roughtorer
IndoForum Senior A
- No. Urut
- 44416
- Sejak
- 24 Mei 2008
- Pesan
- 6.755
- Nilai reaksi
- 175
- Poin
- 63
Jumat, 7 November 2008 | 08:04 WIB
JAKARTA, JUMAT — Juara dunia kelas bulu WBA, Chris John, didampingi kuasa hukumnya, Zakaria Ginting, Jumat (7/11) ini, akan memenuhi panggilan tim penyidik Polda Metro Jaya. Kehadiran satu-satunya juara dunia tinju WBA asal Indonesia itu berkait laporan promotor tinju, RM Soeryo Goeritno yang merasa dirugikan Chris John.
Asisten Manajer Herry’s Gym, Tomi Priatna, ketika dihubungi, mengatakan, kedatangan Chris John dan kuasa hukumnya itu dilakukan setelah sebelumnya mereka telah minta penangguhan pemeriksaan karena petinju kelahiran Banjarnegara itu sedang konsentrasi menghadapi tarung wajib melawan petinju Jepang, Hiroyuki Enoki.
Tomi mengatakan, mengingat pertarungan itu sudah selesai, Chris John akan mendatangi tim penyidik Polda Metro Jaya.
"Yang jelas kita akan memberikan keterangan yang sebenarnya soal tuduhan tersebut," katanya.
Pada 26 September, Chris John dipanggil Tim Penyidik Polda Metro Jaya, tetapi akhirnya Zakaria Ginting yang datang lebih awal, yaitu 25 September minta penangguhan pemeriksaan, mengingat suami mantan atlet wushu Jateng, Anna Maria Megawati, itu sedang konsentrasi menghadapi pertandingan melawan Hiroyuki Enoki yang digelar di Jepang, 24 Oktober 2008.
Pada pertemuan itu tim penyidik Polda Metro Jaya menyetujui permintaan penangguhan pemeriksaan sampai dengan berakhirnya tarung wajib melawan petinju Jepang. Akhirnya pada tarung wajib atau mandatory fight yang berlangsung di Korakuen Hall, Tokyo, Jepang, Chris John berhasil mempertahankan gelar dengan kemenangan angka.
Soeryo Goeritno adalah promotor pertarungan tinju Chris John melawan Jackson Asiku untuk gelar kelas bulu versi WBA yang batal beberapa waktu lalu. Pada 13 September Soeryo Goeritno datang ke kantor Sentra Pelayanan Kepolisian Polda Metro Jaya guna melaporkan dugaan kasus penipuan dan penggelapan. .
JAKARTA, JUMAT — Juara dunia kelas bulu WBA, Chris John, didampingi kuasa hukumnya, Zakaria Ginting, Jumat (7/11) ini, akan memenuhi panggilan tim penyidik Polda Metro Jaya. Kehadiran satu-satunya juara dunia tinju WBA asal Indonesia itu berkait laporan promotor tinju, RM Soeryo Goeritno yang merasa dirugikan Chris John.
Asisten Manajer Herry’s Gym, Tomi Priatna, ketika dihubungi, mengatakan, kedatangan Chris John dan kuasa hukumnya itu dilakukan setelah sebelumnya mereka telah minta penangguhan pemeriksaan karena petinju kelahiran Banjarnegara itu sedang konsentrasi menghadapi tarung wajib melawan petinju Jepang, Hiroyuki Enoki.
Tomi mengatakan, mengingat pertarungan itu sudah selesai, Chris John akan mendatangi tim penyidik Polda Metro Jaya.
"Yang jelas kita akan memberikan keterangan yang sebenarnya soal tuduhan tersebut," katanya.
Pada 26 September, Chris John dipanggil Tim Penyidik Polda Metro Jaya, tetapi akhirnya Zakaria Ginting yang datang lebih awal, yaitu 25 September minta penangguhan pemeriksaan, mengingat suami mantan atlet wushu Jateng, Anna Maria Megawati, itu sedang konsentrasi menghadapi pertandingan melawan Hiroyuki Enoki yang digelar di Jepang, 24 Oktober 2008.
Pada pertemuan itu tim penyidik Polda Metro Jaya menyetujui permintaan penangguhan pemeriksaan sampai dengan berakhirnya tarung wajib melawan petinju Jepang. Akhirnya pada tarung wajib atau mandatory fight yang berlangsung di Korakuen Hall, Tokyo, Jepang, Chris John berhasil mempertahankan gelar dengan kemenangan angka.
Soeryo Goeritno adalah promotor pertarungan tinju Chris John melawan Jackson Asiku untuk gelar kelas bulu versi WBA yang batal beberapa waktu lalu. Pada 13 September Soeryo Goeritno datang ke kantor Sentra Pelayanan Kepolisian Polda Metro Jaya guna melaporkan dugaan kasus penipuan dan penggelapan. .