Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Quote:
Quote:
Quote:
Sebelum mulai tujuh fakta uniknya ane perkenalkan dahulu kukang ya gan, beda ya kukang sama kungkang
Spoiler for INI KUKANG:
Spoiler for NAH INI KUNGKANG:
Quote:
Kukang merupakan primata imut yg dijuluki malu-malu. Sifat satwa yg ukuran tubuhnya antara 20-30 centimeter ini memang pemalu & akan menciptakan gemas bagi yg memandangnya.
Hal lain yg menciptakan kita penasaran kepada kukang adalah gerakannya yg lamban. Ini dapat dilihat dari cara jalannya yg santai kala melingkar di cabang pohon serta saat ia mengunyah makanan yg begitu pelan.
Spoiler for baaa:
Quote:
Meski pemalu & terkesan santai, namun tidak sembarang waktu kita dapat melihat kukang. Pasalnya, kukang merupakan satwa nokturnal alias aktif di malam hari. Sehingga, ia akan tidur pulas saat fajar menyingsing & bangun kala petang menjelang. Saat malam lah, kukang beraksi mencari makan atau bermain.
Namun, perlu kehati-hatian bila melihat kukang di malam hari. Kukang akan sangat terganggu dengan pantulan sinar yg menyala terang. Pencahayaan yg kondusif bagi mata kukang adalah sekitar lima watt atau setara dengan sinaran lampu tidur.
Spoiler for kikukkk:
Quote:
Penasaran dengan sifat kukang? Berikut tersaji tujuh fakta unik mengenai kukang hasil rangkuman berbagai sumber.
Quote:
1.Terdapat tiga spesies kukang di Indonesia
Di Indonesia, berdasarkan ekologi & persebarannya, terdapat tiga spesies kukang yaitu kukang jawa (Nycticebus javanicus), kukang sumatera (Nycticebus coucang), & kukang kalimantan (Nycticebus menagensis).
Ada dua cara yg dapat dilakukan untuk membedakan ketiga tipe tersebut.Pertama, dari berat badan. Kukang jawa beratnya sekitar 900 gram, sementara kukang sumatera sekitar 700 gram, & kukang kalimantan kira-kira 600 gram.
Kedua,berdasarkan cirinya. Kukang jawa memiliki punuk terang yg lebih indah bila dibandingkan dengan kukang sumatera & kalimantan yg berwarna coklat keabu-abuan.
Berdasarkan data IUCN (International Union for Conservation of Nature), kukang jawa masuk dalam status Kritis (CriticallyEndangered/CR) atau satu langkah menuju kepunahan di alam. Sementara kukang sumatera & kukang kalimantan statusnya adalah Rentan (Vulnerable/VU) atau tiga langkah menuju kepunahan di alam.
Quote:
2. Kukang itu pintar
Kukang merupakan satwa pintar. Ini terlihat dari caranya memakan buah-buahan yg cuma ia makan daging buahnya saja. Sementara kulit & biji buahnya dibuang. Pun, buah-buahan yg disukai kukang adalah buah yg benar-benar matang & tentunya manis di lidah. Jadi, jangan harap kukang akan makan buah yg masam & mentah.
Spoiler for jenis kukang slow:
Quote:
3. Tubuhnya lentur
Kukang memiliki tubuh yg lentur. Ia dapat meliuk di cabang pohon, bahkan bergelantungan terbalik. Saat tidur, kukang menggulung tubuhnya bagaikan bola dengan kepala ditekuk & disembunyikan pada bagian lutut. Posisi menggulung ini merupakan bentuk pertanahan diri dari musuh yg mengintainya kala tidur. Sehingga, kukang akan tidur di cabang pohon yg tinggi & benar-benar aman.
Quote:
4. Kukang bukan Kuskus
Kukang sering dipersepsikan sama dengan kuskkus, padahal keduanya berbeda. Kukang memiliki bentuk paras membulat sementara kuskus memiliki ujung hidung meruncing kedepan. Kuskus merupakan hewan berkantung sementara kukang bukan. Selain itu, tangan & jari kukang lebih panjang ketimbang kuskus. Ini dikarenakan, kukang merupakan satwa yg menghabiskan hidupnya di atas pohon (arboreal). Sementara, kuskus memiliki ekor yg panjang & kuat yg berfungsi sebagai alat untuk bergelantungan ketika pindah dari satu dahan pohon ke dahan yg lain.
