• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Seputar Kanker Serviks...

viscomica3

IndoForum Beginner A
No. Urut
42859
Sejak
7 Mei 2008
Pesan
1.157
Nilai reaksi
5
Poin
38
1. Apa itu kanker serviks?
Kanker serviks atau kanker leher rahim adalah jenis penyakit kanker yang terjadi pada daerah leher rahim. Yaitu, bagian rahim yang terletak di bawah, yang membuka ke arah liang vagina. Berawal dari leher rahim, apabila telah memasuki tahap lanjut, kanker ini bisa menyebar ke organ-organ lain di seluruh tubuh.

2. Seberapa berbahaya penyakit ini?
Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan, saat ini penyakit kanker serviks menempati peringkat teratas di antara berbagai jenis kanker yang menyebabkan kematian pada perempuan di dunia. Di Indonesia, setiap tahun terdeteksi lebih dari 15.000 kasus kanker serviks, dan kira-kira sebanyak 8000 kasus di antaranya berakhir dengan kematian. Menurut WHO, Indonesia merupakan negara dengan jumlah penderita kanker serviks yang tertinggi di dunia. Mengapa bisa begitu berbahaya? Pasalnya, kanker serviks muncul seperti musuh dalam selimut. Sulit sekali dideteksi hingga penyakit telah mencapai stadium lanjut.

3. Apa penyebabnya?
Kanker serviks disebabkan oleh virus HPV (Human Papilloma Virus). Virus ini memiliki lebih dari 100 tipe, di mana sebagian besar di antaranya tidak berbahaya dan akan lenyap dengan sendirinya. Jenis virus HPV yang menyebabkan kanker serviks dan paling fatal akibatnya adalah virus HPV tipe 16 dan 18. Namun, selain disebabkan oleh virus HPV, sel-sel abnormal pada leher rahim juga bisa tumbuh akibat paparan radiasi atau pencemaran bahan kimia yang terjadi dalam jangka waktu cukup lama.

4. Bagaimana penularannya?
Penularan virus HPV bisa terjadi melalui hubungan seksual, terutama yang dilakukan dengan berganti-ganti pasangan. Penularan virus ini dapat terjadi baik dengan cara transmisi melalui organ genital ke organ genital, oral ke genital, maupun secara manual ke genital. Karenanya, penggunaan kondom saat melakukan hubungan intim tidak terlalu berpengaruh mencegah penularan virus HPV. Sebab, tak hanya menular melalui cairan, virus ini bisa berpindah melalui sentuhan kulit.

Solusi kanker: www.cancertherapy2.tk
 
Sekarang sudah ada vaksin HPV yang bisa didapat di dr kulit dan dokter kandungan.
setahu sy namanya Gardasil [Quadrivalent Human Papillomavirus (Types 6, 11, 16, 18) Recombinant Vaccine] di import PT Merck Sharp & Dohme Indonesia.

Suntikan vaksin diberikan dalam 3 tahapan. bulan pertama, 2 bulan setelahnya, dan 4 bulan kemudian.

Yang perlu di vaksin adalah :
* Gadis mulai usia 9 thn dan wanita yang belum pernah melakukan hubungan seksual sdh bisa lakukan vaksin tanpa test HPV dan Pap LB
* Sedangkan wanita yang pernah melakukan hubungan seksual harus periksa HPV dan Pap LB, jika blm terkena HPV vaksin bisa diberikan.
 
Sekarang sudah ada vaksin HPV yang bisa didapat di dr kulit dan dokter kandungan.
setahu sy namanya Gardasil [Quadrivalent Human Papillomavirus (Types 6, 11, 16, 18) Recombinant Vaccine] di import PT Merck Sharp & Dohme Indonesia.

Suntikan vaksin diberikan dalam 3 tahapan. bulan pertama, 2 bulan setelahnya, dan 4 bulan kemudian.

Yang perlu di vaksin adalah :
* Gadis mulai usia 9 thn dan wanita yang belum pernah melakukan hubungan seksual sdh bisa lakukan vaksin tanpa test HPV dan Pap LB
* Sedangkan wanita yang pernah melakukan hubungan seksual harus periksa HPV dan Pap LB, jika blm terkena HPV vaksin bisa diberikan.

nah kalo udah kena hpv masi boleh vaksin??? ato masi ada vaksin laennya??? ato gimana ??? tq
 
Kalau sudah kena HPV tidak disarankan vaksin, tetapi berobat secara serius agar bisa sembuh :(
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.