• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Selalu Ada Yang Baru

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Alexis
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Alexis

IndoForum Junior D
No. Urut
12106
Sejak
27 Feb 2007
Pesan
1.951
Nilai reaksi
130
Poin
63
Pendaratan Asyik habis Ujian
Enak Bertapa di Rumah


4731large.jpg

Hidup itu mahal. Sekarang semuanya pasti pakai harga. Entah itu harga yang dibayar pakai uang ataupun harga yang harus dibayar dengan pengorbanan.

Coba tengok ensiklopediamu. Cari nama Thomas Alva Edison, Albert Einstein, dan Alexander Graham Bell. Semua tokoh dunia itu harus membayar mahal kemasyhuran nama mereka dengan pengorbanan. Ada yang dicap bodoh, tidak waras, bahkan dianggap tidak kompeten.

Namun, pengorbanan mereka tidak sia-sia. Terbukti, semua karyanya menjadi cikal bakal teknologi supercanggih abad ini. Nah, pengorbanan seperti itulah yang dilakukan 59,6 persen respondet saat ujian. Tidak seperti pulang sekolah biasanya yang bisa diisi dengan main, saat ujian, sepulang sekolah harus langsung ke rumah. Kenapa? Istirahat (49,6 persen) atau langsung belajar (15,7 persen).

Satu di antara responDet-responDet pejuang tersebut adalah Pipit Dwi Arisnawati. Demi mendapat nilai memuaskan, pelajar SMP Kemala Bhayangkari 1 ini rela mengurangi jam bermain.

"Habis ujian kan pasti stres tuh. Harus tidur dulu biar nanti belajarnya lebih enak," ujar Pipit. Kebiasaan itu mendapat dukungan penuh orang tuanya. "Mereka ngerti kok, kalau siangnya aku tidur, pas malam belajarnya jadi lebih semangat," terangnya.

Kebiasaan tidur siang sehabis ujian juga dilakoni Kevin Albertus Hidayat. Cowok 13 tahun asal SMP Santo Stanislaus 2 ini rela menghapus semua agenda nongkrong bareng teman yang biasa dilakukannya. "Selama musim ujian, bisa dipastikan aku jadi anak rumahan. Pulang ujian, nggak ada acara mampir-mampir dulu," cuapnya.

Dengan begitu, Kevin merasa lebih siap "berperang" melawan soal-soal ujian keesokan harinya. "Badan dan pikiran fresh, saat menjawab soal jadi lebih lancar. Sip lah pokoknya," imbuh Kevin.

Dari Kevin, beralih ke Hazizul Hakim. Pelajar SMA GIKI 2 ini memilih cara berbeda, yaitu menambah waktu belajar.

Kebetulan, dia termasuk tipe yang nggak bisa belajar dalam suasana gaduh. So, hanya rumahlah tempat yang pas. "Enak, di rumah kan sepi. Jadi, belajar bisa lebih konsen," tutur penyuka warna hitam itu.
 
Cepat, Hunting Pasangan!

Jangan Sampai Kehabisan, Prom Night Sudah Dekat
4498large.jpg

Cinderella harus menunggu lama dan berdoa, hingga akhirnya seorang peri datang membawa senyuman. Dengan sihir, sekejap, cling.. cling.. cling.. Cinderella pun menjelma bak seorang putri. Bisa datang ke pesta, membuat sang pangeran terpesona, dan akhirnya hidup bahagia bersama... plok plok plok!

Kamu? Nggak mungkin dong cuma menunggu lama dan berdoa. Berharap sang peri bakal datang? Hellooo.. ini bukan dunia dongeng! Peri nggak bakal datang. Nggak peduli kamu cowok atau cewek, yang ada, kamulah peri dalam hidupmu. Datangi target dan ajak jadi pasangan saat prom night.

Itulah yang sekarang dilakukan 58,5 persen responDet, berusaha cari pasangan. Sebab, di antara 90,4 persen yang mengaku mau datang saat prom night, sebanyak 50,6 persen bilang belum punya pasangan.

Misalnya, Lutfi Fahriansyah asal SMA Muhammadiyah 2. Penggila party ini bilang, sekarang dia sedang bingung mencari pasangan untuk prom night yang diadakan sekolahnya.

"Konsepnya, glamour party. Kalau aku nggak salah, diadakannya di Pacet. Masa udah jauh-jauh datang ke pacet, nggak sama pasangan. Kan nggak seru! Nggak bisa nikmatin suasana romantis malam perpisahan dong," cerocos Lutfi.

Perjuangan cowok yang udah empat kali pacaran itu patut diacungi jempol. Empat jempol malah. "Aku udah berusaha menghubungi teman-teman SMP. Siapa tahu ada yang mau menemani! Ha ha ha," terangnya. Belum berhasil? Tenang Lutfi, si Det bakal doain. Semuanya, doain Lutfi juga, ya! *senyum manis*

Suara keinginan yang sama datang dari Steven Darius. Pelajar SMA Santo Stanislaus tersebut memang belum mengetahui apakah prom night akan diadakan (kembali) seperti tahun lalu di sekolahnya. Tapi, Steven memastikan diri tidak akan absen.

"Aku pasti datang. Kalau bisa, ya bawa pasangan," cerita Steven. Lho, emang kamu belum punya pasangan? Atau, pacar? "Sejauh ini sih belum ada. Tapi, aku udah mulai berusaha," lanjutnya.

Steven udah merayu beberapa teman sekelas untuk datang menemaninya saat prom night. "Ada yang aku kasih cokelat, bunga, atau juga boneka. Mereka semua sifatnya cuma sekadar nemenin kok! Bukan jadi pacar," celoteh Steven.

Berikut, bakal muncul bukti nyata dari omongan si Det di atas. Nggak peduli kamu cowok atau cewek, kalau mau dapat pasangan buat prom night, harus berusaha! Dari kaum hawa, ada pendapat dari Fanessa Firdausi asal SMAN 5.

"Buat prom nanti, aku udah nyiapin gaun khusus. Selain biar bisa kepilih jadi Queen, cara ini aku tempuh biar aku juga dapat pasangan. Masa udah dandan oke, trus di sana nggak dapat pasangan. He he he," kelakarnya.

Buruan cari pasangan. Prom night cuma dirasakan sekali seumur hidup. Ya... kecuali mau ngulang SMA sih. Hi hi hi.
 
apakah anda pemain poker handal...???
silahkan anda kunjungin website untuk bermain poker...
hanya dengan RP. 25.000 saja anda sudah bisa bermain dan proses penarikan dana nya juga mudah dan cepat gan....
ayo.. join sekarang....!!!

ElangPoker
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.