• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Serba Meninggal Mendadak di Semarang

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
Sopir Angkot Meninggal Mendadak di Jalan Mpu Tantular
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Seorang sopir angkot atau angkutan kota meninggal secara mendadak di Jalan Mpu Tantular, Kelurahan Bandarharjo, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang, Rabu (22/4/2020) sore. Tepatnya di depan kantor Pelni, sekira pukul 17.30 WIB.

Informasi yg dihimpun Tribunjateng.com, pria setengah baya itu bernama Mujio (68). Sehari-hari bekerja sebagai sopir angkutan umum.

Korban merupakan warga Banjardowo Kecamatan Genuk, Kota Semarang. "Saat saya berjalan dari arah Jembatan Mberok, melihat ada orang tergeletak di pinggir jalan sekitar pukul 17.30," ujar seorang saksi mata yg enggan disebut namanya.

Jasad Mugio selanjutnya dievakuasi oleh regu PMI mengpakai mobil jenazah. Dari hasil pemeriksaan jenazah korban yg dilakukan regu dokter & regu Inafis Polrestabes Semarang di RSUP Kariadi Semarang, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik.

Dari keterangan pihak keluarga, korban mempunyai riwayat penyakit jantung.

Tribun Jateng
Penulis: iwan Arifianto
Editor: abduh imanulhaq


Warga Semarang Meninggal Mendadak di Depan Kantor Kelurahan

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Seorang warga mati mendadak di depan kantor Kelurahan Karanganyar gunung Candisari Semarang, Senin (16/3/2020) sekira pukul 11.00 WIB.

Babinsa Karanganyar Gunung, Muslim menuturkan, warga yg mengalami kematian mendadak tersebut yakni Jimmy Sopacoa (55) warga Kelurahan Karanganyar Gunung Kecamatan Candisari Semarang. Korban meninggal di samping motornya dengan mengenakan masker warna ungu, jaket jumper warna abu-abu, & bercelana pendek abu-abu.

"Menurut keterangan dari regu medis ambulance Hebat Kota Semarang korban meninggal dunia karena serangan jantung," ujar Muslim kepada Tribunjateng.com di tempat kejadian.

Menurut Muslim, korban meninggal saat pulang dari bepergian menuju ke rumahnya. Tepat di pertigaan depan Kelurahan Karanganyar Gunung korban menepikan kendaraannya di sisi utara jalan.

Ketika akan menstandarkan motor Honda Karisma X bernopol H 6458 FZ yg dikendarainya tiba-tiba korban terjatuh.

"Kemudian ada seorang warga yg melihat kejadian tersebut, ketika didekati lalu mengecek kondisi korban sudah tidak ada denyut nadi," jelasnya.

Dokter Puskesmas Candilama menyatakan bahwa korban sudah meninggal dunia. "Keluarga korban sudah menerima kejadian tersebut sehingga korban sudah dibawa ke rumah duka untuk di makamkan," tandasnya. (Iwn)

Tribun Jateng
Penulis: iwan Arifianto
Editor: abduh imanulhaq

Makan di Warung, Tiba-tiba Jatuh & Meninggal Dunia

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Seorang warga Kota Semarang meninggal dunia saat sedang makan di rumah makan di kawasan Tuntang, Kabupaten Semarang, Sabtu (2/5/2020) sore. Penanganan jenazah dilakukan dengan mengpakai APD lengkap.

Dari informasi yg dihimpun, warga Semarang tersebut, Imanuel David Sitompul (44) warga Karangtempel Semarang Timur meninggal saat sedang makan malam di rumah makan Bu Toha, Tuntang, Kabupaten Semarang. Ia bersama temannya saat sedang makan di rumah makan tersebut pukul 16.00.

Saat temannya sedang memesan makanan, Imanuel yg sedang minum tiba-tiba terjatuh sambil memegangi dadanya.

Alexander Gunawan, Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Semarang saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut.

Menurutnya korban dievakuasi dengan standar protokol penanganan penyakit non infeksi, mengpakai ambulan ke RSUD Ambarawa. "Yang bersangkutan kemudian pukul 18.30 langsung dibawa ke RSUD Ambarawa," jelasnya, Minggu (3/5/2020).

Alex menjelaskan, berdasar informasi keluarga, korban memiliki riwayat penyakit jantung.

Sumber: Tribun Jateng
Penulis: akbar hari mukti
Editor: muh radlis
Hari ini 06:56
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.