• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Internasional Seragam Sekolah Beracun Ditemukan di China

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
utDqQ.jpg

Badan pengawas produksi di Shanghai, China, menemukan adanya kandungan berbahaya pada seragam sekolah yang dibuat oleh sebuah perusahaan garmen.

Kandungan berbahaya ini terungkap pekan lalu saat Biro Pengawasan Teknis dan Kualitas Shanghai memeriksa contoh seragam dari perusahaan Shanghai Ouxia Clothing. Dalam pemeriksaan, diketahui bahwa bahan pewarna pada seragam adalah zat berbahaya.

Diberitakan BBC, Selasa 26 Februari 2013, bahan tersebut diketahui adalah aromatic amine yang mengandung diduga karsinogen atau zat pemicu kanker. Jika terhirup baunya, tertelan ataupun meresap dalam kulit, akan sangat berbahaya.

Bahan ini biasanya digunakan untuk produksi plastik, obat-obatan dan pestisida. Di beberapa negara Eropa, bahan ini dilarang digunakan sebagai pewarna.

Menyusul temuan ini, departemen pendidikan Shanghai memerintahkan polisi untuk segera menyelidikinya. Polisi juga akan menyelidiki adanya keterlibatan pejabat pemerintah yang meloloskan seragam tersebut ke pasaran.

Sebanyak 24.600 murid SD dan SMP di Shanghai dilarang mengenakan seragam buatan perusahaan itu lagi. Padahal, sebanyak 41 sekolah sebelumnya telah memesan seragam tersebut.

Skandal pencemaran pada makanan dan produk lainnya sering terjadi di China. Kasus yang bersinggungan dengan ribuan anak-anak usia sekolah ini tidak ayal akan semakin memicu kemarahan publik.

Kasus yang paling memukul publik adalah susu yang terkontaminasi zat berbahaya tahun 2008 silam. Kala itu, enam bayi tewas dan 290 ribu bayi lain mengalami kerusakan ginjal setelah mengonsumsi susu produksi Sanlu group, yang ternyata tercemar melamin.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.