Follow along with the video below to see how to install our site as a web app on your home screen.
Catatan: This feature may not be available in some browsers.
Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis. Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.
Sebuah penelitian terbaru menyebutkan bahwa senyawa dalam sayuran hijau brokoli ampuh melawan efek buruk dari radiasi - salah satu terapi pengobatan kanker.
Selain brokoli, kubis dan kembang kol juga termasuk jenis sayuran yang memiliki senyawa penangkal efek buruk terapi radiasi.
Sebagaimana dilansir dari Daily Mail, senyawa tersebut tepatnya bernama DIM (3'-diindolylmethane). Peneliti awalnya melakukan riset pada tikus percobaan laboratorium. Kini mereka pun memastikan senyawa DIM aman sifatnya bagi manusia.
"DIM sudah sejak lama dijadikan bahan untuk obat kanker. Tetapi baru kali ini kami menemukan DIM juga ampuh menangkal efek buruk terapi radiasi," papar Dr Eliot Rosen dari Georgetown Lombardi Comprehensive Cancer Centre.
Terapi radiasi untuk penderita kanker memang cukup ampuh membunuh sel-sel tumor. Namun sayang terkadang sel-sel yang sehat juga ikut dihancurkan.
"Dengan DIM, efek buruk dari radiasi akan menurun. Pasien pun punya kesempatan tinggi untuk sembuh," tandas Dr Rosen.
Hasil penelitian kemudian dilaporkan dalam jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences.