facebookeb
IndoForum Senior A
- No. Urut
- 210735
- Sejak
- 9 Jan 2013
- Pesan
- 7.471
- Nilai reaksi
- 100
- Poin
- 48
Menurut Jafar, semula tidak ada yang tahu semburan panas tersebut PADA Minggu (02/11). Setelah itu warga melaporkan penemuan tersebut kepada lurah.
"Tadi malam pak lurah lalu memberitahu saya kalau di pekarangan ada semburan panas. Lalu saya cek ternyata benar," kata Jafar, Senin (03/11).
Jafar sendiri tidak paham kenapa muncul semburan panas. Seingat dia sekitar empat tahun lalu dia membeli abu batu bara bekas dari PT Madukismo dan ditimbun di pekarangannya. Rencananya, abu yang ditimbun tersebut akan dibuat sebagai bahan baku batako.
"Abu dari batu bara itu saya beli sudah empat tahun lalu. Saya timbun tanah niatnya untuk membuat batako," terang Jafar.
Dari tiga titik tempat menimbun abu batu bara, hanya satu titik saja mengeluarkan semburan panas. Meski demikian dia tidak bisa memastikan apakah benar penyebab semburan panas tersebut dari abu batu bara yang dia timbun atau tidak.
"Saya tidak tahu apakah penyebabnya itu atau bukan. Tapi memang dari dalam tanah memang mengeluarkan semburan panas," ujarnya.
Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sleman dan petugas pemadam kebakaran pun berupaya mendinginkan lokasi semburan panas dengan menyiramkan air. Dari pantauan tampak personel kepolisian berjaga-jaga di lokasi, karena fenomena semburan ini menjadi tontonan warga masyarakat.
Sampai saat ini belum ada penjelasan pasti apa penyebab munculnya semburan panas tersebut.