Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Quote:
Thread ini terdapat video yg mungkin dapat menciptakan anda merasa tidak nyaman, jadi disarankan untuk tidak membuka spoiler kalau tidak kuat.
Apa kabar Para Pesayang Horrordimana pun kalian berada
Semoga mereka yg tak kasat mata sering menemani kalian.
Kalau membahas soal perang pastinya akan banyak pembahasan. Mulai dari alasan perang tersebut terjadi hingga akibat yg diakibatkan setelah perang itu sendiri. Diantara banyaknya peperangan yg ada di dunia ini, ada sebuah perang akbar yg sering akan diingat oleh semua orang didunia. Sebuah perang akbar yg melibatkan banyak negara perdana kali yg terjadi pada tahun 1914. Perang yg kita kenal sebagai Perang Dunia 1.
Perang yg terjadi selama bertahun-tahun ini pun banyak sekali memakan korban jiwa. Bukan cuma ratusan, tetapi hingga lebih dari 60 juta tentara jadi korban akibat perang tersebut. Selain memakan korban para tentara, Perang Dunia 1 juga memakan para warga sipil. Tercatat lebih dari 10 juta warga sipil yg tewas akibat kelaparan akibat dari Perang Dunia 1 tersebut.
Selain korban-korban yg tewas tersebut, tidak sedikit pula warga atau tentara yg berhasil selamat akibat dari perang yg terjadi selama bertahun-tahun itu. Namun kebanyakan dari mereka yg selamat mengalami suatu gejala atau dapat dibilang penyakit mental yg bernama Shell Shock.
Shell Shock itu sendiri adalah sebuah gangguan stres pasca trauma yg dialami para tentara yg terlibat dalam Perang Dunia 1.
Untuk lebih jelas lagi mengenai citra efek Shell shock itu sendiri mungkin GanSist dapat lihat cuplikan video berikut
Spoiler for Shell Shock:
Jadi singkatnya Shell Shock itu adalah semacam efek yg dapat menciptakan gendang telinga rusak, menciptakan trauma kepada bunyi senjata, & menciptakan seseorang stres akibat peperangan. Gejala yg diakibatkan pun juga sama seperti yg tergambar pada video diatas, seperti histeris, kecemasan, kelumpuhan, pincang, depresi, disorientasi, & lain lain.
Shell Shock sendiri perdana kali dilaporkan oleh tentara Inggris yg mengalami gejala tinnitus (mendengar suara yg tidak ada), pusing, amnesia, & tremor. Dan jumlah tentara yg melaporkan gejala yg serupa mencapai 4% & untuk petugas yg melaporkan mencapai 10% di tahun 1914.
Pada waktu Perang Dunia 1, orang yg mengalami Shell Shock akan dianggap sebagai seorang pengecut tidak berkarakter yg kehilangan kejantanannya. Bagi tentara Inggris yg mengalami Shell Shock akan diadili karena kepengecutannya & desersi (pengingkaran tugas).
Oke setelah kita mengetahui tentang Shell Shock, sekarang pertanyaan berikutnya adalah Bagaimana cara menyembuhkan Shell Shock ?
Pada tahun 1917, pihak Inggris sudah menemukan cara yg dipercaya dapat mencegah munculnya efek Shell Shock ini kepada para tentaranya. Ketika ada tentara yg sudah mulai menunjukan gejala Shell Shock, maka tentara tersebut akan langsung dibawa ke barisan belakang untuk di istirahatkan. Namun apabila cara tersebut belum membantu, maka para tentara yg menunjukan gejala Shell Shock akan langsung dibawa ke pusat psikiater untuk mendapatkan perawatan khusus. Perawatan yg dilakukan pun ada bermacam cara, ada yg mengpakai hipnoterapi hingga dengan kejut listrik.
Namun di sumber referensi yg lain, TS juga mendapat informasi apabila ada tentara Inggris yg terkena efek Shell Shock, maka otomatis akan langsung dihukum mati. Karena bagi Inggris hal itu dianggap pengecut & dianggap mengerjakan desersi. Dan tercatat lebih dari 3000 tentara Inggris yg mendapat sanksi mati akibat menderita Shell Shock.
So gimana pendapat kalian GanSist mengenai efek Shell Shock yg diterima akibat Perang Dunia 1 ? Apakah kalian setuju kalau orang yg terkena Shell Shock harus dihukum mati ?
Komen Dibawah
Jika ada tambahan/koreksi dalam thread ini, Komen Dibawah. Dan kalau GanSist punya cerita horror yg unik versi GanSist atau ada saran untuk next thread horror selanjutnya, Komen Dibawah
Sumber : Opini Pribadi
Sumber Gambar :Gambar
Sumber Video :Video
Referensi :1,2,3,4
Kemarin 19:16