facebookeb
IndoForum Senior A
- No. Urut
- 210735
- Sejak
- 9 Jan 2013
- Pesan
- 7.471
- Nilai reaksi
- 96
- Poin
- 48
Dalam kesaksiannya, Suswono mengungkap sosok Sengman Tjahja yang pernah diungkap dalam persidangan impor daging. Nama Sengman muncul ketika Jaksa KPK memutar rekaman penyadapan atas terdakwa Ahmad Fathanah dan saksi Ridwan Hakim.
Fathanah menyebut Sengman dan rekannya mengantar uang Rp40 miliar dari Dirut PT Indoguna Utama – perusahaan yang mengajukan tambahan kuota impor daging sapi ke Kementerian Pertanian – untuk Hilmi Aminuddin, Ketua Majelis Syuro PKS yang juga ayah Ridwan.
“Dia (Sengman) sangat dekat dengan Pak SBY,” kata Suswono di persidangan. Suswono pun mengaku kenal dengan Sengman Tjahja. Suswono bahkan mengatakan, Sengman pernah datang ke rumah dinasnya.
Suswono menyatakan, Sengman bukan pengusaha importir daging. Namun Menteri Pertanian itu tidak bisa memastikan apakah Sengman pernah mengajukan perusahaan sebagai importir daging atau tidak. “Setahu saya tidak ada perusahaannya yang importir daging,” ujar dia.
Menteri Suswono membantah Sengman pernah memberikan uang Rp40 miliar kepada Ketua Majelis Syuro PKS Hilmi Aminuddin di kediaman Hilmi di Lembang, Jawa Barat.
Pihak Istana sebelumnya telah membantah Presiden SBY punya utusan bernama Sengman. “Saya pastikan, kami tidak pernah mendengar nama itu sebagai utusan Presiden,” kata Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha.
Bantahan senada diucapkan Sekretaris Kabinet Dipo Alam. “Saya tak kenal Sengman. Saya tahunya tukang seng. Istana tak ada hubungannya sama sekali dengan kasus impor sapi. Kami tidak kenal mereka (nama-nama yang disebut di sidang Fathanah). Mereka tak ada hubungannya dengan Istana,” kata Dipo.