• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Sebelum Dibacok, Aktivis ICW Dibuntuti 3 Hari

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Nemesis
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Nemesis

IndoForum Activist E
No. Urut
55724
Sejak
26 Okt 2008
Pesan
9.732
Nilai reaksi
503
Poin
113
145954427-sebelum-dibacok-aktivis-icw-dibuntuti-3-hari.jpg


Aktivis Indonesia Corruption Watch (ICW), Tama Satya Langkun, dibacok sejumlah lelaki berbadan tegap subuh tadi. Korban sudah merasa diincar sejak tiga hari lalu.

"Dari hari Senin (5 Juli 2010), Tama sudah merasa diikuti," kata Koordinator ICW, Danang Widoyoko, kepada VIVAnews.

Tama mengaku dikuntit sejak tiga hari lalu. Sejak itu pula, kata Danang, kantor ICW di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, didatangi orang-orang tak dikenal.

"Beberapa hari sejak Senin itu kantor ICW dipantau orang-orang aneh. Ada mobil yang parkir lama sekali di situ," kata Danang. Di lokasi kantor ICW, yang berada di dalam komplek perumahan yang sepi, sangat mudah dikenali bila ada orang asing.

Karena itu Tama sudah berjaga-jaga. "Sejak itu, Tama tidak pernah jalan sendiri," ujar Danang. Saat kejadian, Tama sedang berboncengan dengan rekannya, Khadafi.

Tama terluka parah di kepala bagian depan dan belakang. Ia mendapat 29 jahitan untuk menutupi luka robek di kepala bagian depan dan belakang.

"Tama memang yang menangani kasus rekening Polri. Dia sangat intens," ujar Danang.

Pembacokan berlangsung sekitar pukul 04.00 WIB. Saat menumpang motor Yamaha Vixion, Tama dan Khadafi dipepet dua motor di sekitar kawasan Duren Tiga. Ada satu mobil Toyota Avanza yang juga membuntuti. Tama dikeroyok empat orang. Dia dipukuli hingga babak belur dan dibacok bagian kepalanya.

Aksi brutal ini berselang dua hari setelah kantor Majalah Tempo dilempari bom molotov pada Selasa, 6 Juli lalu. Sebelumnya, Majalah Tempo juga menurunkan laporan utama tentang kasus rekening mencurigakan yang diduga dimiliki sejumlah perwira polisi.

Sementara, Markas Besar Polri meminta semua pihak menahan diri dan mengimbau masyarakat untuk tidak buru-buru memojokkan Polri. "Jangan menuduh institusi kami. Kami akan selidiki dengan cepat kasus ini," kata Kepala Bidang Penerangan Umum Markas Besar Polri, Komisaris Besar Polisi Marwoto Soeto, kepada VIVAnews.com.


Sumber
 
gelo, semoga kebenaran akan terungkap... meuni kebetulan sekali pas menangani kasus polri ..
 
^ emang sengeja kali kang, ada yang memprovokasi biar Polri nya makin jelek di mata masyarakat... yah...gak tau juga sih yah... tunggu berita selanjutnya aja...
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.