• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Sekeluarga Tewas Hantam Truk Fuso

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
jF2U.jpg
BANDUNG BARAT– Satu keluarga tewas setelah sepeda motor yang mereka tumpangi menghantam truk di Jalan Raya Purwakarta, Kampung Cadas Gorowong, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), kemarin. Keluarga nahas itu diketahui bernama Uu, 43; dan Yanti, 25, pasangan suami-istri; serta kedua anaknya Nada Saka, 8; dan Agus Gustian, 2, warga Kampung Cikambui Hilir RT 03/11,Desa Sangkan Hurip, Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung. Insiden bermula saat Uu mengendarai sepeda motor Honda Beat D 5965 UAQ melaju dari arah Purwakarta menuju Padalarang.

Saat melintasi tikungan, tiba-tiba sepeda motor oleng dan masuk ke jalur tengah. Saat bersamaan muncul truk Mitsubishi Fuso dengan nopol D 9113 VC yang dikemudikan Sugianto, 32, dari arah berlawanan.Brak,tabrakan tak terhindarkan. ”Karena tikungan, truk dalam kecepatan rendah.Tapi, sepeda motor itu malah masuk ke jalur kami,” kata Arisandi, 20, kernet truk, di Pos Laka Polres Cimahi. Menurut dia, saat kejadian kondisi lalu lintas sedang kosong. Motor korban juga tidak sedang menyalip kendaraan.

Namun, karena membawa barang di depan dan anaknya,Uu tidak bisa membelokkan kemudi. Nahas, motor nyelonong ke arah tengah sehingga menabrak bagian kanan depan truk. Saking kerasnya benturan, istri korban terpental sedangkan kedua anaknya tertindih motor. ”Yang perempuan dewasa terpental.Sedangkan yang bertiga tergeletak di dekat badan truk,” ujar Aris yang mengaku akan mengantarkan pakan ternak ke Darangdan,Kabupaten Purwakarta.

Kanit Laka Polres Cimahi Ipda Mangku Anom menjelaskan, korban yang berboncengan satu motor juga membawa barang bawaan banyak.Diduga karena bawaan banyak dan motor digunakan oleh empat orang, pengemudinya kehilangan kendali sehingga motor masuk jalur berlawanan. Apalagi saat kejadian, kendaraan sedang belok di tikungan. Seluruh korban tewas di lokasi kejadian dengan kondisi mengenaskan, karena tergilas ban belakang truk hingga terseret beberapa meter. Bahkan, dua kepala anak yang masih kecil itu dalam kondisi hancur, begitu juga dengan sepeda motor korban.

”Tiga korban meninggal di lokasi. Sedangkan Yanti meninggal dalam perjalanan saat akan dibawa ke rumah sakit,”kata Mangku Anom. Seluruh korban langsung dibawa ke RS Cahaya Kawaluyaan, Padalarang. Sementara sopir dan kernet truk diamankan di Pos Laka Polres Cimahi di Cikamuning, Padalarang, untuk dimintai keterangan. Pada Rabu (10/10) lalu, seorang ibu,Yoyoh, 50; serta kedua anaknya,Mulyana,18; dan Yusuf, 11,warga Kampung Cipeundey, Desa Pasir Lungu,Kecamatan Cisarua, KBB, tewas seketika setelah sepeda motor yang ditumpanginya terhantam truk bermuatan besi di Jalan Kolonel Masturi,

Kelurahan Puri Cipageran Indah,Kota Cimahi. Kapolresta Cimahi AKBP Anwar mengatakan, kecelakaan berawal saat truk melaju kencang di Jalan Kolonel Masturi. Tiba-tiba truk menabrak pohon dan merusak pagar rumah makan Alam Wisata Cimahi. Truk terguling dan menghantam laju sepeda motor Yamaha Mio Merah D 5926 UO yang dikemudikan Mulyana. Ketiganya tewas seketika setelah terhantam dan tergencet truk bernopol B 9160 BI.

