Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Rasulullah Muhammad SAW merupakan Nabi sekaligus Rasul terakhir yg diutus Allah untuk menyempurnakan akhlak serta akidah umat manusia. Nabi Muhammad merupakan satu-satunya Nabi yg lahir dari Bangsa Arab, dimana Nabi-nabi sebelumnya lahir dari Bangsa Israil.
Artikel ini akan membahas secara lengkap sejarah hidup Nabi Muhammad dari lahir hingga wafat, riwayat hidup Nabi Muhammad sebelum jadi Rasul, serta cerita hidup Nabi Muhammad SAW.
SILSILAH NABI MUHAMMAD
Nabi Muhammad merupakan Putra perdana & satu-satunya dari Abdullah bin Abdul Muthalib dengan Aminah binti Wahab. Kakek Rasulullah, yakni Abdul Muthalib merupakan orang yg sangat disegani oleh masyarakat Suku Quraisy, dimana beliau merupakan pemegang pintu Kabah.
Nabi Muhammad lahir dari keluarga Bani Hasyim. Yaitu suatu keluarga yg diketahui dermawan, terhormat, tidak suka meminta-minta & sering menepati janji. Bani Hasyim sendiri merupakan kelurga yg paling dihormati diantara keluarga-keluarga Suku Quraisy lainnya.
Ayah Rasulullah, Abdullah bin Abdul Muthalib merupakan saudagar kain yg sering mengerjakan perjalanan dari Mekkah ke Negara-negara tentangga seperti Syam. Sedangkan Ibu Rasulullah, Aminah binti Wahab merupakan anak perempuan dari pemimpin Bani Zuhrah. Baik Ayah Rasulullah maupun Ibu nya keduanya merupakan keturunan suku Quraisy.
Suku Quraisy sendiri merupakan suku terbesar di Arab, yg mana suku tersebut merupakan keturunan kesepuluh Nabi Ismail AS. Sebagai Suku yg memiliki keturunan langsung dengan Nabi Ismail & Nabi Ibrahim, Suku Quraisy jadi suku yg paling dihormati & disegani di seluruh Jazirah Arab.
KELAHIRAN NABI MUHAMMAD
Nabi Muhammad lahir pada tanggal 22 April 571 Masehi, atau bertepatan pada tanggal 12 Rabiul Awwal Tahun Gajah. Disebut dengan Tahun Gajah sebab tahun dimana Nabi Muhammad lahir bertepatan dengan peristiwa penyerangan Kabah yg dilakukan oleh Pasukan bergajah yg dipimpin oleh Raja Abrahah dari Syam.
Saat menjelang hari kelahiran Rasulullah, ada beberapa peristiwa luar biasa yg terjadi seolah menandakan bahwa utusan Allah akan lahir ke dunia. Beberapa peristiwa luar biasa tersebut diataranya, tanah di dataran Mekkah jadi subur, padamnya api suci yg selama ini disembah oleh Kaum Majusi di Negara Syam, Berguncangnya istana Babylon hingga meruntuhkan singgahsana Raja, serta surutnya Danau Ar yg dianggap suci oleh penduduk Persia.
MASA KECIL NABI MUHAMMAD
Sejak bayi Rasulullah dirawat oleh Halimatus Sadiah, Pengasuh sekaligus Ibu susu Rasulullah. Sudah jadi tradisi masyarakat Arab kalau bayi yg baru lahir akan dirawat & disusui oleh ibu asuh yg nanti nya akan mendapat upah atau bayaran.
Dari begitu banyak ibu susu yg ada di Mekkah, cuma Halimatus Sadiyah yg bersedia merawat & menyusui Rasulullah. Hal tersebut dikarenakan Rasulullah adalah anak yatim. Halimatus Sadiyah merupakan wanita yg berasal dari desa terpencil di wilayah Arab. Rasulullah kemudian dirawat oleh Halima di desa asalnya, & akan dikembalikan kepada Ibu nya pada saat berusia 10 tahun.
Kehidupan Halimah sering mendapat keberuntungan sejak merawat Muhammad kecil, seperti usaha suami nya yg kian berkembang & binatang ternak nya yg semakin banyak. Halimah meyakini bahwa semua itu anugerah dari Allah sebab merawat & mengasuh Muhammad kecil.
Selama dirawat oleh Halimah di desa, Muhammad kecil tumbuh jadi anak yg cerdas, cekatan, jujur, & sopan. Ia juga sangat disukai oleh teman-teman sebaya nya, karena sikap nya yg menyenangkan & pandai bergaul.
