• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Sejam Nonton Televisi Kurangi Usia 22 Menit

XiaoYanZi

IndoForum Beginner A
No. Urut
144616
Sejak
14 Jul 2011
Pesan
1.118
Nilai reaksi
38
Poin
48
VIVAnews - Berapa jam dalam sehari Anda habiskan untuk menonton televisi atau bermain game? Hati-hati, menghabiskan waktu berjam-jam di depan layar sama berbahayanya dengan merokok dan memiliki kelebihan berat badan.

Penelitian terbaru menemukan, orang dewasa yang menghabiskan enam jam sehari di depan layar beresiko meninggal lima tahun lebih cepat daripada mereka yang lebih aktif. Perilaku ini, menurut peneliti, harus dilihat sebagai masalah kesehatan masyarakat.

Para ahli dari Universitas Queensland, Australia, menulis, "Waktu menonton televisi mungkin memiliki konsekuensi kesehatan yang merugikan dan menyaingi kekurangan fisik, obesitas, dan merokok. Setiap satu jam menonton televisi, dapat mempersingkat hidup 22 menit."

Mengacu pada pedoman kesehatan di Australia dan Amerika yang menyarankan anak-anak tidak boleh menonton televisi lebih dari dua jam, akademisi menyimpulkan, "Orang dewasa juga perlu membatasi waktu menonton televisi."
Sebuah artikel yang diterbitkan dalam British Journal of Sports Medicine, Dr J Lennert Veerman dan koleganya melihat hasil survei terhadap 11.247 warga Australia yang diambil pada tahun 1999-2000. Mereka ditanya tentang waktu yang dihabiskan menonton televisi, dan angka kematian secara nasional.

Para ahli membangun sebuah model yang membandingkan harapan hidup untuk orang dewasa yang menonton televisi dan mereka yang tidak. Para peneliti mengatakan, menonton televisi adalah salah satu bentuk perilaku paling pasif, sama seperti duduk dalam kendaraan.
"Menonton televisi sudah menjadi bagian penting di waktu luang orang dewasa. Efeknya secara signifikan mempengaruhi kesehatan masyarakat secara keseluruhan," ujarnya kepada Telegraph.

Chief Medical Officer di Inggris, Sally Davies, mengatakan, "Aktivitas fisik memiliki manfaat besar. Sedikit aktivitas fisik akan memengaruhi kesehatan dan memiliki risiko tambahan."

Maureen Talbot, perawat jantung senior di British Heart Foundation, mengatakan, "Perilaku pasif di depan TV, secara praktis telah menjadi budaya bersantai untuk sementara. Tapi studi ini mendukung terlalu banyak menonton televisi dapat berdampak buruk bagi kesehatan."

"Banyak yang berhenti merokok karena mengetahui dampak buruknya. Studi menunjukkan, kita harus mengubah kebiasaan menonton televisi yang terlalu banyak."

Menurutnya, aktif bergerak seperti jalan bukan naik kendaraan, menggunakan tangga dan bukan lift, olahraga, melakukan aktivitas rumah tangga hingga hobi berkebun akan membuat tubuh sehat dan fit.

Waduh!! Gw nonton tv dari jam setengah tujuh sampe jam setengah dua belas.. berapa jam, tuh? berkurang berama jam tuh? walah.. belum lagi, kerjaan gw 8 jam depan layar komputer
 
wah klo masalah usia ane lebih percaya hadist drpd penelitian
 
ya iya..
tp kan manusia juga wajib berikhtiar jaga kesehatan.. -_-a
 
ijin nyimak dulu... untuk nambah pngetauan... tanks..
 
semoga pengetahuannya nambah dan bermanfaat
 
wahh... baru tau ane
.aku bahkan kalau lg santai2 nya di rumah suka nonton berjam2
.hmmmmmmmmmmmm ke nya perlu di perhatikan ini ...

.makasih atas infonya ya :)
 
hihi jarang nonton tipi, acaranya sinetron sampah semua gitu ==", tapi kalo kebanyakan di depan komputer gimana ya?? kerjaan sih :D
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.