Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Berkolaborasi dalam dunia marketing hari gini sudah jadi hal yg tidak asing lagi lho. Kolaborasi antar brand dari waktu ke waktu masih dianggap jadi salah satu strategi yg jitu untuk memasarkan produk maupun jasa.
Beberapa tahun terakhir kolaborasi antar brand semakin inovatif & juga terbuka. Terutama di industri kreatif maupun Food & Beverages.Contohnya seperti brand Lego yg berkolaborasi dengan Adidas. Tahun 2021 lalu, LEGO & Adidas meluncurkan Adidas Originals X LEGO Superstar yang uniknya adalah konsumen dapat menyusun & membentuk seperti sepatu Adidas Originals dengan mengpakai LEGO blok sesuai dengan keharapan mereka.
Masih di Industri kreatif, Atmos Indonesia juga cukup diketahui sebagai brand yg mengadakan kolaborasi dengan sesama industrinya. Contohnya berkolaborasi dengan Karafuru, proyek NFT yg digagas antara Museum of Toys & seniman Indonesia bernama Willy Wede. Mereka berkolaborasi untuk menghasilkan koleksi NFT dalam bentuk 3D.
Di industriFood & Beverages, Kokumi cukup sering berkolaborasi dengan berbagai brand. Salah satunya Kokumi pernah berkolaborasi dengan salah satu brand kosmetik yaitu Jarte Beauty untuk meluncurkan Lipstik dengan Rasa Boba. Rasa minuman Boba Kokumi memang terbilang unik. 2 menu yg dijadikan Lipstick adalah Okinawa Creamy & Unicorn Creamy.
Dari contoh diatas dapat dilihat bahwa perkembangan sangat penting dalam menentukan sebuah brand berkolaborasi. Apa sih tujuan brand berkolaborasi? Tentu para pelaku bisnis memiliki tujuan tersendiri dalam mengerjakan kolaborasi. Manfaatnya, kedua brand dapat meningkatkan eksposur dari masing-masing target pasar yg belum terjangkau sebelumnya sehingga membuka peluang untuk meningkatkan penjualan & mendapatkan profit lebih besar.
Satu hal yg nggak kalah penting dalam mengerjakan kolaborasi pastinya harus saling menguntungkan kedua belah pihak jangan hingga terjadi ketimpangan. Untuk itu, para brand sebaiknya juga dapat mengamati, meneliti & mengerjakan kurasi kolaborator terlebih dahulu.
Di bulan Oktober mendatang, tepatnya tanggal 6 Oktober 2022jam 10.00 di Ballroom Ritz Carlton Pacific Place Jakarta, Hype Brand Kolaborator Rohan Mathur, Marketing Director SEA at LEGO Group, Jacqueline Karina, Founder & CEO at KOKUMI & Marcel Lukman, President Director at Atmos Indonesia akan memberikan insight terkait bagaimana brand mereka terus mengerjakan kolaborasi di acara konferensi ICON 2022 dari GDP Venture. Sesi THE POWER OF COLLABORATION ini akan dipandu oleh Samira Shihab, Co-founder & CEO Tinkerlust.
Pada konferensi yg akan diadakan selama 2 hari, 6-7 Oktober di Ritz Carlton Pacific Place ini akan membahas bagaimana menjalankan bisnis maupun gaya hidup dengan banyaknya perubahan baru setelah pandemi. Puluhan pembicara akan hadir untuk membahas topik-topik terkini seperti Web 3.0, NFT, Creating IP, Content Entertainment & lainnya. Gimana, tertarik nggak Agan Sista? Informasi terkait konferensi ICON2022, ada di websitehttps://www.gdpventureicon.com/.
Hari ini 19:55