PERISTIWA SYAQQUS SADR
Syaqqus Sadr adalah peristiwa pembelahan dada Nabi Muhammad yg dilakukan Malaikat Jibril atas perintah Allah SWT. Peristiwa ini terjadi saat Rasulullah berusia 4 tahun. Pada waktu itu Rasulullah kecil sedang bermain bersama teman-teman sebaya nya. Riwayat lain menyebutkan peristiwa tersebut terjadi ketika Rasulullah sedang mengembalakan ternak milik Halimatus Sadiyah bersama teman-teman sebaya nya.
Pada waktu itu dua laki-laki berpakaian putih menggandeng Muhammad kecil & membawa nya ke ladang belakang rumah Halimah. Kedua lelaki tersebut kemudian melentangkan Rasulullah diatas sebuah batu akbar & membelah dada Rasulullah.
Teman-teman sebaya Rasulullah yg masih kecil langsung berlari ketakutan & mengadu pada Halimah bahwa Muhammad sudah dibunuh dua lelaki berbaju putih. Mendengar perkataan tersebut Halimah langsung berlari mencari Muhammad.
Saat ditemui Halimah, Muhammad kecil sudah terduduk ketakutan & badan nya gemetar. Halimah kemudian bertanya pada Muhammad mengenai peristiwa yg menimpa nya. Muhammad kecil kemudian bercerita bahwa dada nya dibelah oleh dua lelaki yg membawa bejana emas yg berisi air zam-zam. Lelaki tersebut membelah dada nya & membersihkan kotoran dari hati nya mengpakai air dalam bejana tersebut.
Halimah yg mendengar pertkataan Muhammad kecil tersebut langsung mempercayai nya, sebab Muhammad diketahui sebagai anak yg sangat jujur & tidak pernah berdusta. Sehingga apa yg Ia ucapkan pastilah sebuah kebenaran.
MASA REMAJA NABI MUHAMMAD
Ibu Rasulullah, yakni Aminah binti Wahab wafat ketika Rasulullah berusia 6 tahun. Ketika Ibu nya wafat, Muhammad kecil masih tinggal bersama Halimatus Sadiyah. Setelah Sayyidah Aminah wafat, Abdul Muthalib (kakek Nabi) menjemput Rasulullah & membawa nya kembali ke Mekkah untuk dirawat disana.
Saat Nabi Muhammad berusia 8 tahun, Kakek nya meninggal dunia. Sehingga tugas mengasuh Nabi Muhammad diemban oleh Paman nya, Abu Thalib. Saat diasuh oleh Abu Thalib, Muhammad kecil tumbuh jadi pribadi yg ulet & pekerja keras. Ia juga sering menolong Abu Thalib menjual barang dagangan paman nya.
Saat usia 12 tahun, Rasulullah menolong paman nya berniaga hingga ke Negara-negara sekitar Mekkah, seperti Syam & Busra. Pada usia 20 tahun, Rasulullah mulai mengelola perniagaan nya sendiri. Berkat kejujuran & sifat amanah beliau, Rasulullah diberi kepercayaan Khadijjah, seorang saudagar kaya untuk menjual kain-kain ke negeri Syam.
PERNIKAHAN RASULULLAH DENGAN KHADIJAH
Selama lima tahun Rasulullah jadi orang kepercayaan Khadijah, selama itu pula Khadijah sering memperhatikan Rasulullah. Khadijah begitu kagum dengan kejujuran & kerja keras Rasulullah. Kekaguman Khadijah tersebut akhirnya menciptakan Khadijja jatuh hati kepada Rasulullah, & memutuskan untuk melamar Rasulullah.
Khadijah merupakan janda kaya yg berusia lebih tua dibandingkan Rasulullah. Ketika menikah dengan Rasulullah, Khadijah sudah berusia 40 tahun, sedangkan Rasulullah berusia 25 tahun. Perbedaan usia yg terpaut jauh tersebut tidak jadi masalah bagi Rasulullah, sebab Rasulullah memandang Khadijah sebagai wanita yg terhormat & berakhla mulia.
MASYARAKAT ARAB PRA-ISLAM
Sebelum Islam datang, masyarakat Arab sedang mengalami degradasi moral, dimana kemaksiatan sudah jadi kebiasaan disana. Kecurangan dalam jual beli, perzinaan, perjudian, & meminum-minuman keras merupakan kebiasaan yg dianggap wajar oleh masyarakat Arab pada waktu itu.
