• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Si Loreng yang Terancam Punah

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. L999
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

L999

IndoForum Junior E
No. Urut
44983
Sejak
31 Mei 2008
Pesan
1.587
Nilai reaksi
38
Poin
48
HARIMAU sumatera (Panthera tigris sumatrae) adalah satu-satunya subspesies harimau yang masih tersisa di Indonesia setelah punahnya harimau bali pada 1930-an, serta harimau jawa sejak 1980-an.

Harimau dikagumi sekaligus ditakuti sebagai lambang kekuatan dan kebuasan alam. Gerakannya gesit, lentur, kuat, dan anggun. Harimau sumatera terancam akibat kerusakan habitat dan perburuan liar untuk mengambil kulit lorengnya, serta mengambil bagian tubuhnya untuk pengobatan tradisional.

205408p.jpg


Status:

1. Terancam Kritis/Critically Endangered (IUCN Red List)
2. Dilindungi UU RI No 5 Tahun 1990 mengenai Konservasi Sumberdaya Alam Hayati dan Ekosistemnya
3. Jumlah: 400-500 ekor di alam bebas, 232 ekor di penangkaran/kebun binatang


Klasifikasi ilmiah

- Kingdom: Animalia
- Filum: Kordata
- Kelas: Mamalia
- Ordo: Karnivora
- Familia: Felidae
- Genus: Panthera
- Spesies: P tigris
- Subspesies: P t sumatrae

Ciri:

Harimau sumatera adalah subspesies terkecil dari harimau yang masih ada sekarang.
Ukuran rata-rata harimau sumatera:
Jantan: Panjang: 234 cm, Berat: 136 kg
Betina: Panjang: 198 cm, Berat: 91 kg

1. Ukuran tubuhnya yang ramping memungkinkan ia bergerak gesit di rimba.
2. Tidak seperti tungkai depan polos harimau siberia, harimau sumatera memiliki loreng di tungkai depannya.
3. Telapak kakinya berselaput jika direnggangkan, untuk berenang cepat.
4. Cakar dan tungkai yang kuat untuk menerkam dan mencabik mangsa.
5. Harimau sumatera jantan memiliki janggut, misai, dan rambut leher yang lebih panjang dari harimau jenis lain.
6. Loreng harimau sumatera lebih tebal dan gelap daripada jenis lain. Berfungsi untuk kamuflase; tersamar di antara bayangan pohon di lantai hutan. Akibat keindahan kulitnya, harimau diburu.

Kembang Biak

Harimau betina selama hidup dapat melahirkan sekitar 30 anak (sekali melahirkan 1- 6 ekor). Setiap tahun harimau betina bisa hamil dengan masa kehamilan 102-110 hari. Ukuran tubuhnya yang ramping memungkinkan ia bergerak gesit di hutan rimba.

Makanan

Di alam liar, harimau biasa memangsa mamalia berkuku seperti babi hutan, tapir, dan rusa. Seekor harimau rata-rata membutuhkan 6-7 kg daging per hari (dapat menghabiskan 40 kg sekali makan).

Habitat

Harimau sumatera hidup di hutan tropis dataran rendah hingga pegunungan, rawarawa bakau, dan semak-semak. Hanya hidup di Sumatera dan tersebar di sembilan dari sebelas Taman Nasional di Sumatera.

Habitat harimau terancam oleh perambahan hutan dan perluasan perkebunan kelapa sawit. Harimau betina dapat menjelajahi kawasan seluas 20 km persegi, sedangkan harimau jantan sekitar 60-100 km persegi.

Konflik dan ancaman

Sepanjang 1996-2004 telah terjadi lebih dari 152 konflik dengan manusia akibat rusaknya habitat harimau. Ratusan ekor harimau terbunuh, 25 orang tewas, puluhan terluka parah, dan ribuan ternak dimangsa.

