• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Sebelum Eksekusi, Saddam dan Sang Algojo Saling Ejek

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Bulubabi
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Bulubabi

IndoForum Junior B
No. Urut
6034
Sejak
4 Sep 2006
Pesan
2.583
Nilai reaksi
238
Poin
63
Sebelum Eksekusi, Saddam dan Sang Algojo Saling Ejek

BAGHDAD, MINGGU - Sebuah kabar mencengangkan dilansir sejumlah media, bahwa mantan Presiden Irak Saddam Hussein menjelang akhir hidupnya di tiang gantungan, Sabtu (30/12) sempat saling ejek dengan sang algojo yang akan mengeksekusinya.

Potongan gambar yang kemungkinan diambil dari kamera telefon seluler atau kamera berkualitas rendah oleh saksi yang berada lebih rendah dari tiang gantungan, beredar di internet pada Minggu (31/12), atau satu hari setelah Saddam digantung.

Harian The New York Times mengutip saksi-saksi yang mengatakan salah seorang algojo berpenutup muka, berteriak dengan marah beberapa saat sebelum penggantungan, "Kamu telah menghancurkan kami. Kamu telah membunuh kami. Kamu membuat kami hidup dalam kemelaratan."

Saddam menjawab, "Aku telah menyelamatkan kamu dari kemelaratan dan kesengsaraan serta menghancurkan musuh-musuh kalian, orang Persia dan Amerika." Lalu, algojo itu seperti dilansir Reuters mengutuknya dengan berkata "Terkutuklah kamu." Tulis The New York Times, dan Saddam membalas "terkutuklah kamu.".

Dalam tayangan di internet yang berdurasi sekitar 2,5 menit, pijakan kaki Saddam jatuh ketika dia sedang mengucapkan syahadat. Kata-katanya terhenti seketika pada kalimat kedua, "Aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad...". Dia juga terlihat tergantung dengan mata terbuka, diiringi beberapa kali kilatan lampu, yang kelihatannya berasal dari kamera para saksi.

Ada bagian di mana terdengar suara yang meneriakkan "Moqtada, Moqtada, Moqtada", yang dimaksud adalah ulama Moqtada al-Sadr, yang ayahnya, Ayatollah Mohammed Sadeq al-Sadr dibunuh pada 1999, kemungkinan oleh anak buah Saddam. The New York Times menyebut teriakan itu dari salah seorang algojo.

Sadr muda kini menjadi pemimpin gerakan politik dan milisi Syiah, "Tentara Mehdi" yang oleh pemerintah Amerika Serikat dan kaum Sunni, dituduh menjalankan pasukan maut yang sasarannya komunitas Sunni Saddam.
 
ampon dah si sadam.. dah mao mokad masih berulah.. /hmm
 
sayang kalimat syahadatnya kepotong..../sob
 
ciri khasnya saddam tuh /heh

btw amrik kurang ajar jugaya [pas mau idul adha d eksekusinya /pif
 
mksd gue kenapa amrik ga hormati negara muslim yang mau laksanain haru rayanya gitu /swt
 
/swt parah bner mw ngucapin 2kalimat syahadat ga lancar.......
parah tuh bush anjing..................
 
Mati sih mati, tapi caranya itu yg gw kurang suka... /pif
 
Wah si bush, emang hatinya bushuk X( X( X(..... Bersenang-senang >:) >:) >:) di atas penderitaan org lain ....... X( X( X(
 
nggak juga lah /e4/e4/e4
mereka malah kasih bantuan sukarela tuh ke indo,udah bantuin cari adam air /e4/e4/e4
 
Kenapa Saddam mati pada seneng .
Kan ga ada hubungannya sama indo .
Kalo Kalla and para terorist indo mati baru seneng aku .
Jadi pengen kaya film "Death Note" /sob
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.