• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Sensus Ekonomi 2016, BPS Akui Masih Terhadang Sejumlah Kendala

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
Badan Pusat Statistik (BPS) mengakui masih ada sejumlah kendala dalam melakukan sensus ekonomi 2016. Padahal sesuai jadwal, sensus akan berakhir pada 31 Mei 2016, atau 5 hari lagi.

"Ada beberapa kendala yang masih dihadapi, ada rumah tangga yang tertutup, sulit ditemui, (meski begitu) kami tetap uber terus," ujar Kepala BPS Suryamin di rumah dinas Wakil Presiden Jusuf Kalla, Jakarta, Jumat (26/5/2016).

Selain itu, Suryamin mengatakan para pegawi BPS tidak bisa dengan leluasa melakukan sensus disejumlah kawasan perdagangan. Sebab petugas diharuskan memiliki izin terlebih dahulu sebelum melakukan sensus dari penglola kawasan.

"Ada yang turunnya di pertengahan bulan, ada juga yang masih ada keraguan ada sangkut paut dengan pajak. Sensus tidak ada sangkut pautnya dengan pajak, data individu, perusahaan juga dijamin kerahasiaannya. Tidak kami publikasikan, tidak ada biaya apapun," kata Suryamin.

Hingga hari ini, sensus sudah dilakukan di 85 persen wilayah Indonesia. Terkait jumlah usahanya, Suryamin belum mau menyebutkan angkanya.

"Pokoknya sepuluh tahun lalu (jumlah pelaku usaha yang disensus) 22,6 juta aja patokanya. Tapi tahun ini akan menghasilkan berapa? kita lihat nanti. Partisipasi dari masyarakat, dunia usaha itu menentukan jangan sampai (bilang) tidak punya ini padahal punya usaha," ucap dia.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.