yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengunjungi korban tanggul jebol dan luapan Kali Cipinang di RW 05, Kelurahan Makasar, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, Jumat (21/12/2012) tengah malam tadi.
Dalam kesempatan tersebut, selain meninjau tanggul yang jebol, Jokowi yang tiba di GOR Makasar sekitar pukul 23.30 WIB, sempat berkunjung dan berdialog dengan warga yang mengungsi. Dua ton beras, dan uang tunai sejumlah Rp 10 juta dia serahkan untuk digunakan para pengungsi.
"Di RW 05, terdapat 404 warga dari 979 warga yang rumahnya terendam, terpaksa mengungsi. Dari jumlah itu sebagian telah pulang, namun 237 warga masih bertahan di tempat pengungsian," kata Jokowi kepada wartawan dilokasi, Sabtu (22/12/2012) dinihari.
Jokowi mengakui, wilayah Makasar merupakan salah satu dari sejumlah titik banjir di DKI Jakarta yang belum dapat diatasi. Meski demikian dia berjanji akan terus berupaya mengurangi jumlah titik banjir sedikit demi sedikit.
"Nggak mungkin semuanya langsung. Karena tahun depan kan masih tiga sungai ya yang menjadi konsentrasi kami, yaitu Kali Angke, Kali Sunter, dan Kali Pesanggarahan. Tapi kalau ada titik yang memang mendesak, ya nggak apa-apa dibelokkan," tuturnya.
Diberitakan sebelumnya, akibat luapan Kali Cipinang di Kampung Makasar, Jalan Pusdiklat Depnaker dan Jalan Masjid Suprapto terendam. Akibatnya, akses jalan kendaraan warga dari Pinang Ranti menuju Cililitan dan Halim, maupun sebaliknya sempat terputus.
Banjir yang sudah tiga kali terjadi belakangan ini mengakibatkan 979 warga terpaksa mengungsi ke GOR Makasar.
Dalam kesempatan tersebut, selain meninjau tanggul yang jebol, Jokowi yang tiba di GOR Makasar sekitar pukul 23.30 WIB, sempat berkunjung dan berdialog dengan warga yang mengungsi. Dua ton beras, dan uang tunai sejumlah Rp 10 juta dia serahkan untuk digunakan para pengungsi.
"Di RW 05, terdapat 404 warga dari 979 warga yang rumahnya terendam, terpaksa mengungsi. Dari jumlah itu sebagian telah pulang, namun 237 warga masih bertahan di tempat pengungsian," kata Jokowi kepada wartawan dilokasi, Sabtu (22/12/2012) dinihari.
Jokowi mengakui, wilayah Makasar merupakan salah satu dari sejumlah titik banjir di DKI Jakarta yang belum dapat diatasi. Meski demikian dia berjanji akan terus berupaya mengurangi jumlah titik banjir sedikit demi sedikit.
"Nggak mungkin semuanya langsung. Karena tahun depan kan masih tiga sungai ya yang menjadi konsentrasi kami, yaitu Kali Angke, Kali Sunter, dan Kali Pesanggarahan. Tapi kalau ada titik yang memang mendesak, ya nggak apa-apa dibelokkan," tuturnya.
Diberitakan sebelumnya, akibat luapan Kali Cipinang di Kampung Makasar, Jalan Pusdiklat Depnaker dan Jalan Masjid Suprapto terendam. Akibatnya, akses jalan kendaraan warga dari Pinang Ranti menuju Cililitan dan Halim, maupun sebaliknya sempat terputus.
Banjir yang sudah tiga kali terjadi belakangan ini mengakibatkan 979 warga terpaksa mengungsi ke GOR Makasar.