Diggie
IndoForum Activist C
- No. Urut
- 287751
- Sejak
- 6 Apr 2020
- Pesan
- 14.408
- Nilai reaksi
- 1
- Poin
- 0
Berikut adalah berita Sheffield gagal klaim gol, Carragher sebut VAR terpasung protokol.
Kiper Aston Villa Orjan Nyland terlihat menggenggam bola ketika dia sudah melewati garis gawang namun wasit tidak memutuskan gol kepada Sheffield United dalam pertandingan perdana restart Liga Premier di Villa Park, Birmingham, Inggris, 17 Juni 2020. (REUTERS/PAUL ELLIS)
Jakarta (ANTARA) - Sistem Video Assistant Referee (VAR) tidak dipakai penuh karena sudah dipasung oleh protokol kesehatan, mengatakan mantan bek Liverpool Jamie Carragher seperti dikutip Reuters, Kamis.
Pernyataan Carragher ini muncul setelah Sheffield United gagal mendapatkan gol yg jelas sah ketika ditahan seri 0-0 oleh Aston Villa, Kamis dini hari tadi.
"Saya harus bilang saya kira teknologi garis gawang yg dimasukkan ke sepakbola itu adalah salah satu hal terbaik...mereka (Sheffield United) pantas kecewa tetapi teknologi itu pada dasarnya mengagumkan," mengatakan Carragher kepada Sky Sports.
Baca juga: Liga Inggris dimulai lagi, ditandai nirgol & keputusan kontroversial
"Saya kembali ke ide bahwa VAR sudah ditaruh dalam straitjacket (dipasung): kita cuma dapat mengerjakan 'ini'".
"Tak penting bagaimana Anda menciptakan keputusan yg benar. Ini teknologi garis gawang tetapi apakah mereka (VAR) tak ada dalam pendengaran wasit, berbicara kepada orang yg mengoperasikan teknologi itu?"
"Lebih dari semua protokol ini, mereka semestinya berkata, 'Oke, Anda sudah menciptakan kesalahan, kita akan tengahi'".
Hawk-Eye, operator sistem teknologi garis gawang yg dipakai Liga Premier, kemudian meminta maaf atas kegagalan ini.
Baca juga: Man City libas Arsenal tiga gol tanpa balas
Baca juga: David Luiz sadar jadi biang kekalahan Arsenal dari City
Berita diatas dikutip dari internet, jika Sheffield gagal klaim gol, Carragher sebut VAR terpasung protokol adalah spam, mohon beritahu kami.
Kiper Aston Villa Orjan Nyland terlihat menggenggam bola ketika dia sudah melewati garis gawang namun wasit tidak memutuskan gol kepada Sheffield United dalam pertandingan perdana restart Liga Premier di Villa Park, Birmingham, Inggris, 17 Juni 2020. (REUTERS/PAUL ELLIS)
Jakarta (ANTARA) - Sistem Video Assistant Referee (VAR) tidak dipakai penuh karena sudah dipasung oleh protokol kesehatan, mengatakan mantan bek Liverpool Jamie Carragher seperti dikutip Reuters, Kamis.
Pernyataan Carragher ini muncul setelah Sheffield United gagal mendapatkan gol yg jelas sah ketika ditahan seri 0-0 oleh Aston Villa, Kamis dini hari tadi.
"Saya harus bilang saya kira teknologi garis gawang yg dimasukkan ke sepakbola itu adalah salah satu hal terbaik...mereka (Sheffield United) pantas kecewa tetapi teknologi itu pada dasarnya mengagumkan," mengatakan Carragher kepada Sky Sports.
Baca juga: Liga Inggris dimulai lagi, ditandai nirgol & keputusan kontroversial
"Saya kembali ke ide bahwa VAR sudah ditaruh dalam straitjacket (dipasung): kita cuma dapat mengerjakan 'ini'".
"Tak penting bagaimana Anda menciptakan keputusan yg benar. Ini teknologi garis gawang tetapi apakah mereka (VAR) tak ada dalam pendengaran wasit, berbicara kepada orang yg mengoperasikan teknologi itu?"
"Lebih dari semua protokol ini, mereka semestinya berkata, 'Oke, Anda sudah menciptakan kesalahan, kita akan tengahi'".
Hawk-Eye, operator sistem teknologi garis gawang yg dipakai Liga Premier, kemudian meminta maaf atas kegagalan ini.
Baca juga: Man City libas Arsenal tiga gol tanpa balas
Baca juga: David Luiz sadar jadi biang kekalahan Arsenal dari City
Berita diatas dikutip dari internet, jika Sheffield gagal klaim gol, Carragher sebut VAR terpasung protokol adalah spam, mohon beritahu kami.