Tidak cuma degradasi moral, kemusyrikan seperti praktek penyembahan berhala juga kerap dilakukan oleh masyarakat Arab. Masyarakat Arab juga memiliki kepercayaan kalau bayi perempuan merupakan aib bagi kelurga, sehingga mereka tidak segan-segan membunuh bayi perempuan yg baru lahir. Zaman dimana masyarakat Arab mengalami kemrosotan moral & akhlak tersebut disebut juga dengan Zaman Jahiliyah atau zaman kebodohan.
TURUNNYA WAHYU PERTAMA
Sejak menikah dengan Khadijah, Rasulullah sering menyendiri di Gua Hira. Kebiasaan Rasulullah menyendiri tersebut didasari keprihatinan Rasulullah akan kemrosotan moral & rusak nya moral masyarakat Arab. Di dalam Gua Hira tersebut Rasulullah bertafakur & bermunajat kepada Tuhan semesta alam.
Tepat pada tanggal 17 Ramadhan, Rasulullah didatangi Malaikat Jibril yg menyerupai seorang laki-laki. Malaikat Jibril menyuruh Nabi Muhammad untuk membaca. Namun Rasulullah berkata bahwa beliau tidak dapat membaca. Malaikat Jibril menyuruh Nabi Muhammad untuk membaca hingga tiga kali, namun Rasulullah tetap menolak untuk membaca, sebab beliau tidak dapat membaca.
Lalu Malaikat Jibril menuntun Nabi Muhammad untuk membaca Surat Al-Alaq ayat 1-5, yg ternyata ayat tersebut merupakan wahyu perdana yg turun pada Rasulullah . Turunnya wahyu perdana tersebut jadi tanda bahwa Nabi Muhammad sudah diangkat jadi Nabi & Rasul utusan Allah.
DAKWAH SECARA TERSEMBUNYI
Dakwah Rasulullah secara sembunyi-sembunyi dilakukan oleh Rasulullah setelah menerima wahyu yg kedua, yakni surat Al-Mudatsir ayat 1-3. Wahyu kedua tersebut berisi tentang perintah untuk memberi peringatan tentang adanya azab Allah kepada kaum yg musyrik.Wahyu kedua ini sekaligus jadi pertanda bahwa Rasulullah diperintah untuk mengerjakan dakwah secara sembunyi-sembunyi.
Dakwah Rasulullah secara sembunyi-sembunyi disebut juga dengan Syiar Sirih Nabawiyah, atau lebih diketahui dengan istilah Syirriyah. Dakwah secara sembunyi-sembunyi ini dilakukan oleh Rasulullah selama 3 tahun yg bertempat di Rumah Sahabat Arqam bin Abi Arqam.
Pada mulanya Rasulullah cuma berdakwah kepada orang-orang terdekat seperti keluarga & sahabat-sahabat beliau. Pada awal berdakwah, ada 10 orang yg perdana masuk Islam yg disebut dengan Assabihunal Awwalun.
DAKWAH SECARA TERANG-TERANGAN
Dakwah secara terang-terangan dilakukan oleh Rasulullah pada tahun ke 4 kenabian, yaitu 4 tahun setelah wahyu perdana turun. Dakwah secara terang-terangan ini dilakukan Rasulullah setelah menerima wahyu Surat Al-Hijr ayat 94 yg berbunyi:
Maka hinggakanlah (Muhammad) secara terang-terangan segala apa yg diperintahkan (kepadamu) & berpalinglah dari orang yg musyrik.
Strategi dakwah Rasulullah secara terang-terangan tersebut dilakukan dengan cara mengundang keturunan Bani Hasyim untuk menghadiri jamuan makan. Setelah itu Rasulullah mengerjakan pendekatan secara personal & tanpa paksaan untuk mengajak mereka masuk Islam. meskipun banyak dari keturunan Bani Hasyim yg menolak ajaran Rasulullah, namun ada tiga orang dari Bani Hasyim yg sudah masuk Islam meskipun secara sembunyi-sembunyi. Mereka adalah Ali bin Abi Thalib, Jafar bin Abi Thalib, & Hamzah bin Abdul Muthalib.
Setelah berdakwah kepada Bani Hasyim, selanjutnya Rasulullah mengerjakan dakwah kepada penduduk Mekkah secara umum. Dakwah tersebut dilakukan oleh Rasulullah di Bukit Shafa. Adapun sahabat dari luar Bani Hasyim yg masuk Islam pada periode ini adalah Umar Bin Khattab, Abu Dzar Al-Ghifari, & Tufail bin Amr Ad-Dausi.
