• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Siapa yg Memilih Jadi Pelacur?

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
Siapa yg Memilih Jadi Pelacur?


Cangkeman.net -Kupu-kupu malam atau bahasa yg lebih halus daripada pelacur adalah profesi yg mudah ditemui. Tak harus ke hotel berbintang, mereka bahkan dapat ditemui di balik bangunan gubuk berkedok warung. Tengah malam, meninggalkan anak-anaknya yg kedharapan & dihinggapi nyamuk. Menjadikan kehormatan sebagai objek transaksi utama demi sejumlah uang yg tak seberapa.

Bagaimana lagi? Tak semua orang mau terus-menerus jadi tempat berhutang. Kontrakan yg menunggak lama, menciptakan mereka menunggu kesabaran si empu habis & menendang mereka dari atap yg nyaman. Mirisnya, beberapa anak di bawah umur bahkan mengambil pekerjaan ini setelah frustrasi menolong perekonomian keluarga. Para ibu bersembunyi dari anak-anaknya. Para remaja bersembunyi dari kedua orang tua & adik-adiknya. Lucu, bukan? Dunia ini terlalu neraka bagi mereka.

Kumpulan pria hidung belang tak lebih menganggap mereka sebagai pemuas nafsu. Jika tetangga tau, mereka pun akan mengunci rapat-rapat pintu, takut kalau suami mereka akan jadi penyewa selanjutnya. Ibu warung sekaligus muncikari cuma bermodal ruang 2 x 2 meter & satu kotak pengaman. Urusan dosa belakangan, yg penting dapat keuntungan.

Stigma buruk yg diberikan masyarakat pun sudah melekat erat. Sekali dipandang hina, tetaplah hina. Sama sekali tidak ada celah kebaikan meski faktanya mereka terdesak keadaan usai letih menghadapi ribuan gagal & penolakkan. Sebab, orang gila saja yg menjadikan lonte sebagai profesi yg dicita-citakan. Siapa tau? Barangkali setiap pukul 3 pagi mereka bersujud memohon ampunan & berharap mendapat pekerjaan yg lebih baik.

Di televisi kita pun kerap kali melihat adegan penyergapan yg dilakukan oknum polisi. Beramai-ramai, pihak berwajib mengobrak-abrik tempat mencari kehangatan itu diikuti reporter yg sibuk mendokumentasikan para pegawai malam & tempat remang di mana mereka beraksi. Mempermalukan dianggap jadi tindakan jera bagi para pemilik profesi tersebut.

Tidak harus terciduk pun, mereka sudah cukup merasa kotor & malu dengan diri mereka sendiri.Kamu dapat cari kerjaan yg halal.Begitu Kata salah seorang polwan dengan seragam yg gagah. Kumpulan wanita berpakaian terbuka cuma menunduk sambil menutupi wajahmenahan malu. Keduanya sama-sama wanita, tetapi hidup di dunia yg berbeda.

Apa jadinya kalau penghuni rumah melihat salah seorang keluarga yg tertangkap basah lalu tersiarkan di seluruh jagat maya? Sekali pun paras tersensor, anak mana yg tak mengenali baju ibunya? Anak perdana mungkin akan memusuhi sang ibu meski uang yg dihasilkan berhasil melunasi tunggakkan sekolah yg hampir menaun. Kemudian para adik bersorak girang,Ibu, semalam ada Ibu di tv! Tapi muka Ibu kok ditutupin, ya?. Apakah akan begitu?

Tak seorang pun yg harap hidup dengan uang hasil menjual diri. Terkadang dunia cuma memberi mereka kesempatan, tetapi tidak dengan peluangnya. Dunia pelacuran tidak pernah jadi opsi yg sewaktu-waktu mereka jadikan pilihan. Hanya saja, setiap jalan yg mereka lalui lagi-lagi berujung kebuntuan.

Kupu-kupu malam bekerja untuk menafkahi keluarga, bukan untuk menimbun kekayaan. Mereka menyewakan kehormatan, bukan menipu, apa lagi mencuri uang rakyat. Jika pun merugikan orang lain, barang tentu mereka jauh lebih dirugikan. Bukan begitu?

Tulisan ini ditulis oleh Thiara diCangkemanpada tanggal 6 April 2022.
Kemarin 21:44
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.