202308p.jpg

Penyebab Kemusnahan Harimau:
1. Perburuan liar yang mengambil bagian tubuh harimau untuk pengobatan tradisional
2. Kerusakan habitat yang berakibat harimau terbunuh dalam konflik dengan manusia

Upaya perlindungan harimau
1. Melindungi habitat harimau
2. Memberantas perdagangan harimau dan menangkap pedagang/pemasok
3. Menutup tempat penjualan produk harimau
203022p.jpg

Punahnya harimau Jawa dan Bali

Harimau bali (Panthera tigris balica) dinyatakan punah pada 27 September 1937 setelah terbunuhnya seekor harimau betina dewasa di Sumbar Kima, Bali Barat. Kemungkinan besar harimau jawa (Panthera tigris sondaica) pun telah punah sejak tahun 1980-an. Hal ini merupakan kerugian luar biasa bagi keanekaragaman
hayati Indonesia dan dunia.

Harimau Sumatera Spesies Berbeda?

Penelitian yang dipublikasikan oleh Animal Conservation (Juni 1998) menyimpulkan bahwa harimau sumatera adalah spesies yang paling berbeda dari harimau jenis lain. Penelitian dilakukan oleh tim riset program Lewis B dan Dorothy Cullman untuk studi molekular sistematik, The New York Botanical Garden, dan American Museum of Natural History. Harimau sumatera dianggap salah satu dari 6 subspesies yang kini masih ada, sementara 3 subspesies telah punah.

Rangkaian DNA mitokondria menunjukkan bahwa harimau sumatera memiliki tiga penanda genetik yang tidak dimiliki oleh jenis lain. Hal ini mendukung hipotesis bahwa harimau sumatera terdeferensiasi karena terisolasi akibat naiknya permukaan laut 6.000-12.000 tahun yang lalu.

Perdagangan Ilegal Organ Tubuh Harimau

Perlindungan hukum Indonesia gagal melindungi harimau sumatera dari perdagangan ilegal. Taring, cakar, kulit, kumis, dan tulang harimau dijual di 10 persen dari 326 tempat penjualan di 28 kota di Sumatera yang disurvei Traffic pada 2006. Diperkirakan 23 ekor harimau telah dibunuh. Jumlah ini turun dari perkiraan 52 ekor yang dibunuh per tahun pada periode 1999-2002. Penurunan ini akibat telah berkurangnya harimau di alam liar.
 
hmm... klo Harimau nya di Pindah ke hutan Amazon bisa gak, kayaknya klo dia ditaroh di Sumatera pasti Punah deh..., lagian juga kan klo di Amazon sana daerahnya juga tropis, dan hutannya lebih lebat dan masih ada beberapa tempat yang tak terjamah oleh manusia jadi kemungkinan untuk hidup lebih ada,

di sumatera juga msih banyak sih hutannya tapi hutan beton.
 
Akibat konversi hutan jadi "hutan beton"!
Semoga tidak mengalami nasib sama dengan saudaranya yang sudah punah Harimau Bali (Panthera tigris balica)!

Harapan terakhir adalah harus ditingkatkan kawasan konservasi harimau sumatera!
 
Harimau Sumatera Tinggal 136 Ekor

Bengkulu - Hasil analisis kamera track, populasi harimau Sumatera (Panthera Tigris Sumaterae) di Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) seluas 14 juta hektare selama 2004-2007 tinggal 136 ekor, demikian Program Manager Monitoring Harimau Sumatera Fauna Flora internasional (FFI) TNKS, Yoan Dinata, Jumat.

TNKS berada di empat provinsi yakni Sumatera Barat, Jambi, Sumatera Selatan dan Bengkulu dimana provinsi terakhir ini adalah daerah paling tinggi kerusakan hutan serta paling kerap memburu satwa langka itu.

Yoan mengatakan tingkat kerusakan hutan di Bengkulu mencapai 1-1,84 persen tiap tahuan, akibat perambahan liar dan pembukaan lahan perkebunan yang akhirnya mempersempit habitat harimau sumatera.

Tingginya tingkat kerusakan hutan dan perburuan satwa langka mengakibatkan harimau dan manusia berebut habitat hidup.

