• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Seusai Dilantik, Walikota Ini Bagi-bagi Duit

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
Seusai Dilantik, Walikota Ini Bagi-bagi Duit
Sebuah tangkapan layar video menunjukkan Walikota Blitar Santoso bernyanyi memegang mikrofon. (TANGKAPAN LAYAR) [gambar diunduh dari kompas.com]

Quote:
Aksi pejabat publik di pentas hiburan, berjoget & menyanyi sambil bagi-bagi uang jadi viral, setelah sebuah video berdurasi 4 menit diunggah ke medsos.


Setelah dilantik sebagai Walikota Blitar, Santoso menggelar syukuran dengan menampilkan acara hiburan musik elektone di Balai Kota Kusumo Citro, Jumat (26/2/2021).

Di dalam video tersebut, terlihat Santoso bernyanyi & berjoget bersama sejumlah relawan pemenangan dirinya pada Pilwalkot 2020.

Di dalam kemeriahan tersebut, para tamu di pentas tidak menjaga jarak, bahkan berpelukan, & tidak mengpakai masker, termasuk pejabat publik itu. Walikota itu kemudian membagi-bagikan uang kepada para biduan & wanita yg berduet dengannya.

Menanggapi viralnya rekaman tersebut, Santoso berdalih, bahwa ia sudah menerapkan protokol kesehatan sebagaimana mestinya dalam acara syukuran tersebut.

Terlepas dari alasan di atas, ada beberapa catatan yg patut disimak:

1. Seringkali pejabat publik berkelit dengan menyampaikan berbagai alasan pembenaran, meskipun perbuatan yg dilakukannya jelas-jelas keliru atau tidak patut. Rekaman memperlihatkan adanya pelanggaran kepada protokol kesehatan, tetapi ia masih berkelit. Bagaimana kalau nantinya ia melalaikan amanat jabatan yg diembannya?

2. Baru dilantik saja, sudah meluapkan euforia atas kemenangan terpilih sebagai pejabat publik. Padahal tugas & fungsi jabatan masih di depan, kendati ia sebagai petahana. Lebih elok apabila rasa syukur itu diekspresikan ketika penugasannya sudah selesai dengan penuh amanah, kelak.

Barangkali itu saja yg dapat ane hinggakan, mungkin masih ada lagi yg dapat dielaborasi. Paling tidak, hal-hal di atas menggambarkan, bagaimana sensitivitas seorang pejabat publik menghadapi persoalan bangsa (pandemi & segala dampaknya).

Begitu saja opini Ane hinggakan, semoga bermanfaat bagi Agan & Sista sekalian.

Terapkan Protokol Kesehatan.

Rujukan: Kompas.com
Hari ini 08:21
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.