• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Setahun, Nelayan Tak Bisa Melaut

hendladi

IndoForum Beginner D
No. Urut
113568
Sejak
15 Jan 2011
Pesan
685
Nilai reaksi
2
Poin
18
1300293620X310.jpg


KULON PROGO, KOMPAS.com — Nelayan Pantai Trisik, Kulon Progo, lebih dari setahun tidak melaut. Tingginya gelombang pantai selatan dan cuaca yang tidak menentu menjadikan penghalang mereka untuk mencari ikan. Akibatnya, hasil tangkapan ikan di Kulon Progo menurun dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

Ketua Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pantai Trisik Jaka Samudra mengatakan, bila dihitung sudah sekitar 14 bulan nelayan Trisik tidak mencari ikan. Dalam satu bulan, ada yang sempat masuk dalam beberapa hari. Hanya saja, tangkapan ikan tidak sebanding dengan biaya yang dikeluarkan. Begitu ada gelombang besar, praktis tidak ada lagi nelayan yang melaut.

"Sekitar 14 bulan, nelayan kami nganggur. Kalau dipaksa masuk (melaut), justru rugi dan berbahaya," ujarnya.

Joko yang juga Kepala Dukuh Trisik mengatakan, musibah ini baru terjadi di 2010. Pada tahun-tahun sebelumnya, paling hanya tiga atau empat bulan menganggur. Untuk memenuhi kebutuhan keluarga, terpaksa nelayan beralih menjadi petani. Di Pantai Trisik terdapat sekitar 25 kapal nelayan dengan jumlah nelayan 60 orang.

"Hasil dari bertani tidaklah seberapa," ujarnya.

Kabid Kelautan Dinas Perikanan dan Peternakan Kulon Progo Eko Purwanto mengatakan, sebenarnya dalam beberapa hari lalu nelayan sudah mulai melaut. Namun, gelombang besar kembali melanda dan nelayan kembali tidak melaut.

Pada 2010, tangkapan ikan hanya 373,051 ton, padahal tahun sebelumnya 422,416 ton atau turun lebih dari 30 persen. Menurut Eko, Dewan Pimpinan Daerah Himpunan Nelayan Seluruh Indunesia DIY siap membantu para nelayan Kulon Progo. Pada sebuah pertemuan telah dibicarakan untuk memberikan bantuan kepada nelayan yang mengalami masa paceklik.

"Sudah kami usulkan, rencananya diberikan bantuan beras dan benih jagung," ujarnya.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.