"Rusaknya habitat oleh pembukaan hutan di luar pembangunan kehutanan dan berkurangnya makanan harimau adalah akibat perburuan liar," terangnya.

Tingkat kesadaran masyarakat khususnya dalam pelestarian satwa liar yang dilindungi oleh undang-undang, sangat kurang, malah mereka makin kerap memburu harimau karena nilai ekonominya tinggi.

Di sisi lain, tingkat perkembangbiakan harimau sumatera sangat rendah karena ruang jelajah satwa yang sempit sehingga menghambat proses perkawinan dan mencari pasangan kawin.

"Padahal Harimau Sumatera mempunyai ruang jelajah cukup luas yakni 100 kilometer persegi untuk satu ekor," katanya.

Untuk membuat masyarakat makin sadar, Balai Konservasi Sumber Daya Alam sebagai penjaga kawasan konservasi harus lebih rutin lagi memberikan penyuluhan. (*AN)
 
kalo masalah keq gitu indonesia mana mau tau... wong nga ada omset yang bisa masuk kantong
 
napa ga ada kesadaran terhadap lingkungan yah...?
 
napa ga ada kesadaran terhadap lingkungan yah...?

itu tergantung dri orangny masing"....

klo pny kesadaran pazti terjaga....tetapi sayang ny bnyk org yg tdk menghargai lingkungan /sob
 
Sekedar melengkapi; Perlu diketahui terdapat 8 subspisies harimau yang terdapat di dunia. Dan tiga diantaranya telah dinyatakan punah. Kedelapan subspisies harimau tersebut adalah:

1. Harimau Indochina (Panthera tigris corbetti) terdapat di Malaysia, Kamboja, China, Laos, Myanmar, Thailand, dan Vietnam.
2. Harimau Bengal (Panthera tigris tigris) Bangladesh, Bhutan, China, India, dan Nepal.
3. Harimau Cina Selatan (Panthera tigris amoyensis) China.
4. Harimau Siberia (Panthera tigris altaica) dikenal juga sebagai Amur, Ussuri, Harimau Timur Laut China, atau harimau Manchuria. Terdapat di China, Korea Utara, dan Asia Tengah di Rusia.
5. Harimau Sumatra (Panthera tigris sumatrae) terdapat hanya di pulau Sumatera, Indonesia.
6. Harimau Caspian (Panthera tigris virgata) telah punah sekitar tahun 1950an. Harimau Caspian ini terdapat di Afganistan, Iran, Mongolia, Turki, dan Rusia.
7. Harimau Jawa (Panthera tigris sondaica) telah punah sekitar tahun 1972. Harimau Jawa terdapat di pulau Jawa, Indonesia.
8. Harimau Bali (Panthera tigris balica) yang telah punah sekitar tahun 1937. Harimau Bali terdapat di pulau Bali, Indonesia.
Mari jaga, satu-satunya subspesies harimau yang tersisa di Indonesia ini dan satu dari tiga spesies kucing besar yang kita miliki selain Macan Tutul, dan Macan Dahan.
 
kalau masalah itu sih nih di jambi lagi marak2 nya harimau sumatra menyerang penduduk pedesaan yang dekat dengan Hutan, sedikit nya baru2 ini 2 orang Tewas d makan Harimau...

yang gak gw sangka2 lagi yah,...
harimau yang ada d tempat wisata Taman Rimba, Jambi di culik n d kuliti orang...

Heran juga gw, manusia zaman sekarang,,,,
kagak nyadar kalau habitat harimau neh udah mau punah...
 
aduh kasian, mungkin manusianya juga keterlaluan ngambil lahan si harimau jadinya dia nyerang penduduk deh
 
yang bikin punah tuh para pemburu yg dibayarin para cukong, juga para juragan perusak hutan kayu....
alangkah malangnya harimau indonesia....
 
Kalau pemburu keknya sudah jarang. Yang mejadi musuh utama adalah pembukaan hutan untuk pemukiman maupun ilegal logging. Semakin hari semakin sempit ruang hidup mereka.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.