Spoiler for INI KUSKUS:
KUSKUS
Quote:
Spoiler for KUSKUS 2:
Quote:
Quote:
5.Taring kukang berdapat
Kukang merupakan primata yg menghasilkan dapat yg diperpakai sebagai pertahanan diri dari serangan predator atau ketika terancam bahaya. Gigitan kukang sebenarnya tidak berbahaya karena dapat tersebut bukan berasal dari gigi taringnya. Bisa pada kukang dihasilkan dari kelenjar yg berada pada siku lengan bagian dalam yg selanjutnya dimasukkan ke mulut & bercampur dengan air liur sebelum kukang mengerjakan gigitan.
Gigitan kukang dapat menyebabkan alergi serius yg gejalanya dapat terlihat seperti kulit merah, gatal, kejang otot, demam, hingga pingsan.
Quote:
6. Diburu Karena Mitos
Perburuan kukang terus terjadi. Ini dikarenakan ada mitos di masyarakat yg menjadikan kukang sebagai tumbal untuk pembangunan jalan atau jembatan. Alasannya, supaya jalan atau jembatan tersebut awet & tidak mudah rusak.
Padahal, kukang merupakan satwa yg dilindungi berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati & Ekosistem. Kukang dilarang untuk dieksploitasi, seperti diburu, dipelihara, diperjualbelikan maupun dimanfaatkan bagian tubuhnya. Ancaman sanksi memelihara kukang adalah penjara maksimal lima tahun & denda sebesar Rp 100 juta.
Kukang semestinya memang disayang. Karena, di alam, kukang menghisap madu bunga, memakan serangga, buah-buahan, & merupakan bagian dari ekosistem yg tentunya menjaga keseimbangan alam. Memburu kukang sama saja dengan mengganggu keseimbangan ekosistem alam yg sudah tertata baik & rapi.
Spoiler for Kukang :
Quote:
Quote:
7. Bukan satwa peliharaan
Penelitian yg dilakukan oleh Nafisatul Ulfa & Mirzan Adi Wibowo dari Fakultas Kedokteran Hewan Institut Pertanian Bogor di YayasanInternational Animal RescueIndonesia (YIARI) menunjukkan adanya potensi zoonosis yaitu penyakit yg dapat menular dari hewan kepada manusia atau sebaliknya yg ditemukan pada kukang.Salah satu penyakit yg dapat menular ke manusia adalah cacingan.
Jumlah cacing yg cukup tinggi ini ditemukan dari hasil pemeriksaan feses (kotoran) kukang. Cacing yg ditemukan merupakan genus nematoda (cacing gilik) & cestoda (cacing pipih). Penularan penyakit cacing dari satwa ke manusia ini dapat terjadi melalui telur yg tertelan maupun yg terhirup manusia. Atau, melalui kontak langsung ataupun juga melalui telur yg berada di tanah, buah, air, hingga pakaian.
Nah, telur cacing ini sendiri dapat hidup dua bulan hingga dua tahun dalam lingkungan yg kondusif kelembabannya, iklimnya, hingga suhunya.
Membiarkan kukang hidup liar merupakan cara bijak kita melestarikan kukang di alam.
