• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Sengman Sangat Dekat dengan Pak SBY

facebookeb

IndoForum Senior A
No. Urut
210735
Sejak
9 Jan 2013
Pesan
7.471
Nilai reaksi
96
Poin
48
rdbVm.jpg
Menteri Pertanian Suswono dihadirkan sebagai saksi untuk mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Kamis 3 Oktober 2013. Suswono menjadi saksi kasus suap pengurusan impor daging sapi dan pencucian uang Luthfi Hasan.

Dalam kesaksiannya, Suswono mengungkap sosok Sengman Tjahja yang pernah diungkap dalam persidangan impor daging. Nama Sengman muncul ketika Jaksa KPK memutar rekaman penyadapan atas terdakwa Ahmad Fathanah dan saksi Ridwan Hakim.

Fathanah menyebut Sengman dan rekannya mengantar uang Rp40 miliar dari Dirut PT Indoguna Utama – perusahaan yang mengajukan tambahan kuota impor daging sapi ke Kementerian Pertanian – untuk Hilmi Aminuddin, Ketua Majelis Syuro PKS yang juga ayah Ridwan.

“Dia (Sengman) sangat dekat dengan Pak SBY,” kata Suswono di persidangan. Suswono pun mengaku kenal dengan Sengman Tjahja. Suswono bahkan mengatakan, Sengman pernah datang ke rumah dinasnya.

Suswono menyatakan, Sengman bukan pengusaha importir daging. Namun Menteri Pertanian itu tidak bisa memastikan apakah Sengman pernah mengajukan perusahaan sebagai importir daging atau tidak. “Setahu saya tidak ada perusahaannya yang importir daging,” ujar dia.

Menteri Suswono membantah Sengman pernah memberikan uang Rp40 miliar kepada Ketua Majelis Syuro PKS Hilmi Aminuddin di kediaman Hilmi di Lembang, Jawa Barat.

Pihak Istana sebelumnya telah membantah Presiden SBY punya utusan bernama Sengman. “Saya pastikan, kami tidak pernah mendengar nama itu sebagai utusan Presiden,” kata Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha.

Bantahan senada diucapkan Sekretaris Kabinet Dipo Alam. “Saya tak kenal Sengman. Saya tahunya tukang seng. Istana tak ada hubungannya sama sekali dengan kasus impor sapi. Kami tidak kenal mereka (nama-nama yang disebut di sidang Fathanah). Mereka tak ada hubungannya dengan Istana,” kata Dipo.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.