• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Serap Arus Modal, BEI Minta Perusahaan Masuk Bursa

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
PHUVQ.jpg
PT Bursa Efek Indonesia terus mengupayakan agar beberapa perusahaan bersedia mencatatkan sahamnya di pasar modal Indonesia. Upaya itu dilakukan untuk menyerap arus modal domestik maupun asing.

Sejak 2009, pertambahan jumlah emiten di pasar modal Indonesia sudah mencapai 82 emiten baru. Hingga akhir 2012, jumlahnya dapat meningkat menjadi 85 emiten baru.

"BEI juga melakukan delisting (penghapusan pencatatan saham) beberapa emiten untuk meningkatkan kualitas," kata Direktur Utama BEI, Ito Warsito, di Gedung bunk Indonesia, Jakarta, Selasa 13 November 2012.
Selain itu, Ito menjelaskan, manajemen BEI meminta emiten untuk aktif melakukan aksi korporasi seperti penerbitan saham baru atau obligasi, sehingga banyak menyerap arus modal asing.

Ito menyebutkan, kurang dari separuh emiten yang ada di BEI sahamnya cukup likuid diperdagangkan. Selain itu, beberapa investor global bermodal kuat cukup meminati saham berkapitalisasi pasar besar di bursa.
Ke depan, dia melanjutkan, BEI akan mendorong terbitnya instrumen investasi baru di pasar modal melalui penerbitan aturan dan meluncurkan beberapa indeks yang lebih baik. "Produk baru itu diharapkan dapat digunakan untuk replikasi produk baru oleh manajer investasi," tuturnya.

Dia menambahkan, produk investasi baru yang diterbitkan fund manager diharapkan dapat menyerap likuiditas yang ada di pasar.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.