• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Semangat Terus Tim Medis, Indonesia Jangan Menyerah

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
Semangat Terus Tim Medis, Indonesia Jangan Menyerah


Setelah sejumlah warga berkumpul & melanggar protokol kesehatan (dalam menangkal penyebaran Covid-19) demi dapat melihat penutupan sebuah gerai makanan cepat saji di Jakarta, gerakan #Indonesiaterserah mulai muncul.

Gerakan itu pun kian deras di media sosial setelah masyarakat memadati Bandara Soekarno-Hatta menjelang Idul Fitri 2020.

Setelah garakan tersebut kini warganet menggaungkan tagar Indonesia Jangan Terserah (#Indonesiajanganterserah).

Gerakan ini jadi viral setelah Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto, memposting sebuah gambar dengan tagar #Indonesiajanganterserah di Instagram.

Gambar tersebut memperlihatkan seorang pemuda yg mengenakan masker menolong seorang petugas medis berdiri, seraya memberikan semangat.

Tagar #Indonesiajanganterserah pun juga viral di Twitter, di mana banyak warganet yg memberikan semangat kepada petugas medis Covid-19.

Doni Monardo Tanggapi Tagar Indonesia Terserah

Sebelumnya, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo menanggapi soal viralnya tagar 'Indonesia Terserah' di media sosial. Doni berharap para dokter & tenaga kesehatan tidak kecewa kepada penanganan kasus corona di tanah air.

"Video Indonesia Terserah, kita sangat tidak berharap kalangan dokter kecewa. Sejak awal kita kedepankan ujung tombak kita masyarakat. Kalau masyarakat terpapar sakit, dirawat di rumah sakit apalagi dalam jumlah yg banyak & tempat perawatan penuh, maka yg sangat repot adalah dokter & perawat," ujar Doni dalam video conference, Senin (18/5/2020).

"Dari awal ini jadi bahasan yg sering kami kemukakan jangan kita biarkan dokter-dokter kelelahan," sambungnya.

Untuk itu, Doni Monardo meminta semua pihak untuk melindungi tenaga kesehatan supaya tidak kelelahan menangani pasien positif corona. Caranya, dengan mengikuti aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yg sudah ditetapkan pemerintah.

Doni mengatakan bahwa jumlah dokter Indonesia paling sedikit dibandingkan negara-negara lain. Untuk itu, masyarakat diminta untuk bekerja sama menekan angka penyebaran virus corona.

"Kalau kehilangan dokter adalah kerugian akbar bagi bangsa, saling mengingatkan cegah, hindari, jangan hingga sakit. Segala ketentuan berbubungan protokol kesehatan, UU Nomor 6 tahun 2018 tentang Kedaruratan Kesehatan hendaknya dipatuhi," jelas Doni Monardo.


Hari ini 02:22
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.