yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
MIAMI - Serangan kanibal yang terjadi di China beberapa waktu lalu, menambah laporan serangan serupa yang sebelumnya terjadi beberapa belahan dunia. Insiden-insiden ini memiliki kesamaan, dimana pelaku memakan bagian tubuh korbannya.
Pada Mei lalu di Miami, Amerika Serikat (AS), Rudy Eugene memakan wajah dari seorang tuna wisma Ronald Poppo yang berusia 65 tahun. Insiden ini menyebabkan Poppo kehilangan mata kiri, sementara mata kanannya diketahui rusak parah. Demikian diberitakan The Independent, Selasa (3/7/2012).
Serangan kanibal yang dilakukan Eugene juga menyebabkan luka parah pada bagian waja Poppo. Polisi yang melihat ulah dari pria berusia 31 tahun itu, langsung melepaskan tembakan yang akhirnya menewaskannya.
Di bulan yang sama, seorang mahasiswa berusia 21 tahun dari Morgan State University, Baltimore, Alexander Kinyua, mengaku membunuh teman sekamarnya Kujoe Bonsafo Agyei-Kodie. Kinyua mengaku memakan otak dan hati dari korbannya. Mahasiswa asal Kenya itu sebelumnya menulis pesan di Facebook yang menyebutkan 'pengorbanan besar manusia'.
Pada insiden lain Juni lalu, Charles Baker dalam kondisi bugil masuk ke rumah pacarnya dan memakan daging dari seorang pria di dalam rumah itu. Daging itu diketahui berasal dari lengan seorang pria yang kebetulan berada di rumah pacarnya. Polisi berhasil melumpuhkan Baker dengan menggunakan pistol pengejut.
Insiden lain terjadi di sebuah restoran di Florida, saat seorang pria berteriak histeris dan mencoba mengigit lengan seorang petugas polisi. Pria itu berhasil dilumpuhkan.
Kejadian yang menghebohkan juga terjadi di Kanada pada Mei lalu. Seorang bintang film porno pria Luka Magnotta dituduh membunuh pacarnya Jun Lin. Jun yang diketahui sebagai pria asal China, dibunuh pada 24 Mei lalu.
Beberapa bagian dari tubuh mahasiswa itu dikirim lewat pos kepada beberapa markas partai politik di Ottawa, termasuk markas partau Perdana Menteri Kanada. Peristiwa ini menggemparkan Kanada, karena sempat dicurigai kasus ini bermotifkan politik.
Sebuah video berdurasi 10 menit berjudul ‘One Lunatic, One Ice Pick’ di posting di internet setelah pembunuhan terkuak. Rekaman video memperlihatkan seorang pria yang diketahui sebagai Magnotta, menyerang Jun Lin - yang dalam kondisi bugil- dengan tusuk es.
Setelah puas menyiksa korbannya hingga tewas, Magnotta kemudian memotongnya menjadi beberapa bagian dan bahkan memakan beberapa bagian tubuh. Selain itu, Magnotta sempat berperilaku tidak senonoh dengan mayat dari Jun Lin.
Magnotta pun melarikan diri ke luar Kanada usai melakukan aksinya. Pria berusia 29 tahun itu ditangkap di Berlin, Jerman pada 4 Juni lalu. Ketika ditangkap, Magnotta tengah asyik membaca berita tentang dirinya sendiri.
Pada Mei lalu di Miami, Amerika Serikat (AS), Rudy Eugene memakan wajah dari seorang tuna wisma Ronald Poppo yang berusia 65 tahun. Insiden ini menyebabkan Poppo kehilangan mata kiri, sementara mata kanannya diketahui rusak parah. Demikian diberitakan The Independent, Selasa (3/7/2012).
Serangan kanibal yang dilakukan Eugene juga menyebabkan luka parah pada bagian waja Poppo. Polisi yang melihat ulah dari pria berusia 31 tahun itu, langsung melepaskan tembakan yang akhirnya menewaskannya.
Di bulan yang sama, seorang mahasiswa berusia 21 tahun dari Morgan State University, Baltimore, Alexander Kinyua, mengaku membunuh teman sekamarnya Kujoe Bonsafo Agyei-Kodie. Kinyua mengaku memakan otak dan hati dari korbannya. Mahasiswa asal Kenya itu sebelumnya menulis pesan di Facebook yang menyebutkan 'pengorbanan besar manusia'.
Pada insiden lain Juni lalu, Charles Baker dalam kondisi bugil masuk ke rumah pacarnya dan memakan daging dari seorang pria di dalam rumah itu. Daging itu diketahui berasal dari lengan seorang pria yang kebetulan berada di rumah pacarnya. Polisi berhasil melumpuhkan Baker dengan menggunakan pistol pengejut.
Insiden lain terjadi di sebuah restoran di Florida, saat seorang pria berteriak histeris dan mencoba mengigit lengan seorang petugas polisi. Pria itu berhasil dilumpuhkan.
Kejadian yang menghebohkan juga terjadi di Kanada pada Mei lalu. Seorang bintang film porno pria Luka Magnotta dituduh membunuh pacarnya Jun Lin. Jun yang diketahui sebagai pria asal China, dibunuh pada 24 Mei lalu.
Beberapa bagian dari tubuh mahasiswa itu dikirim lewat pos kepada beberapa markas partai politik di Ottawa, termasuk markas partau Perdana Menteri Kanada. Peristiwa ini menggemparkan Kanada, karena sempat dicurigai kasus ini bermotifkan politik.
Sebuah video berdurasi 10 menit berjudul ‘One Lunatic, One Ice Pick’ di posting di internet setelah pembunuhan terkuak. Rekaman video memperlihatkan seorang pria yang diketahui sebagai Magnotta, menyerang Jun Lin - yang dalam kondisi bugil- dengan tusuk es.
Setelah puas menyiksa korbannya hingga tewas, Magnotta kemudian memotongnya menjadi beberapa bagian dan bahkan memakan beberapa bagian tubuh. Selain itu, Magnotta sempat berperilaku tidak senonoh dengan mayat dari Jun Lin.
Magnotta pun melarikan diri ke luar Kanada usai melakukan aksinya. Pria berusia 29 tahun itu ditangkap di Berlin, Jerman pada 4 Juni lalu. Ketika ditangkap, Magnotta tengah asyik membaca berita tentang dirinya sendiri.
![]()
Lokasi kenibalisme yang terjadi terhadap Ronald Poppo