• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Semut Dapat Mencium Kematian

semutsedeng

IndoForum Senior C
No. Urut
69471
Sejak
27 Apr 2009
Pesan
5.596
Nilai reaksi
138
Poin
63
Semut Dapat Mencium Kematian
semut1.jpg


Ketika seekor semut mati, teman satu sarangnya dengan segera mengevakuasi dan menyingkirkannya. Dengan begitu, risiko koloni tersebut terinfeksi suatu wabah penyakit
dapat diminimalisir.

Tetapi bagaimana mereka mengetahui rekannya sudah mati? Ada teori yang menyebutkan bahwa semut mati melepas zat kimia yang dihasilkan oleh pembusukan, semisal asam lemak. Bau zat kimia itu menjadi pertanda kematian mereka bagi koloni semut yang masih hidup.
Kini ahli serangga yang meneliti semut Argentine, serangga galak yang sangat teritorial, menyodorkan bukti adanya mekanisme lain di balik necrophoresis, pembuangan anggota koloni yang mati.

Semua semut, baik hidup maupun mati, memiliki “zat kimia kematian”, namun semut hidup mempunyai zat kimia lain yang diasosiasikan dengan kehidupan, yaitu “zat kimia kehidupan.”
Ketika seekor semut mati, zat kimia kehidupannya memudar atau terurai, dan hanya zat kimia
kematian yang tersisa. “Itu karena semut mati tidak lagi tercium seperti semut hidup sehingga langsung diangkut ke
kuburan, bukan karena tubuhnya mengeluarkan zat kimia unik baru yang terbentuk setelah dia
mati,” kata Dong-Hwan Choe, peneliti utama riset di University of California, Riverside,
Amerika Serikat.

Temuan Dong-Hwan Choe dipublikasikan dalam jurnal online Proceedings of the National Academy of Sciences. “Memahami mekanisme yang tepat tentang necrophoresis semut dapat membantu para
peneliti mengembangkan strategi manajemen hama yang ramah lingkungan sehingga mencapai hasil maksimal dengan jumlah insektisida lebih sedikit,” kata Choe.
Studi terhadap semut Argentine yang dilakukan Choe dan timnya mengindikasikan bahwa sesama
penghuni sarang mendistribusikan insektisida yang bekerja lambat dan non-repellent yang efisien di antara mereka lewat necrophoresis.

“Ketika seekor semut yang terpapar insektisida itu mati di dalam sarang, semut lainnya akan menggotong jasadnya berkeliling, dan insektisida pun dengan mudah tersebar dari mayat semut
kepada semut sehat,” ujarnya.
 
hebat banget kehidupan semut, sosok kecil yang jika diperhatikan ternyata memiliki kerja sama dan ketekunan yang luar biasa :)
 
mulai sekarang kita bisa berkaca tentang kehidupan kita, dengan kebersamaan seperti semut . (lho) /gg
 
Ts ane minta suber kutipannya donk.....
 
semut, makhluk kecil yang memiliki banyak hal yg patut di contoh
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.