Quote:
YUK MARI KITA JAGA BERSAMA ALAM KITA DAN TETAP LESTARI
SEKIAN DARI THREAD ANE SEMOGA BERMANFAAT, TERIMA KASIH
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Spoiler for SUMBER:
Quote:
sumber
sumber foto
Hari ini 01:36
Quote:
Assalamu'laikum Warahmatullahi Wabarakatuh , Salam Sejahtera , Selamat Pagi/Siang/Malam Dimana pun aganers berada
Quote:
Sebelum membaca khususnya yg SR
Silahkan ratingnya
Ane ga nolak kesegaran
Yang ane tolak cuma
tolong dikasih ke yg doyan ngejunk aja
Quote:
Sebelum membaca khususnya yg SR
Silahkan ratingnya
Ane ga nolak kesegaran
Yang ane tolak cuma
Quote:
Sebelum mulai tujuh fakta uniknya ane perkenalkan dahulu kukang ya gan, beda ya kukang sama kungkang
Spoiler for INI KUKANG:
Spoiler for NAH INI KUNGKANG:
Quote:
Kukang merupakan primata imut yg dijuluki malu-malu. Sifat satwa yg ukuran tubuhnya antara 20-30 centimeter ini memang pemalu & akan menciptakan gemas bagi yg memandangnya.
Hal lain yg menciptakan kita penasaran kepada kukang adalah gerakannya yg lamban. Ini dapat dilihat dari cara jalannya yg santai kala melingkar di cabang pohon serta saat ia mengunyah makanan yg begitu pelan.
Spoiler for baaa:
Quote:
Meski pemalu & terkesan santai, namun tidak sembarang waktu kita dapat melihat kukang. Pasalnya, kukang merupakan satwa nokturnal alias aktif di malam hari. Sehingga, ia akan tidur pulas saat fajar menyingsing & bangun kala petang menjelang. Saat malam lah, kukang beraksi mencari makan atau bermain.
Namun, perlu kehati-hatian bila melihat kukang di malam hari. Kukang akan sangat terganggu dengan pantulan sinar yg menyala terang. Pencahayaan yg kondusif bagi mata kukang adalah sekitar lima watt atau setara dengan sinaran lampu tidur.
Spoiler for kikukkk:
Quote:
Penasaran dengan sifat kukang? Berikut tersaji tujuh fakta unik mengenai kukang hasil rangkuman berbagai sumber.
Quote:
1.Terdapat tiga spesies kukang di Indonesia
Di Indonesia, berdasarkan ekologi & persebarannya, terdapat tiga spesies kukang yaitu kukang jawa (Nycticebus javanicus), kukang sumatera (Nycticebus coucang), & kukang kalimantan (Nycticebus menagensis).
Ada dua cara yg dapat dilakukan untuk membedakan ketiga tipe tersebut.Pertama, dari berat badan. Kukang jawa beratnya sekitar 900 gram, sementara kukang sumatera sekitar 700 gram, & kukang kalimantan kira-kira 600 gram.
Kedua,berdasarkan cirinya. Kukang jawa memiliki punuk terang yg lebih indah bila dibandingkan dengan kukang sumatera & kalimantan yg berwarna coklat keabu-abuan.
Berdasarkan data IUCN (International Union for Conservation of Nature), kukang jawa masuk dalam status Kritis (CriticallyEndangered/CR) atau satu langkah menuju kepunahan di alam. Sementara kukang sumatera & kukang kalimantan statusnya adalah Rentan (Vulnerable/VU) atau tiga langkah menuju kepunahan di alam.
Quote:
2. Kukang itu pintar
Kukang merupakan satwa pintar. Ini terlihat dari caranya memakan buah-buahan yg cuma ia makan daging buahnya saja. Sementara kulit & biji buahnya dibuang. Pun, buah-buahan yg disukai kukang adalah buah yg benar-benar matang & tentunya manis di lidah. Jadi, jangan harap kukang akan makan buah yg masam & mentah.
Spoiler for jenis kukang slow:
Quote:
3. Tubuhnya lentur
Kukang memiliki tubuh yg lentur. Ia dapat meliuk di cabang pohon, bahkan bergelantungan terbalik. Saat tidur, kukang menggulung tubuhnya bagaikan bola dengan kepala ditekuk & disembunyikan pada bagian lutut. Posisi menggulung ini merupakan bentuk pertanahan diri dari musuh yg mengintainya kala tidur. Sehingga, kukang akan tidur di cabang pohon yg tinggi & benar-benar aman.
