hendladi
IndoForum Beginner D
- No. Urut
- 113568
- Sejak
- 15 Jan 2011
- Pesan
- 685
- Nilai reaksi
- 2
- Poin
- 18
JAYAPURA, KOMPAS.com - Wartawan situs berita Vivanews di Jayapura, Banjir Ambarita (35) ditikam oleh orang tidak dikenal, Kamis (3/3) dinihari sekitar pukul 02.15 WIT.
Peristiwa itu terjadi di dekat gapura Kantor Wali Kota Jayapura. Malam itu, Banjir hendak pulang ke rumahnya di Dok VIII bawah dengan mengendarai sepeda motor seorang diri. Banjir dipepet dua orang berboncengan sepeda motor, dan tiba-tiba menikamnya.
"Saya kira mereka mau melewati saya sehingga saya jalan pelan, namun orang yang duduk di belakang tiba-tiba menikam perut dan dada," ungkap Banjir saat dibesuk wartawan.
Banjir menuturkan, ia berusaha menyelematkan diri dengan mengendarai sepeda motornya menuju kantor Papua Post, namun kantor sudah tutup. Ia kemudian mengarahkan motor ke Polsek Jayapura Selatan, dan kemudian ditolong anggota polisi yang sedang piket.
Ia lantas dilarikan ke RS Marten Indey, Jayapura. Banjir hari ini menjalani operasi. Ia mengaku tidak memiliki masalah dengan siapapun. Belum diketahui motif penyerangan terhadap Banjir
Para wartawan menduga, penusukan berkaitan dengan pemberitaan yang ditulis Banjir. Ketua Aliansi Jurnalis Independen Jayapura Viktor Mambom prihatin dengan kekerasan yang kembali menimpa wartawan.