Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Pernikahan adalah impian semua orang normal. Tapi apakah semua tujuan perkawinan itu sama? Apa sih tujuan perkawinan kalian?
Hai Agan Sista, apakabar?
Setelah kurang lebih 2 tahun gak ngaskus, alhamdulilah hari ini ane dapat kembali kesini buat nulis thread lagi. Dan kali ini ane pharap banget bahas tentang kehidupan setelah pernikahan, gatau kenapa ane emang seneng banget bahas topik ini, haha ya memang karena banyak banget hal yg dapat dibahas disini. Dan setiap pasangan pasti mempunyai ceritanya masing-masing. Yuk gas kita mulai.
Kalian sudah menikah Gan/Sis?
Tujuan perkawinan kalian apa sih?
"Ya pharap nikah aja, soalnya umur udah tua, udah jadi bahan ghibah pera tetangga"
"Pharap punya keturunan dong pastinya"
"Pharap punya pasangan yg tiap hari ngurusin, nyiapin makan, nyuci baju, ngurus rumah ah pokoknya pharap ada yg ngurusin aja"
"Pharap ngeseks tiap hari dong pastinya hahaha"
Ketika ane mencoba menanyakan hal ini ke temen-temen ane, semua orang punya alasan yg berbeda, mereka punya tujuan yg berbeda, ya memang sih ada banyak alasan untuk menikah, ada yg menikah karena sayang & harap membangun kehidupan rumah tangga dengan pasangan yg disayangi, ada yg menikah karena perjodohan orang tua & menikah cuma harap memenuhi kewajiban sebagai anak untuk membahagiakan orang tua.
Terlepas dari asal-usul bagaimana mereka dapat menikah, satu hal yg benar-benar tidak boleh dilupakan, yaitu tanggung jawab perkawinan !
Ketika seorang pria menikah, artinya dia sudah mejadi kepala rumah tangga yg mempunyai tanggung jawab & berkewajiban untuk menafkahi anggota keluarga (pasangan & anak nantinya) baik dari segi kebutuhan makanan, pakaian & tempat tinggalnya. Tidak cuma itu, kepala rumah tangga juga bertanggung jawab atas setiap huru hara yg terjadi di bahtera rumah tangganya.
Begitu juga dengan seorang wanita ketika menikah, artinya dia jadi tulang rusuk dari kepala rumah tangga, setiap tindakan setiap perilaku harus dilakukan seizin kepala rumah tangga, Ketika wanita menikah, tanggung jawab yg tadinya ada di tangan seorang ayah berpindah ke tangan suaminya.
Apakah perkawinan cuma seputar perubahan tanggung jawab? Tentu saja tidak, ada banyak hal dalam dunia perkawinan yg bahkan mungkin akan sulit dibayangkan oleh kalian yg masih jomblo wkwkw.
Kalau tujuan perkawinan kalian cuma seputar seks ane berani jamin, hubungan kalian cuma akan bertahan dalam hitungan satu atau dua tahun, setelah itu bosan & kalian pasti akan mencari kesenangan diluar.
Nah jadi tujuan perkawinan kalian apa nih?
Hai Agan Sista, apakabar?
Setelah kurang lebih 2 tahun gak ngaskus, alhamdulilah hari ini ane dapat kembali kesini buat nulis thread lagi. Dan kali ini ane pharap banget bahas tentang kehidupan setelah pernikahan, gatau kenapa ane emang seneng banget bahas topik ini, haha ya memang karena banyak banget hal yg dapat dibahas disini. Dan setiap pasangan pasti mempunyai ceritanya masing-masing. Yuk gas kita mulai.
Kalian sudah menikah Gan/Sis?
Tujuan perkawinan kalian apa sih?
"Ya pharap nikah aja, soalnya umur udah tua, udah jadi bahan ghibah pera tetangga"
"Pharap punya keturunan dong pastinya"
"Pharap punya pasangan yg tiap hari ngurusin, nyiapin makan, nyuci baju, ngurus rumah ah pokoknya pharap ada yg ngurusin aja"
"Pharap ngeseks tiap hari dong pastinya hahaha"
Ketika ane mencoba menanyakan hal ini ke temen-temen ane, semua orang punya alasan yg berbeda, mereka punya tujuan yg berbeda, ya memang sih ada banyak alasan untuk menikah, ada yg menikah karena sayang & harap membangun kehidupan rumah tangga dengan pasangan yg disayangi, ada yg menikah karena perjodohan orang tua & menikah cuma harap memenuhi kewajiban sebagai anak untuk membahagiakan orang tua.
Terlepas dari asal-usul bagaimana mereka dapat menikah, satu hal yg benar-benar tidak boleh dilupakan, yaitu tanggung jawab perkawinan !
Ketika seorang pria menikah, artinya dia sudah mejadi kepala rumah tangga yg mempunyai tanggung jawab & berkewajiban untuk menafkahi anggota keluarga (pasangan & anak nantinya) baik dari segi kebutuhan makanan, pakaian & tempat tinggalnya. Tidak cuma itu, kepala rumah tangga juga bertanggung jawab atas setiap huru hara yg terjadi di bahtera rumah tangganya.
Begitu juga dengan seorang wanita ketika menikah, artinya dia jadi tulang rusuk dari kepala rumah tangga, setiap tindakan setiap perilaku harus dilakukan seizin kepala rumah tangga, Ketika wanita menikah, tanggung jawab yg tadinya ada di tangan seorang ayah berpindah ke tangan suaminya.
Apakah perkawinan cuma seputar perubahan tanggung jawab? Tentu saja tidak, ada banyak hal dalam dunia perkawinan yg bahkan mungkin akan sulit dibayangkan oleh kalian yg masih jomblo wkwkw.
Kalau tujuan perkawinan kalian cuma seputar seks ane berani jamin, hubungan kalian cuma akan bertahan dalam hitungan satu atau dua tahun, setelah itu bosan & kalian pasti akan mencari kesenangan diluar.
Nah jadi tujuan perkawinan kalian apa nih?
Hari ini 14:11