Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
sumber gambar
Shooting Membacakan Cerita Misteri
Selamat sore sobat IFers berjumpa lagi dengan saya di tread tentang pembacaan cerita misteri.
Semoga sobat IFers sehat & bahagia selalu.
Membaca merupakan hobi yg saya bahagia sejak mulai dapat membaca. Banyak pengetahuan baru yg didapat dari membaca. Selain membaca puisi, cerita sehingga dapat menulis & jadi penulis.
Walaupun memasuki usia senja keharapan terpendam untuk tampil di depan biasa tidak menghalangi. Semua impian terwujud ketika sudah berumur. Impian masih banyak kelak cerita dongeng yg saya bacakan akan di dengar di seluruh dunia. Sekarang saya masih mencoba membacakan puisi diiringi dengan lagu. Biasanya disebut puisi musikalisasi.
Puisi yg saya tulis & kemudian dibacakan melalui alat rekam handphone. Hasilnya masih amatir tetapi termasuk lumayanlah. Karya kita dapat muncul kembali melalui media lain seperti YouTube, TiK Tok.
Beberapa pekan lalu dapat tawaran dari klub literasi membacakan cerita rahasia & divideokan. Pembacanya terdiri dari 5 orang. Event ini menguji adrenalin, secara saya paling takut cerita horor. Ternyata setelah memberanikan diri membaca cerita tersebut. Tidak terlalu menakutkan. Saya berulangkali membacanya sehingga menemukan tanda-tanda baca yg berupa :
1. Intonasi
Intonasi merupakan tinggi rendahnya nada suara ketika kita membaca. Intonasi terlihat dari tanda baca seperti, koma, seru , tanya & titik.
2. Ekspresi
Ekspresi merupakan gerakan paras saat membacakan cerita. Mimik atau gerakan paras sesuai dengan isi cerita. Bila bahagia raut paras juga berseri. Jika sedih raut paras juga sedih.
3. Tekanan
Tekanan suara disesuaikan dengan tanda baca. Keras lambatnya nada suara ketika membaca
4. Penghayatan
Membacakan cerita dibutuhkan penghayatan yg cukup. Terlibat dalam isi cerita. Seolah-olah cerita tersebut kita yg mengalaminya.
Pengalaman membaca cerita rahasia merupakan pengalaman perdana buat saya & itu juga mengikuti event. Banyak halangan ketika membaca cerita misteri.
1. Waktu
Dibutuhkan waktu hening. Saya pilih jam dini hari. Terbangun jam 3 dini hari langsung saya ambil peralatan shooting berupa handphone, kertas & tongsis. Handphone ada dua, satu sebagai lampu untuk penarang biar temaram. Kemudian kertas untuk mencatat cerita rahasia tersebut.
2. Shooting berkali-kali
Membaca cerita rahasia tersebut berulang kali salah. Bahkan lidah kadang tidak bersahabat. Sudah bagus di awal di tengah tiba-tiba salah ucap. Akhirnya ulang lagi. Mungkin ada sepuluh kali ulang baru dapat membuahkan hasil yg bagus menurut saya bagus. Setelah dikirim ke grup ternyata intonasi pengucapan tanda baca ada yg kurang. Kemudian shooting lagi sekitar jam 5 pagi. Masih saja tetap diulang-ulang supaya hasilnya bagus sesuai dengan teks isi cerita.
3. Latar
Mengpakai latar gelap diwarnai lampu temaram. Kostum mengpakai baju hitam, menambah aura rahasia supaya isi cerita yg dibacakan semakin hidup.
Sumber cerita
Demikian pengalaman perdana saya sebagai pembaca cerita misteri. Hal baru & menakjubkan. Kelak harap membacakan dongeng hasil karya sendiri.
Sekian dulu sobat IFers semoga bermanfaat hingga jumpa lagi di tread selanjutnya. Terima kasih.
Erina Purba
Bekasi, 13092021