• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Siapa yg paling pintar?

demochist88

IndoForum Newbie A
No. Urut
14302
Sejak
18 Apr 2007
Pesan
358
Nilai reaksi
44
Poin
28
kayanya dah pernah ada cerita kya gini..
tp nih versinya beda..
:P

Konon ada seseorang yang katanya sangat pintar dan menghabiskan masa sekolahnya dan bekerja di luar negeri.

Sepulangnya ke tanah air dia berkesempatan mengikuti rombongan Presiden ke pulau Dewata Bali.

Di Bali beliau terkagum-kagum dgn hiasan Janur yg tinggi melambai.
Karena terdorong rasa ingin tahu-nya, beliau bertanya kepada salah satu anggota masyarakat petani yg berada di situ.
Petani itu menjelaskan bahwa hiasan yg dikagumi itu bernama janur dan terbuat dari pokok bambu, sambil menunjuk ke arah serumpun bambu di dekat perkampungan.
Beliaupun bertanya berapa tinggi pokok bambu itu? Memaklumi bahwa pertanyaan ini datang dari seseorang yg sangat pintar, petani pun menjawab: "Bapak tunggu di sini dan saya akan pergi mengukur tinggi pokok bambu itu."
Setelah beberapa jam menunggu, petani itu kembali dan dengan bangganya menjelaskan bahwa dia telah melakukan pengukuran tinggi pokok bambu itu sendiri sampai ke ujungnya dan diperoleh angka 6 meter dan 38 cm tinggi.

Dengan agak kesal orang pintar mengatakan: " Terima kasih. Tinggi juga pokok bambu di Bali ini. Tapi kok lama sekali ngukurnya."

Petani menjawab: "Maaf pak memang lama, karena saya harus membuat tangga yg tinggi supaya saya bisa mengukur tingginya dengan teliti. Apa Bapak punya cara yang bisa lebih cepat?"

Sang orang pintar menjawab dengan cepat: "Yah, ditebang saja pokok bambu itu. Khan bisa lebih cepat mengukurnya."

Petani karena merasa kesal usahanya kurang dihargai menjawab: "Bapak tadi nanya tinggi pokok bambu. Kalau ditebang dulu baru diukur, itu bukan tinggi tapi panjang, Pak." sambil pergi meninggalkan sang orang pintar itu.
 
huahuahuaha...
pintaran bapak na yah?!
huehuehuehueh
nice post... ^^
 
ga bisa bedain tinggi sama panjang yah =))
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.