yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
BERBAGAI alasan biasanya dituturkan mengenai alasan seseorang berselingkuh. Namun, benarkah bila seks merupakan salah satu di antaranya?
Dalam kehidupan pernikahan, perselingkuhan merupakan momok yang kerap menghantui. Berbagai mitos penyebabnya pun banyak dikenal masayarakat. Bila Anda sedang atau pernah merasakan pengalaman diselingkuhi, mungkin bertanya-tanya apaka penyebabnya.
Berikut mitos seputar perselingkuhan, sebagaimana dikutip iViilage.
Selingkuh karena seks
Bagi sebagian orang, melakukan seks dengan selain pasangan sangat menantang. Namun, seks tak selamanya alasan orang melakukan seks. Selingkuh merupakan cara seseorang untuk mendapat sesuatu yang tak mereka dapatkan dari pernikahan.
Terkadang, pasangan yang diselingkuhi tidak menyadarinya. Beberapa orang melakukan perselingkuhan karena lelah dengan pasangan yang selalu menuntut kesempurnaan. Jadi, selingkuh tak selamanya mengenai seks semata.
Selingkuh karena tak bahagia di rumah
Biasanya, hal ini dialami oleh wanita. Wanita yang menjalani pernikahan tanpa kepuasan seksual biasanya melakukan hal ini.
Sementara itu, berbeda dengan pria. Pada sebuah studi, 56 persen pria peselingkuh mengaku rumah tangganya baik-baik saja. Hanya sekira 34 persen yang mengaku tak bahagia di rumah.
Selingkuh berarti tak cinta?
Mudah saja untuk menyimpulkan hal ini. Namun, hal ini lebih berarti bahwa dia tidak cukup menghargai Anda dan komitmen yang telah terjalin sebelumnya.
Beberapa orang dapat memusahkan seks dan cinta dengan sekadar tidur bersama dengan orang yang tak Anda cintai. Biasanya, pria melakukan perselingkuhan karena seks, bukan karena keterkaitan emosional. Namun, apakah dia cinta atau tidak, keputusan Anda di tangan Anda.