Jenazah ketiganya dibawa ke RS Hasan Sadikin Bandung untuk diautopsi. Sopir dan kernet truk yang mengalami luka berat sempat dibawa ke RS Cibabat. Karena lukanya sangat parah, sopir dirujuk ke RSHS. Kecelakaan maut juga terjadi di Jalan Raya Perjuangan, Bekasi Utara, Kota Bekasi, kemarin.Kejadian ini bermula ketika Bambang, warga Karangsatria, Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, mengendarai sepeda motor Yamaha Vega dari arah barat dengan kecepatan tinggi.

Saat itu, korban berusaha menyalip truk kontainer B 9615 UJ.Namun,saat bersamaan dari arah berlawanan muncul mobil boks.Korban yang terkejut tak mampu mengendalikan laju kendaraannya hingga akhirnya membentur bagian depan mobil boks tersebut. Korban pun jatuh tersungkur ke sebelah kiri dan terlindas kontainer. ”Korban tewas di tempat dengan luka berat di kepala,” kata Kanit Laka Polres Bekasi Kota AKP Hery Purwanto kemarin.

Jenazah korban sempat dibawa ke RS Seto Hasbadi untuk diautopsi.Tak lama kemudian, jasad korban sudah diambil pihak keluarga untuk dikebumikan. Di bagian lain,sebuah kontainer nopol B 9894 JM menabrak 10 mobil di jalur Bogor– Ciawi–Sukabumi (Bocimi), tepatnya Jalan Raya HE Sukma Km 01, Kampung Bakom,Kelurahan Harjasari, Bogor Selatan,Kota Bogor, kemarin pagi. Akibatnya, 10 orang mengalami luka-luka dan harus menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ciawi.

Kecelakaan nahas itu terjadi sekitar pukul 08.00 WIB,saat kontainer yang dikemudikan Juki,warga Jalan Semut RT 01/05, Penjaringan, Jakarta Utara,melaju kencang dari arah Sukabumi menuju Ciawi.Setibanya di lokasi kejadian, truk tersebut oleng hingga terjadi tabrakan beruntun dan melintang menutupi jalur Bocimi. Mustahiq, 29, salah satu korban luka yang mengendarai Mitsubishi Carry TS F 8083 FT, mengaku kaget saat mobilnya dari arah belakang dihantam truk.”Saya sempat mendengar klakson.

Dilihat dari spion, truk tersebut oleng dan menabrak. Bahkan, saat itu sebenarnya saya sempat berusaha menghindar.Tapi karena jalanan padat, truk tersebut menghantam mobil saya,”katanya. Kasat Lantas Polres Bogor Kota AKP Erwinsyah menjelaskan, pengemudi kontainer sudah diamankan dan sedang dimintai keterangan. ”Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara dan keterangan sejumlah saksi, kecelakaan beruntun itu diduga akibat rem blong.

Para korban sudah dilarikan ke RSUD Ciawi dan saat ini jalur Bocimi sudah kembali normal,”katanya. Sementara itu, sebuah bus pariwisata bernomor polisi AB 2915 CE hangus terbakar di ruas tol Jakarta–Cikampek Km 0.600,Halim,Jakarta Timur, sekitar pukul 08.00 WIB kemarin. Enam orang yang berada di bus termasuk seorang sopir,berhasil dievakuasi dalam peristiwa tersebut.

Namun,seluruh badan bus habis dilalap si jangok merah hanya dalam waktu dua jam. Menurut sopir bus, Suhendar, 36, api berasal dari bagian mesin belakang. Saat itu terlihat kepulan asap pekat yang langsung menimbulkan percikan api. ”Saya langsung berhenti, dan berusaha memadamkan dengan APAR (alat pemadam api ringan),tapi api justru semakin membesar,” ujar Suhendar di lokasi kejadian.

Kepala Satuan Patroli Jalan Raya (PJR) AKBP M Jazari mengatakan, sumber api diduga berasal dari korsleting listrik yang langsung merembet ke bagian lain. ”Kemungkinan terjadi korsleting di bagian mesin karena menurut saksi api berasal dari bagian belakang,” ucap Jazari.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.