@nick
Mungkin kamu masih kecil waktu jaman suharto.
Jaman Suharto :
Kebaikannya :
- Rakyat mudah mencari uang.
- Swasembada beras, jaman sekarang impor beras.
- Bahan pangan murah, bensin murah & segala barang2 kebutuhan pokok terjangkau oleh rakyat tanpa harus antri seperti sekarang.
- Kenaikan bensin tidak lebih dari Rp 500,- /ltr. Jaman sekarang ? 2x lipatnya boo...

- Indonesia dihormati oleh negara lain, bahkan dijuluki macan Asia. Jaman sekarang ? Malingsia aja udah menyepelekan kita

- Pembangunan disegala bidang : klompencapir, transmigrasi.
- TKI keluar sedikit.
- Perencanaan pembangunan negara secara bertahap dengan Repelita 1 s/d 5. Jaman presiden2 sesudahnya mana ada ?
- Negara agak aman karena tidak ada yang punya pistol. Maling, rampok cuma pakai pisau/celurit. Jaman sekarang ? Pistol mudah didapat.
- Pulang malam tidak ada perasaan takut, terutama yang tinggal di Jakarta. Sekarang ? Jam 10 aja udah dag dig dug
Keburukannya :
- Korupsi : hanya dia , keluarga & kroni2nya yang korupsi skala besar. Yang lain (pejabat, DPR, MPR) cuma dapat sisanya yang kecil2 saja

- Banyak yang mengatakan bahwa Pembangunan pada jaman Suharto hanya kamuflase. Pembangunannya adalah hasil dari hutang luar negeri yang harus dibayar oleh kita2 jaman sekarang. Sedangkan hutang itu tidak semua untuk pembangunan, sebagian dikorupsi oleh dia & kroni2nya. Terbukti waktu dia turun tahta, semua bank2 milik kroninya kolaps.
- Anak2 Suharto sewaktu masih kecil belum begitu rakus, tetapi begitu sudah dewasa, semua bidang dimasuki dengan sistem monopoli.
- Lawan politik langsung masuk penjara.
- Kebebasan pers dikekang, semua orang harus menyuarakan nada koor : ABS (Asal Bapa Senang)

- Berita2 yang menjelekan Suharto, baik televisi, koran, radio langsung disensor.
- Pemaksaan kehendak oleh anaknya. Bila salah seorang anaknya ingin menanamkan modal pada suatu perusahaan/daerah, langsung ngomong tanpa boleh dibantah. Yang membantah, KTP diambil dan dicap : PKI.
- Ras Cina di Indonesia terkekang karena semua yang berbau RRC dilarang, baik bahasa mandarin, kebudayaan, buku2 tentang RRC. Padahal kroni2nya orang Cina Indo semua

- MPR / DPR, Partai2 Politik semua tunduk kepadanya karena hanya dia yang boleh menentukan seseorang duduk di parlemen ataupun pemerintahan.