sering muncul pada botol oli motor.
SAE International adalah asosiasi yg mengatur standarisasi untuk berbagai macam industri. Salah satunya, oli motor. Pasti kalian sering melihat singkatan SAE yg diikuti kode seperti SAE 10W 30, SAE 10W 40, SAE 20W 50, dll. Kalo SAE kan, udah gue jelaskan artinya. Nah, kode angka yg mengikutinya itu merepresentasikan viskositas (kekentalan) oli. Sedangkan huruf W merupakan singakatan dari winter, tanda bahwa oli tersebut masih dapat dipakai pada musim winter. Angka sebelum huruf W adalah tingkat viskositas oli pada suhu dharap & angka setelah huruf W adalah tingkat viskositas oli saat mesin menyala alias sudah panas. Semakin kecil angkanya berarti semakin encer viskositas olinya. Demikian juga sebaliknya, semakin akbar angka, semakin kental olinya.
Itulah singkatan & kode yg sering muncul pada botol oli motor.
Jangan lupa diperhatikan juga keterangan lain dalam botol oli, seperti misalnya keterangan tipe motor. Karena beda tipe motor, beda juga olinya. Jangan hingga salah pilih oli. Kalo kalian beli motor baru, biasanya tercantum dalam manual, tipe oli seperti apa yg cocok untuk motor tersebut & interval ganti olinya berapa kilometer. Kalo gak ada manual atau gak ngerti cara pilih oli yg tepat (biasanya cewek-cewek nih yg gak ngerti urusan begini
Mudah-mudahan thread ini bermanfaat. Kalo ada yg mau nambahin, silahken dikomen aja ya, gan.
Sumber:
Halaman anda tidak ditemukan - GridOto.com
GridOto.com - Situs otomotif ternama indonesia