Quote:
4. Kukang bukan Kuskus
Kukang sering dipersepsikan sama dengan kuskkus, padahal keduanya berbeda. Kukang memiliki bentuk paras membulat sementara kuskus memiliki ujung hidung meruncing kedepan. Kuskus merupakan hewan berkantung sementara kukang bukan. Selain itu, tangan & jari kukang lebih panjang ketimbang kuskus. Ini dikarenakan, kukang merupakan satwa yg menghabiskan hidupnya di atas pohon (arboreal). Sementara, kuskus memiliki ekor yg panjang & kuat yg berfungsi sebagai alat untuk bergelantungan ketika pindah dari satu dahan pohon ke dahan yg lain.
Spoiler for INI KUSKUS:
KUSKUS
Quote:
Spoiler for KUSKUS 2:
Quote:
Quote:
5.Taring kukang berdapat
Kukang merupakan primata yg menghasilkan dapat yg diperpakai sebagai pertahanan diri dari serangan predator atau ketika terancam bahaya. Gigitan kukang sebenarnya tidak berbahaya karena dapat tersebut bukan berasal dari gigi taringnya. Bisa pada kukang dihasilkan dari kelenjar yg berada pada siku lengan bagian dalam yg selanjutnya dimasukkan ke mulut & bercampur dengan air liur sebelum kukang mengerjakan gigitan.
Gigitan kukang dapat menyebabkan alergi serius yg gejalanya dapat terlihat seperti kulit merah, gatal, kejang otot, demam, hingga pingsan.
Quote:
6. Diburu Karena Mitos
Perburuan kukang terus terjadi. Ini dikarenakan ada mitos di masyarakat yg menjadikan kukang sebagai tumbal untuk pembangunan jalan atau jembatan. Alasannya, supaya jalan atau jembatan tersebut awet & tidak mudah rusak.
Padahal, kukang merupakan satwa yg dilindungi berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati & Ekosistem. Kukang dilarang untuk dieksploitasi, seperti diburu, dipelihara, diperjualbelikan maupun dimanfaatkan bagian tubuhnya. Ancaman sanksi memelihara kukang adalah penjara maksimal lima tahun & denda sebesar Rp 100 juta.
Kukang semestinya memang disayang. Karena, di alam, kukang menghisap madu bunga, memakan serangga, buah-buahan, & merupakan bagian dari ekosistem yg tentunya menjaga keseimbangan alam. Memburu kukang sama saja dengan mengganggu keseimbangan ekosistem alam yg sudah tertata baik & rapi.
Spoiler for Kukang :
Quote:
Quote:
7. Bukan satwa peliharaan
Penelitian yg dilakukan oleh Nafisatul Ulfa & Mirzan Adi Wibowo dari Fakultas Kedokteran Hewan Institut Pertanian Bogor di YayasanInternational Animal RescueIndonesia (YIARI) menunjukkan adanya potensi zoonosis yaitu penyakit yg dapat menular dari hewan kepada manusia atau sebaliknya yg ditemukan pada kukang.Salah satu penyakit yg dapat menular ke manusia adalah cacingan.
Jumlah cacing yg cukup tinggi ini ditemukan dari hasil pemeriksaan feses (kotoran) kukang. Cacing yg ditemukan merupakan genus nematoda (cacing gilik) & cestoda (cacing pipih). Penularan penyakit cacing dari satwa ke manusia ini dapat terjadi melalui telur yg tertelan maupun yg terhirup manusia. Atau, melalui kontak langsung ataupun juga melalui telur yg berada di tanah, buah, air, hingga pakaian.
Nah, telur cacing ini sendiri dapat hidup dua bulan hingga dua tahun dalam lingkungan yg kondusif kelembabannya, iklimnya, hingga suhunya.
Membiarkan kukang hidup liar merupakan cara bijak kita melestarikan kukang di alam.
Quote:
YUK MARI KITA JAGA BERSAMA ALAM KITA DAN TETAP LESTARI
SEKIAN DARI THREAD ANE SEMOGA BERMANFAAT, TERIMA KASIH
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Spoiler for SUMBER:
Quote:
sumber
sumber foto