Follow along with the video below to see how to install our site as a web app on your home screen.
Catatan: This feature may not be available in some browsers.
Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis. Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.
PALANGKARAYA, KOMPAS.com - Sebanyak 300 petugas gabungan dari Polres Palangkaraya dan Polda Kalteng, lalu didukung 200 pemuda Dayak Kalimantan Tengah turun untuk mengamankan kelancaran sidang adat Sosiolog Universitas Indonesia Prof Tamrin Amal Tamagola, Sabtu (22/1/2011).
Tamrin disidang atas pernyataannya saat menjadi saksi sidang kasus video asusila dengan terdakwa Ariel di Bandung, beberapa waktu lalu. Menurut Ketua panitia Penyambutan, Ben Brahim S Bahat, pemuda bekerjasama dengan petugas, bahkan untuk Tamrin diberikan pengawalan juga.
"Ini demi kelancaran, kesuksesan dan menuntaskan sidang yang dinilai melecehkan serta menghina masyarakat Dayak Kalimantan," jelas Ben Brahim S Bahat yang juga Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kalteng.
Adapun Tamrin sendiri telah menyampaikan klarifikasi sekaligus permohonan maafnya kepada masyarakat Dayak seperti dimuat di Kompas.com (30/12/2010).