Follow along with the video below to see how to install our site as a web app on your home screen.
Catatan: This feature may not be available in some browsers.
Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis. Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.
Simbol Nazi, Swastika, masih jadi topik kontroversial sampai sekarang bagi beberapa pihak.
Karenanya, cukup mengejutkan ketika belum lama ini, lambang Swastika berada di puncak daftar Google Hot Trends di Amerika Serikat selama beberapa jam sebelum akhirnya hilang.
Hal ini pun menjadi misteri, misalnya mengapa Swastika bisa ada di puncak daftar itu? Google bahkan harus minta maaf berkenaan dengan kasus ini. Seperti dikutip dari LATimes, mereka menyadari simbol itu cukup sensitif bagi sebagian orang.
Pengguna internet tentu saja terkejut ketika tahu bahwa yang paling banyak dicari di Google adalah simbol Swastika. Biasanya, yang masuk dalam daftar itu adalah istilah terkait peristiwa yang sedang hangat terjadi.
Berbagai teori pun mengemuka tentang asal-usul nangkringnya simbol swastika di daftar puncak Google Hot Trend Amerika Serikat. Google sendiri sudah melakukan analisis mengenai hal itu.
Juru bicara Google menyatakan bahwa kode HTML Swastika diposting di sebuah bulletin board populer. Hal inilah yang kemungkinan menyebabkan pencarian Swastika melonjak sehingga muncul di daftar puncak Hot Trends.