• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Semester I, BII Bukukan Laba Rp592 Miliar

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
PT bunk Internasional Indonesia Tbk, Minggu 29 Juli 2012, mengumumkan membukukan laba bersih setelah pajak sebesar Rp592 miliar untuk kinerja enam bulan pertama yang berakhir pada 30 Juni. Laba ini meningkat 61 persen dibandingkan periode 1 Januari - 30 Juni 2011.

"Ini merupakan laba tertinggi sejak 1997," kata Presiden Direktur BII Dato’ Khairussaleh Ramli.

Peningatan kinerja didukung pertumbuhan bisnis inti bunk yang kuat, peningkatan kualitas aset, dan perbaikan kinerja operasional bunk.

bunk yang ini dikuasai investor Malaysia ini kembali membukukan pertumbuhan kredit yang kuat dengan portofolio kredit naik sebesar 24 persen menjadi Rp73,5 triliun. Kredit global wholesale banking memberikan kontribusi 38 persen dari total kredit, sementara kontribusi kredit UKM dan Konsumer masing-masing sebesar 25 persen dan 36 persen.

Rasio kredit terhadap simpanan nasabah (LDR) konsolidasian terjaga pada level 95,39 persen dibandingkan 89,95 persen pada periode yang sama tahun lalu. LDR untuk bunk tanpa anak perusahaan juga terkelola dengan baik pada level 89,40 persen, sementara modified consolidated LDR dengan memperhitungkan obligasi, pinjaman jangka panjang, dan simpanan nasabah tercatat sebesar 82,40 persen.

Total simpanan nasabah tumbuh sebesar 16 persen mencapai Rp76,6 triliun per 30 Juni 2012, naik dari Rp65,9 triliun per 30 Juni 2011. Tabungan tumbuh sebesar 9 persen menjadi Rp16,0 triliun dari Rp14,6 triliun, giro tumbuh 12 persen menjadi Rp13,5 triliun, dan deposito naik 20 persen menjadi Rp47,1 triliun. Pertumbuhan simpanan nasabah ini telah menyebabkan kenaikan aset bunk sebesar 21 persen hingga mencapai Rp102,0 triliun per 30 Juni 2012.
CpWz.jpg
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.