yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
JAKARTA, KOMPAS.com - Menjelang pemilihan kepala daerah DKI Jakarta pertengahan tahun 2012 ini, suhu politik Ibukota mulai memanas. Pada 13-18 Maret mendatang adalah jadwal pendaftaran bagi para bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, baik yang diusung partai politik maupun melalui jalur independen. Belum ada satu partai pun yang memastikan siapa pasangan calon yang akan diusungnya. Sepertinya, masih wait and see. Demikian pula PDI Perjuangan.
Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo mengatakan, partainya masih melakukan sejumlah tahapan sebelum menentukan siapa pasangan yang akan dijagokan. Akan tetapi, sejumlah nama mulai muncul berdasarkan hasil survei yang dilakukan PDI Perjuangan. Siapa saja?
"Yang masuk kriteria berdasarkan hasil survei sementara, ada nama Letjen Nono Sumpono, Mayjen Prijanto, Jokowi (Joko Widodo, Wali Kota Solo), Boy Sadikin, Bambang DH, Effendi Simbolon, dan lain-lain kader internal partai," kata Tjahjo, kepada Kompas.com, Sabtu (2/3/2012) malam.
PDI Perjuangan, lanjut Tjahjo, juga masih menunggu partai yang akan diajak berkoalisi untuk mengajukan nama kandidat. Dengan partai mana akan berpasangan, ia belum bisa menyebutkan.
Pada tanggal 6 Maret 2012, PDI Perjuangan akan melakukan uji kelayakan dan kepatutan di DPP PDI Perjuangan terhadap para kandidat. "Kita juga akan konsolidasikan dengan partai koalisi untuk menentukan pasangan calon," ujarnya.
Tjahjo menjelaskan, proses yang berjalan di PDI Perjuangan untuk menentukan pasangan calon yang akan diusung diawali dengan pendaftaran calon, uji kelayakan dan survei. DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta, katanya, mengusulkan sejumlah nama berdasarkan hasil survei dan partai mana yang akan diajak berkoalisi.
"Kemudian, DPP memutuskan dengan berbagai pertimbangan sebelum mengeluarkan rekomendasi. Bisa saja DPP mengusulkan nama lain di luar yang diusulkan DPD DKI karena ini adalah posisi gubernur dan wakil gubernur," paparnya.
Ia memastikan sebelum 10 Maret 2012, PDI Perjuangan sudah akan memutuskan pasangan yang direkomendasikan.
Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo mengatakan, partainya masih melakukan sejumlah tahapan sebelum menentukan siapa pasangan yang akan dijagokan. Akan tetapi, sejumlah nama mulai muncul berdasarkan hasil survei yang dilakukan PDI Perjuangan. Siapa saja?
"Yang masuk kriteria berdasarkan hasil survei sementara, ada nama Letjen Nono Sumpono, Mayjen Prijanto, Jokowi (Joko Widodo, Wali Kota Solo), Boy Sadikin, Bambang DH, Effendi Simbolon, dan lain-lain kader internal partai," kata Tjahjo, kepada Kompas.com, Sabtu (2/3/2012) malam.
PDI Perjuangan, lanjut Tjahjo, juga masih menunggu partai yang akan diajak berkoalisi untuk mengajukan nama kandidat. Dengan partai mana akan berpasangan, ia belum bisa menyebutkan.
Pada tanggal 6 Maret 2012, PDI Perjuangan akan melakukan uji kelayakan dan kepatutan di DPP PDI Perjuangan terhadap para kandidat. "Kita juga akan konsolidasikan dengan partai koalisi untuk menentukan pasangan calon," ujarnya.
Tjahjo menjelaskan, proses yang berjalan di PDI Perjuangan untuk menentukan pasangan calon yang akan diusung diawali dengan pendaftaran calon, uji kelayakan dan survei. DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta, katanya, mengusulkan sejumlah nama berdasarkan hasil survei dan partai mana yang akan diajak berkoalisi.
"Kemudian, DPP memutuskan dengan berbagai pertimbangan sebelum mengeluarkan rekomendasi. Bisa saja DPP mengusulkan nama lain di luar yang diusulkan DPD DKI karena ini adalah posisi gubernur dan wakil gubernur," paparnya.
Ia memastikan sebelum 10 Maret 2012, PDI Perjuangan sudah akan memutuskan pasangan yang direkomendasikan.