Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Agan & Sista pasti mengenal Samsung sebagai pabrikan ponsel terbesar di dunia. Menjadi nomor satu di dunia setelah menumbangkan Nokia, dengan bantuan Android milik Google yg pernah dipandang sebelah mata.
Namun, seperti ungkapan pribadi TS bahwa jodoh dapat jadi berakhir dengan karma. Akhirnya yg dianggap sebelah mata jadi kawan setia. Namun, perjalanan sebelum memantapkan diri dengan Android, ternyata Samsung pernah mencoba peruntungannya dengan Sistem Operasi Lain. Apa saja OS yg pernah dijadikan Samsung sebagai soulmatenya?
Spoiler for Windows Mobile Di Jaman PDA:
Tahun 2006 awal perjalanan Samsung mengpakai Windows Mobile 6 sebagai Sistem Operasinya. Ikut jajaran keluarga PDA yg didominasi dopod(HTC), HP, Dell, atau Palm yg sempat berjaya di pasaran personal digital assistant. Samsung percaya diri memperkenalkan seri Blackjack, dengan keyboard QWERTY dengan bentang layar 2,4 inch yg terbilang akbar di jamannya dengan RAM berukuran 64MB. Tidak diketahui berapa banyak jumlah penjualannya, namun sepertinya cukup sukses di pasaran. Terbukti Samsung kembali meluncurkan Blackjack II, i600, i780, i770Saga, Seri SPH, Seri Omnia for Windows misal i900, i950 & C6625.
Spoiler for Mencoba Symbian:
Di jaman ini TS merasa ponsel dengan sistem operasi Symbian begitu menghibur. Selain karena kustomisasi yg mudah, meski bukan open source. Namun juga, trik membobol operator supaya mau meminjamkan kuota internet secara cuma-cuma alias gratis.
Kembali ke topik, Symbian mulai dipakai Samsung setelah melihat Nokia begitu perkasa menguasai pasar cuma bermodalkan sistem operasi ini. Symbian pada Samsung terlihat beberapa ponsel pada berbagai desain seperti Slide, TouchScreen. Namun, TS sendiri malah menyukai seri i450 yg dirilis tahun 2008, desain Slide ganda yaitu atas bawah menjadikannya sebagai ponsel yg menyenangkan untuk musik, dengan gaya ala Disk Jockey.
Selain itu ada Omnia for Symbian seperti i8910, i8510, yang berlayar full touchscreen danG810 bergaya slider.
Spoiler for Bikin OS Sendiri Part 1 : Bada:
Spoiler for Balikan Sama Windows Phone:
Spoiler for Bikin OS Sendiri Part 2 : Tizen:
Pada tahun 2016, Samsung semakin nyaman dengan Android sebagai belahan jiwanya. Namun, hal ini menciptakan Samsung merasa insecure kepada Google. Apalagi berbagai vendor ponsel dari Tiongkok mulai mengganggu pikiran Samsung untuk melepas ketergantungan pada Google. Akhirnya Samsung melahirkan sistem operasi baru.
Operasi baru itu bernama Tizen, yg merupakan gabungan dari Bada OS & Meego OS yg dibuat oleh Nokia(Maemo) & Intel(Moblin). Namun karena disparitas pandangan, Intel akhirnya menciptakan Tizen dengan Samsung pada tahun 2012. Dengan kode Laspurk, itulah versi awal Tizen1.0 hadir. Tidak seperti Bada yg dijadikan selir atau tumbal. Tizen digadang-gadang dijadikan sistem operasi yg dapat dipakai di berbagai perangkat IoT.
Tizen cuma hadir di ponsel Samsung Z1 & Z2. Dikarenakan adanya kesenjangan aplikasi, terlebih aplikasi Android tidak dapat diinstal layaknya sistem operasi milik Blackberry yg baru, atau pun Sailfish OS milik Jolla. Sehingga peminatnya jauh dibawah rata-rata, & akhirnya Samsung kembali kepelukan Android.
Terima kasih, TS sendiri tidak dapat menyimpulkan tentang hubungan rumit antara Android dengan Samsung. Yang jelas, komentar Agan & Sista patut ditunggu.
