• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Shake Table, Metode Konvensional Alat Ukur Gempa

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
Hai
emoticon-Hai

Selamat Datang
di
Thread Testindo
emoticon-Ultah


Seperti yg sudah kita ketahui Bersama, shake table adalah sebuah peralatan yg dipakai untuk mengerjakan pengukuran pada beberapa struktur bangunan dengan tujuan untuk melihat ketahanan pada struktur tersebut apabila digoncang oleh gempa bumi pada saatnya. Di dalam metode konvensionalnya, massa pada alat akan ditambahkan atau dipasangkan langsung berada diatas spesimen. Oleh karena itu, hal ini tentu sangat memungkinkan untuk memproduksi gaya aksial pada spesimen atau bahkan dapat menghasilkan efek P-delta.

Shake Table, Metode Konvensional Alat Ukur Gempa


Tentu jalan alternatif yg satu ini dapat menyebabkan beberapa permasalahan yg dapat dibilang fatal seperti, kalau kita merencanakan untuk mengerjakan pemberian skala penuh pada spesimen, maka tentu akan sangat sulit untuk mengpakai alat secara efektif pada penggunaannya, hal iitu dikarenakan alat harus menahan semua bobot yg ada pada pengaturan. Dan juga, dengan cara tersebut perilaku utama yg terdapat pada spesimen akan sangat sulit untuk dijangkau. Lalu, berdasarkan batasan kapasitas yg ada pada payload pada alat shake table, spesimen harus dirancang dengan beberapa faktor yg memiliki beberapa skala yg tinggi.

Dan juga, massa pada alat akan memperlihatkan beberapa keadaan yg berbanding terbalik secara signifikan, yg mana hal itu dapat menciptakan alat sangat sulit untuk mengerjakan pengendalian pada simulator. Serta kalau kita mengerjakan pemasangan pada massa tambahan yg mana kita akan langsung mengaplikasikan nya diatas spesimen, maka dua sistem yg ada dapat dipakai tergantung pada apakah si struktur tambahan yg ada akan dipakai atau tidak dipakai.

Lalu Bagaimana Jika Tidak Dengan Struktur Tambahan?

Pada beberapa kasus pengujian yg mengpakai alat shake table, massa tambahan akan dipasangkan pada bagian atas si spesimen tanpa mengpakai strutkur pendukung tambahan. Namun, struktur tersebut diadakan dengan tujuan supaya menjaga keamanan si alat. Beberapa ruang yg dibutuhkan pada platform shake table mungkin akan sulit untuk mengerjakan pengambilan pada gambar & juga akan kesulitan untuk mengikuti retakan yg ada pada spesimen.
Shake Table, Metode Konvensional Alat Ukur Gempa


Pada beberapa kasus, salah satu metodologi yg akan mungkin untuk meningkatkan stabilitas lateral yakni dengan mengerjakan penambahan beberapa flense pada kedua ujung elemen dharap yg mana pada saat itu sedang dilakukan pengujian. Panel flens pada alat juga dapat dilakukan perancangan yg lebih panjang serta lebih tebal dari jaring, sehingga arah pada ortogral akan lebih akbar daripada arah pada getaran.

Semoga Bermanfaat, saya mohon maaf kalau terdapat kesalahan di dalam penulisan saya
emoticon-Salam Kenal

HAVE A NICE DAY

SAMPAI JUMPA DI THREAD KAMI BERIKUTNYA
emoticon-Hai


Source : Testing Indonesia​


Hari ini 09:56
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.