HIJRAH DARI MEKKAH KE MADINAH
Rasulullah mengerjakan dakwah secara sembunyi-sembunyi selama 3 tahun & dakwah secara terang-terangan secara 10 tahun. Sehingga lamanya Rasulullah berdakwah di Kota Mekkah adalah selama 13 tahun. Selama 13 tahun tersebut pengikut Rasulullah semakin banyak, namun semakin akbar pula tantangan serta tekanan dari Kaum Quraisy Mekkah.
Kaum Musyrikin Quraisy tidak segan-segan menyiksa para Sahabat yg sudah memeluk Islam. sehingga Rasulullah memutuskan untuk Hijrah dari Mekkah ke Madinah. selain penyiksaan kepada para Sahabat, faktor yg mendasari Hijrahnya Nabi ke Madinah adalah kematian Khadijah, Istri Rasulullah.
Peristiwa Hijrah dari Mekkah ke Madinah sendiri terjadi pada tahun 622 Masehi atau 13 tahun setelah peristiwa kenabian. Sebelum Hijrah ke Madinah, Nabi pernah mengerjakan Hijrah Ke Habasyyah (Ethiopia), namun ditolak oleh Rakyat Habbasyah. Berbeda dengan penduduk Habasyah, Penduduk Madinah justru menerima Nabi Muhammad & para Sahabat dengan bahagia hati.
MEMBANGUN KOTA MADINAH
Sebelum Nabi Muhammad hijrah, Madinah hanyalah kota kecil yg bernama Yatsrib. Tidak ada yg istimewa dari kota Yatsrib, kecuali penduduknya yg terkenal ramah & memiliki sikap toleransi yg tinggi. Hal itulah yg jadi alasan Nabi memilih berhijrah ke kota Yatsrib.
Sejak Rasulullah & para sahabat berhijrah ke Yatsrib, kota tersebut jadi sangat maju bahkan melebihi kota Mekkah. Rasulullah & para sahabat membangun kota Yatsrib dari segala aspek, baik aspek keagamaan, perekonomian, kemiliteran, kesenian, maupun ilmu pengetahuan.
PEPERANGAN YANG DILAKUKAN RASULULLAH
Kemajuan kota Yatsrib (Madinah) bahkan melebihi Mekah, menciptakan Suku Quraisy Mekah merasa iri & harap mengusik umat muslim yg ada di Madinah. Suku Quraisy mengajak suku-suku lain di Arab untuk menyerang kota Madinah.
Melihat hal tersebut, Rasulullah & para sahabat pun tidak tinggal diam. Untuk mempertahankan diri jalur peperangan pun ditempuh oleh Rasulullah & para sahabat. Beberapa perang yg pernah dilakukan Rasulullah melawan Suku Quraisy antara lain Perang Badar, Perang Uhud, Perang Khandak, Perang Buwath, & Perang Khandak.
PENAKLUKAN MEKAH
Setelah 8 tahun tinggal & membangun kota Madinah, Rasulullah & para Sahabat memutuskan untuk membebaskan kota Mekah yg ada dibawah kekuasaan Kafir Quraisy. Keputusan Nabi untuk merebut kota Mekah dari kaum Quraisy tersebut disebabkan kaum Quraisy yg sering mempersulit umat islam Madinah untuk melaksanakan ibadah haji.
Sehingga pada tanggal 10 Ramadhan tahun 8 H, Rasulullah brsama 10.000 punggawa yg terdiri dari kaum Muhajirin & Kaum Anshar serta suku-suku yg tinggal di sekitar Madinah berangkat menuju Mekkah untuk merebut Kota Mekah. Peristiwa pembebasan Kota Mekah tanpa ada pertumpahan darah tersebut diketahui dengan nama Fatkhu Mekah.
WAFATNYA RASULULLAH
Rasulullah Wafat pada tanggal 12 Rabiul Awal tahun 11 Hijriyah, yakni 3 tahun setelah peristiwa Fatkhu Mekah. Sebelum meninggal Rasulullah terlebih dahulu sakit selama 18 hari. Sebelum wafat, rasulullah berwasiat supaya umat nya sering beriman & bertakwa kepada Allah SWT.
Sumber:
https://karpetpersia.com/
Hari ini 12:18