Shell Indonesia secara resmi menghadirkan pelumas mesin berteknologi tinggi generasi terbaru di Jakarta pada hari Rabu (15/10), Shell Helix Ultra with PurePlus Technology. Yang menarik, pelumas terbaru dari Shell ini dibuat bukan berbahan dasar minyak bumi seperti pelumas mesin konvensional, melaikan dari gas alam. Demi menciptakan produk dengan teknologi terbaru ini, Shell telah menghabiskan riset dan pengembangan selama 40 tahun sejak tahun 1973 hingga akhirnya diluncurkan pada saat ini. Selama proses pengembangan tersebut, Shell telah membuat 3.500 hak paten serta mempekerjakan lebih dari 50.000 orang dari seluruh dunia.
DR Johari Jalil, Direktur/GM Lubricants & Commercial Fuels PT Shell Indonesia, mengatakan bahwa Shell selalu mengedepankan inovasi terbaru demi memenuhi kebutuhan konsumen.
Ia juga mengatakan bahwa teknologi PurePlus ini menjadi terobosan baru dalam memproduksi pelumas mesin yang tak berubah selama satu dekade, dan tidak ada pelumas yang memberikan sensasi mengendarai mobil baru selain Shell PurePlus.
Penggunaan gas alam sebagai pelumas memberikan tingkat kemurnian yang lebih tinggi (bening seperti air). Kombinasi PurePlus Technology dengan teknologi Active Cleansing Technology (ACT) yang sudah ada pada lini pelumas Shell lainnya, memberikan keuntungan berkat reduksi friksi mesin, kebersihan mesin lebih maksimal, menghemat konsumsi pemakaian pelumas berkat perbaikan tingkat viskositas di suhu ekstrim, serta konsumsi BBM kendaraan diklaim lebih efisien hingga tiga persen. “Di Indonesia, problem utama mesin adalah kemacetan yang parah. Proses stop-go memberikan tingkat stress tinggi bagi mesin, dan di sinilah keunggulan Shell PurePlus untuk Indonesia,” ujar Leo Kin Mun, Lubricants Technology Manager Shell Global.
Sumber
DR Johari Jalil, Direktur/GM Lubricants & Commercial Fuels PT Shell Indonesia, mengatakan bahwa Shell selalu mengedepankan inovasi terbaru demi memenuhi kebutuhan konsumen.
Ia juga mengatakan bahwa teknologi PurePlus ini menjadi terobosan baru dalam memproduksi pelumas mesin yang tak berubah selama satu dekade, dan tidak ada pelumas yang memberikan sensasi mengendarai mobil baru selain Shell PurePlus.
Penggunaan gas alam sebagai pelumas memberikan tingkat kemurnian yang lebih tinggi (bening seperti air). Kombinasi PurePlus Technology dengan teknologi Active Cleansing Technology (ACT) yang sudah ada pada lini pelumas Shell lainnya, memberikan keuntungan berkat reduksi friksi mesin, kebersihan mesin lebih maksimal, menghemat konsumsi pemakaian pelumas berkat perbaikan tingkat viskositas di suhu ekstrim, serta konsumsi BBM kendaraan diklaim lebih efisien hingga tiga persen. “Di Indonesia, problem utama mesin adalah kemacetan yang parah. Proses stop-go memberikan tingkat stress tinggi bagi mesin, dan di sinilah keunggulan Shell PurePlus untuk Indonesia,” ujar Leo Kin Mun, Lubricants Technology Manager Shell Global.
Sumber