Sumber :
GSMArena
Kemarin 22:17
Namun, seperti ungkapan pribadi TS bahwa jodoh dapat jadi berakhir dengan karma. Akhirnya yg dianggap sebelah mata jadi kawan setia. Namun, perjalanan sebelum memantapkan diri dengan Android, ternyata Samsung pernah mencoba peruntungannya dengan Sistem Operasi Lain. Apa saja OS yg pernah dijadikan Samsung sebagai soulmatenya?
Spoiler for Windows Mobile Di Jaman PDA:
Tahun 2006 awal perjalanan Samsung mengpakai Windows Mobile 6 sebagai Sistem Operasinya. Ikut jajaran keluarga PDA yg didominasi dopod(HTC), HP, Dell, atau Palm yg sempat berjaya di pasaran personal digital assistant. Samsung percaya diri memperkenalkan seri Blackjack, dengan keyboard QWERTY dengan bentang layar 2,4 inch yg terbilang akbar di jamannya dengan RAM berukuran 64MB. Tidak diketahui berapa banyak jumlah penjualannya, namun sepertinya cukup sukses di pasaran. Terbukti Samsung kembali meluncurkan Blackjack II, i600, i780, i770Saga, Seri SPH, Seri Omnia for Windows misal i900, i950 & C6625.
Spoiler for Mencoba Symbian:
Di jaman ini TS merasa ponsel dengan sistem operasi Symbian begitu menghibur. Selain karena kustomisasi yg mudah, meski bukan open source. Namun juga, trik membobol operator supaya mau meminjamkan kuota internet secara cuma-cuma alias gratis.
Kembali ke topik, Symbian mulai dipakai Samsung setelah melihat Nokia begitu perkasa menguasai pasar cuma bermodalkan sistem operasi ini. Symbian pada Samsung terlihat beberapa ponsel pada berbagai desain seperti Slide, TouchScreen. Namun, TS sendiri malah menyukai seri i450 yg dirilis tahun 2008, desain Slide ganda yaitu atas bawah menjadikannya sebagai ponsel yg menyenangkan untuk musik, dengan gaya ala Disk Jockey.
Selain itu ada Omnia for Symbian seperti i8910, i8510, yang berlayar full touchscreen danG810 bergaya slider.
Spoiler for Bikin OS Sendiri Part 1 : Bada:
Spoiler for Balikan Sama Windows Phone:
Spoiler for Bikin OS Sendiri Part 2 : Tizen:
Pada tahun 2016, Samsung semakin nyaman dengan Android sebagai belahan jiwanya. Namun, hal ini menciptakan Samsung merasa insecure kepada Google. Apalagi berbagai vendor ponsel dari Tiongkok mulai mengganggu pikiran Samsung untuk melepas ketergantungan pada Google. Akhirnya Samsung melahirkan sistem operasi baru.
Operasi baru itu bernama Tizen, yg merupakan gabungan dari Bada OS & Meego OS yg dibuat oleh Nokia(Maemo) & Intel(Moblin). Namun karena disparitas pandangan, Intel akhirnya menciptakan Tizen dengan Samsung pada tahun 2012. Dengan kode Laspurk, itulah versi awal Tizen1.0 hadir. Tidak seperti Bada yg dijadikan selir atau tumbal. Tizen digadang-gadang dijadikan sistem operasi yg dapat dipakai di berbagai perangkat IoT.
Tizen cuma hadir di ponsel Samsung Z1 & Z2. Dikarenakan adanya kesenjangan aplikasi, terlebih aplikasi Android tidak dapat diinstal layaknya sistem operasi milik Blackberry yg baru, atau pun Sailfish OS milik Jolla. Sehingga peminatnya jauh dibawah rata-rata, & akhirnya Samsung kembali kepelukan Android.
Terima kasih, TS sendiri tidak dapat menyimpulkan tentang hubungan rumit antara Android dengan Samsung. Yang jelas, komentar Agan & Sista patut ditunggu.
Sumber :
GSMArena
Kemarin 22:17